KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK

MAT SUKENI

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 21:50 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, JATIM //  Gumuk Kesambi, Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh mendadak panas. Aktivitas tambang Galian C di sana kembali disorot tajam. Di satu sisi pengelola mengklaim “izin sudah lengkap”. Di sisi lain, truk-truk bermuatan batu dan tanah urug sudah hilir-mudik diperjualbelikan.  Pertanyaannya satu: *legal atau akal-akalan?*

### *KLAIM VS FAKTA DI LAPANGAN*

Pengelola yang disebut berinisial *“Cip”* sempat menyatakan seluruh perizinan Galian C telah beres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun hasil komunikasi dan penelusuran *YBH Pegasus Patalala* justru menemukan kejanggalan. Salah satu dokumen krusial *RKAB – Rencana Kerja dan Anggaran Biaya* disebut belum tuntas.

Anehnya, kegiatan penambangan tetap jalan. Material tetap digali, diangkut, dijual.

“Kalau izinnya lengkap, kenapa masih ada yang belum beres? Kalau belum beres, atas dasar apa berani jualan?” ketus sumber internal YBH.### *KLARIFIKASI BUNTU, AJAK KETEMU MALAM-MALAM*

Ketua Umum YBH Pegasus Patalala, *Joko Hariyanto, S.H.*, mengaku sudah meminta klarifikasi terbuka lewat WhatsApp. Jawabannya? Buntu.

Bahkan, pertemuan malah diarahkan ke rumah pribadi dan kantor ASPAMIN pada malam hari.

“Ini persoalan publik, menyangkut hukum dan lingkungan. Seharusnya dibahas terang-terangan di kantor dan jam kerja, bukan sembunyi-sembunyi malam-malam,” tegas Joko.

Lebih greget lagi, “Cip” disebut-sebut mengaku sebagai *Sekretaris ASPAMIN*. Setelah ditelusuri, status itu *belum bisa dikonfirmasi kebenarannya*.

### *JALAN RUSAK, RAKYAT YANG NGERASAIN*

Sementara perizinan masih simpang siur, dampaknya sudah nyata.

Jalan desa yang dilalui truk pengangkut kini retak, bergelombang, berlubang. Begitu hujan turun, jalan berubah jadi arena seluncur yang berbahaya.

“Jangan sampai nyawa warga jadi taruhan demi segelintir keuntungan,” ujar warga sekitar.

### *TANTANGAN TERBUKA: APH JANGAN DIEM SAJA!*

Geram dengan situasi ini, YBH Pegasus Patalala melempar tantangan terbuka.

*APH, Polda Jawa Timur dan Gakkum KLHK diminta turun langsung ke lokasi. Sekarang!*

Cek dokumen. Cek izin. Cek aktivitas. Cek dampak.  “Jangan nunggu laporan. Turun, buktikan! Kalau memang legal, kami dukung. Tapi kalau ilegal dan merusak, sikat sesuai hukum yang berlaku,” tantang Joko.

“*Kami tidak anti investasi, tidak anti tambang.* Tapi legalitas harus jelas. Dampak ke masyarakat harus dipikirkan,” pungkasnya.

Kini bola panas ada di tangan APH. Masyarakat Cantuk hanya menunggu satu jawaban: *Ini tambang legal atau tambang liar berkedok izin?* Pihak pengelola yang disebut berinisial *Cip* tetap kami beri ruang hak jawab.

Redaksi//

Detikdki.com 

_Tim Investigasi

Berita Terkait

Aduan Warga Ditindaklanjuti, Polisi Imbau Masyarakat Berani Laporkan Praktik Perjudian
Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi
Polres Gresik Gencarkan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Uwi Ungu di Bukit Randuagung
Abah Edy Macan Soroti Dugaan KDRT yang Dialami Anggota Media Radar CNN, Dorong Aparat Menangani Perkara Secara Serius
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan
Satreskrim Polres Kotim Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Perangkat Tower Telkomsel, Kerugian Capai Rp258 Juta
MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS
Satgas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 32,2452 KG Sabu dan 4.867 Butir Ekstasi di Perbatasan RI–Malaysia

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Aduan Warga Ditindaklanjuti, Polisi Imbau Masyarakat Berani Laporkan Praktik Perjudian

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polres Gresik Gencarkan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Uwi Ungu di Bukit Randuagung

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Satreskrim Polres Kotim Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Perangkat Tower Telkomsel, Kerugian Capai Rp258 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Satgas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 32,2452 KG Sabu dan 4.867 Butir Ekstasi di Perbatasan RI–Malaysia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:35 WIB

DIDUGA Dikeroyok Tiga Pemuda di Buton, Warga Slempit Gresik Tersungkur dan Alami Pemukulan Berulang

Berita Terbaru

Nasional

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Okt 2026 - 13:29 WIB