Galian Proyek di Jalan Rajeg-Mauk Diduga Hantam Kabel Tanah, Tak Ada Pengawas & Petugas PLN
_Warga Khawatir, Pekerja Lapangan Akui “Tidak Tahu” Proyek Milik Siapa_
*TANGERANG,
Proyek galian untuk pemasangan Udith di Jalan Rajeg – Mauk, tepatnya depan Gudang APIN dekat SMPN 1 Rajeg, Mekarsari, Kec. Rajeg, Kab. Tangerang, Banten, diduga mengenai kabel tanah pada Kamis, 27 Agustus 2026 sekitar pukul 14.47 WIB.

Berdasarkan pantauan di lokasi, 1 unit ekskavator Komatsu melakukan pengerukan bahu jalan. Sesaat setelah alat berat bekerja, diduga kabel yang tertanam di bawah tanah tersenggol dan sempat menimbulkan kepulan asap tebal.
Yang memprihatinkan, tidak terlihat adanya pelaksana proyek maupun pengawas lapangan di lokasi. Saat dikonfirmasi awak media, beberapa pekerja yang ada hanya mengatakan tidak mengetahui proyek tersebut berasal dari mana.
“Tidak tahu Pak, ini proyek dari mana. Yang penting kami kerja,” ujar salah satu pekerja di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan juga belum terlihat kehadiran petugas dari pihak PLN untuk melakukan pengecekan, padahal potensi gangguan jaringan listrik bawah tanah sangat besar.
Diduga kuat proyek ini merupakan kegiatan dari tingkat *Kecamatan atau Kabupaten*. Namun minimnya pengawasan membuat pekerjaan berjalan tanpa memperhatikan prosedur keselamatan di jalan raya. Tidak ada rambu, traffic cone, maupun rambu peringatan yang memadai, sementara galian memanjang dan berisi air tepat di bahu jalan yang ramai dilintasi.
“Kami minta ada pemantauan lebih ketat. Ini jalan umum, kalau ada apa-apa siapa yang tanggung jawab? Prosedur K3 juga tidak ada,” keluh warga sekitar.

Arus lalu lintas Jalan Rajeg – Mauk pun sempat tersendat akibat adanya truk proyek dan material yang berserakan.
Warga mendesak Pemkab Tangerang, pihak Kecamatan Rajeg, PLN, dan dinas terkait segera turun tangan untuk menghentikan sementara pekerjaan, mengecek kerusakan kabel, dan memastikan proyek berjalan sesuai SOP keselamatan.
Reporter
Yusuf

























