Betonisasi RW 17 Kuta Bumi Disorot, Ketebalan Diduga Kurang dari 20 Sentimeter

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 18:54 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betonisasi RW 17 Kuta Bumi Disorot, Ketebalan Diduga Kurang dari 20 Sentimeter

 

TANGERANG — Pembangunan peningkatan jalan betonisasi di wilayah RW 17, Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, mendapat sorotan dari Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Kabupaten Tangerang, Sopiyan.selasa,(07/09/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan tersebut mencuat menyusul adanya dugaan pekerjaan betonisasi yang memiliki ketebalan volume kurang dari 20 sentimeter, sebagaimana ketentuan teknis yang dipersyaratkan dalam pekerjaan. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius, mengingat kualitas dan ketebalan beton menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kekuatan serta umur layanan jalan.

Setelah di lakukan pengukuran dengan menarik benang,mendapati ketebalan kurang dari 20 cm, ukuran volume ketebalan yang di dapat bervariasi 18 cm,16 cm,15 cm bahkan ada yang 13 cm, sedangkan untuk papan bagisting 20 cm,

Hal ini menimbulkan pertanyaan dan asumsi adanya kesengajaan dugaan untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

Pelaksanaan dalam kegiatan tersebut di kerjakan oleh PT. PANDAWA SEMBILAN BERKAH.NILAI KONTRAK : 188.260.000 dengan waktu pelaksanaan 60 hari Kalender.

Sopiyan meminta pihak pelaksana maupun instansi terkait tidak menganggap persoalan tersebut sebagai hal sepele. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran pemerintah harus dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan.

«“Kalau benar ditemukan ketebalan beton kurang dari spesifikasi, ini harus dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai kualitas dikurangi, sementara masyarakat berharap jalan yang dibangun bisa bertahan dalam jangka panjang,” tegas Sopiyan.»

Ia juga mendorong adanya pengukuran atau pemeriksaan teknis secara resmi untuk memastikan ketebalan beton yang telah dikerjakan. Pemeriksaan tersebut dinilai penting agar persoalan tidak berhenti pada dugaan atau asumsi semata.

Selain ketebalan, Sopiyan meminta pengawasan terhadap pekerjaan dilakukan secara serius, mulai dari proses pelaksanaan, mutu material, hingga hasil akhir pekerjaan.

“Kami tidak sedang mencari kesalahan. Kami ingin memastikan uang rakyat digunakan untuk menghasilkan infrastruktur yang benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sopiyan menegaskan, apabila hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya ketidaksesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan spesifikasi kontrak, maka pihak yang berwenang harus mengambil langkah sesuai ketentuan.

Pembangunan jalan merupakan fasilitas publik yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, kualitas pekerjaan tidak semestinya dikompromikan hanya demi mengejar target penyelesaian proyek.

Kini, publik menunggu keterbukaan pihak pelaksana dan instansi terkait untuk memastikan: apakah ketebalan betonisasi RW 17 Kuta Bumi benar sesuai spesifikasi, atau justru terdapat pengurangan volume yang berpotensi memengaruhi kualitas jalan.

Redaksi

Team

Berita Terkait

Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan
Diduga Isi BBM Berulang, Mobil Carry Putih Disorot di SPBU 34.151.39 Tangerang
Antisipasi Karhutla, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan
SINERGI LINTAS SEKTOR, POLSEK PASAR KEMIS BERSAMA KELURAHAN KUTABUMI DAN BPBD GELAR AKSI PENYEMPROTAN BESAR-BESARAN ANTISIPASI DAMPAK ABU VULKANIK GUNUNG ANAK KRAKATAU DI PASAR KUTABUMI
Gelap Gulita, Warga Pabuaran Tumpeng Minta PJU di Jl. Raden Mas Mangun Negara Segera Diperbaiki
Bakesbangpol Kabupaten Tangerang Gelar Peningkatan Kapasitas Ormas, Dihadiri 42 Elemen dari LSM, Yayasan hingga Media
Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Rekan Kerja di UHTL UNIMED, Zam Zam Tersenyum Bahagia
Koramil 11/Pasar Kemis Menurunkan Kendaraan Water Tank Untuk Menyiram Jalan Dampak Dari Abu Vulkanik.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:50 WIB

KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK

Selasa, 8 September 2026 - 06:08 WIB

Karhutla Kawah Ijen Makin Mengkhawatirkan, Bupati Ipuk Tetapkan Tanggap Darurat, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 7 September 2026 - 22:23 WIB

Target Elektoral High-Level, NasDem Lamongan Konsolidasi Internal Perkuat Struktur Akar Rumput

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

29 Personel Dan 3 Polsek Terima Penghargaan Kapolres Lamongan Atas Prestasi Dan Dedikasi

Senin, 7 September 2026 - 15:57 WIB

Warga Tritunggal Geruduk dan Usir Excavator, Rencana Pembangunan Perusahaan Dipertanyakan

Senin, 7 September 2026 - 12:50 WIB

Samsat Probolinggo Kota Perkuat Komitmen Pelayanan, Hadirkan Layanan yang Nyaman dan Responsif bagi Wajib Pajak

Senin, 7 September 2026 - 07:29 WIB

Assalamu’alaikum wr wb 📢 *WORO-WORO FESTIVAL PASAR MURAH*📢

Minggu, 6 September 2026 - 19:00 WIB

🇮🇩 SEMARAK HUT KEMERDEKAAN RI KE-81 RW 05 JEMUNDO 🇮🇩

Berita Terbaru