Dampak Ketidakseriusan Pembangunan Non Fisik

MAT SUKENI

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:06 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak 1998 hingga 2026 penandatanganan investasi INPEX Blok Masela, pembangunan di Tanimbar masih memperlihatkan ketimpangan serius antara kepentingan industri dan penguatan kapasitas masyarakat lokal.

Pemerintah dan perusahaan cenderung fokus pada percepatan investasi, namun gagal mempersiapkan sumber daya manusia lokal menjadi tenaga profesional yang siap terlibat dalam operasional industri energi. Akibatnya, masyarakat hanya diarahkan menjadi tenaga buruh, bukan aktor utama pembangunan.

Di sisi lain, sosialisasi mengenai dampak proyek terus dilakukan, tetapi minim solusi konkret terhadap ancaman deforestasi dan hilangnya tanah adat sebagai warisan leluhur masyarakat Tanimbar.

Masyarakat hanya dijadikan objek administratif dalam proses AMDAL tanpa pelibatan substantif dalam pengambilan keputusan.

Lemahnya implementasi CSR, tidak berkembangnya UMKM lokal, minimnya pendidikan vokasi, serta diabaikannya penguatan pendidikan berbasis industri menunjukkan bahwa pembangunan non fisik berjalan stagnan.

Ironisnya, program beasiswa seperti SKK Migas Cepu yang telah meluluskan puluhan mahasiswa lokal belum mampu menciptakan ruang implementasi ilmu. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka hanya dikembalikan ke daerah tanpa kepastian kerja maupun ruang pengembangan kompetensi.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa pembangunan SDM masih bersifat simbolik dan belum diarahkan untuk menciptakan kemandirian masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Pimpinan Redaksi Mat Sukeni 

Detikdki.com

Ellon

Berita Terkait

Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional
BONGKAR! Proyek Paving Tegal Kunir Lor Diduga Bancakan, Kualitas Sampah Anggaran Gelap Gulita
Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan dan Enam Anggota Ditangkap Bareskrim Polri
Secangkir Kopi, Sejuta Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Warga Blok 6 Perumnas Helvetia Medan
Saat Semua Seakan Menutup Mata, GRIB Jaya Kota Medan Datang Membawa Harapan, Masa Depan Dua Anak Pun Terselamatkan
‎*Permohonan Swadaya Masyarakat Sukatani: Normalisasi Sungai Cidurian, Upaya Nyata Kurangi Risiko Banjir* ‎
Kapolres Simalungun Dampingi Kunjungan Kerja Wamenkes RI, Tinjau Langsung Skrining TBC Terintegrasi Program Cek Kesehatan Gratis di Parapat
Dukung Indonesia Asri, Demokrat Kabupaten Tangerang Bersihkan Kali dan Tanam Pohon

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:58 WIB

Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:08 WIB

Sertifikasi Bukan Pengganti Gaji, PAKIS Minta Pemkab Bangkalan Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:35 WIB

Maraknya Judi Tembak Ikan di Kecamatan Sei Bamban, Warga Minta Penertiban

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:34 WIB

Pemuda 24 Tanah Merah Laok Bentuk Panitia Persiapan HUT RI ke-81, Siap Gelar Semarak Perayaan Termasuk Baksos Pengobatan Gratis  

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:56 WIB

Aliansi Rakyat Jawa Timur Menggugat: Desak Penangkapan Febrie Ardiansyah dan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:46 WIB

KLAIM “KEBAL HUKUM” KADES GUNUNG SERENG: PUNGLI SUMUR BOR Rp1,5 JUTA & PENYALAHGUNAAN BANSOS MEMICU KEMARAHAN WARGA

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:36 WIB

MADAS SEDARAH Kabupaten Malang Desak Segera Disperindag Menyelesaikan Stad Di Pasar Karangploso  

Berita Terbaru