Diduga Ada Pungli Surat Kesehatan Nikah Rp150 Ribu, Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Angkat Bicara

MAT SUKENI

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:55 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG // Detikdki.com Praktik dugaan pungutan liar (pungli) kembali mencoreng institusi pelayanan publik di Kabupaten Tulang Bawang. Kali ini, dugaan pungli tersebut dilaporkan terjadi di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Menggala pada Kamis (30/7/2026). Insiden ini menimpa salah seorang warga yang sedang mengurus Surat Keterangan Sehat sebagai dokumen pelengkap persyaratan pernikahan dari Kantor Urusan Agama (KUA).

Menurut informasi yang dihimpun, warga tersebut diminta membayar uang sebesar Rp150.000 oleh oknum petugas di Puskesmas Menggala untuk penerbitan surat keterangan tersebut. Nilai nominal ini dinilai tidak wajar dan diduga kuat tidak memiliki dasar aturan atau regulasi yang sah.

Menanggapi peristiwa ini, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (DPD LPK-GPI) Kabupaten Tulang Bawang, Junaidi Romli, angkat bicara. Ia menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras tindakan oknum petugas kesehatan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat menyayangkan dan miris melihat masih adanya praktik pungli di fasilitas kesehatan masyarakat, terlebih di Puskesmas Menggala. Pengurusan surat keterangan sehat untuk keperluan administrasi pernikahan seharusnya dipermudah dan disesuaikan dengan aturan tarif resmi yang berlaku, bukan dijadikan ajang pungutan liar demi keuntungan pribadi oknum tertentu,” tegas Junaidi Romli saat dimintai keterangan, Kamis (30/7/2026).

Junaidi menambahkan bahwa tindakan ini telah melanggar komitmen pelayanan publik yang bersih dan transparan, serta mencoreng nama baik Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang. Terlebih, Puskesmas Menggala merupakan salah satu pusat layanan kesehatan utama yang menjadi tumpuan masyarakat di ibu kota kabupaten.

Lebih lanjut, DPD LPK-GPI Tulang Bawang meminta kepada Kepala Puskesmas Menggala, Dinas Kesehatan, serta pihak-pihak terkait untuk segera melakukan investigasi internal dan menindak tegas oknum yang terlibat.

“Kami mendesak pihak manajemen puskesmas dan Dinas Kesehatan Tulang Bawang untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum tersebut agar ada efek jera. Jangan sampai ulah segelintir oknum merusak kepercayaan masyarakat terhadap program-program pelayanan kesehatan gratis dan prima yang sedang digalakkan pemerintah daerah,” pungkas Junaidi Romli.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Menggala maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungli yang dikeluhkan oleh warga tersebut.

Redaksi//

Detikdki.com

Investigasi 

Berita Terkait

PERKUAT SOLIDARITAS, DPAC RANDUAGUNG GELAR MUSYAWARAH DENGAN TEMA “RANDUAGUNG BERSATU”
Stop Jual Beli Barang Ilegal, Beri Keadilan pada Pengusaha Taat Aturan
Proyek pendalaman waduk di Desa Lebakadi, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan yang dibiayai dari anggaran pemerintah mendapat sorotan tajam dari masyarakat
Aduan Warga Ditindaklanjuti, Polisi Imbau Masyarakat Berani Laporkan Praktik Perjudian
Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi
Polres Gresik Gencarkan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Uwi Ungu di Bukit Randuagung
Abah Edy Macan Soroti Dugaan KDRT yang Dialami Anggota Media Radar CNN, Dorong Aparat Menangani Perkara Secara Serius
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 01:13 WIB

Polres Bireuen Tingkatkan Kehadiran Personel di SPBU, Jaga Ketertiban Antrean dan Kelancaran Pelayanan kepada Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Berita Terbaru