Aksi Penutupan Jalan di Pajarakan Mengakibatkan Terganggunya Arus Lalu Lintas dan Aktivitas Masyarakat

MAT SUKENI

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:29 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO //  Arus lalu lintas di Jalan Raya Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, tepatnya di sekitar Jembatan Pajarakan yang sedang dalam proses perbaikan, mengalami gangguan pada Rabu malam (28/10/2026). Gangguan tersebut terjadi menyusul aksi sekelompok orang yang melakukan blokade jalan, disertai pembakaran ban di badan jalan. Aksi tersebut menghambat mobilitas pengguna jalan serta berdampak pada kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.Selain melakukan penutupan akses jalan, kelompok tersebut juga diduga melakukan provokasi terhadap warga. Situasi ini berpotensi memicu ketegangan di tengah masyarakat sehingga diperlukan langkah-langkah yang tepat untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Informasi terkait dugaan provokasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Aksi tersebut diduga berkaitan dengan persoalan internal kelompok yang bersangkutan. Selain itu, muncul dugaan adanya keterlibatan pihak tertentu yang memiliki latar belakang politik. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.Penutupan akses jalan dan pembakaran ban di jalur lalu lintas menjadi perhatian karena dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Terlebih, kawasan tersebut merupakan jalur yang digunakan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, sementara Jembatan Pajarakan masih dalam proses perbaikan.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Seluruh pihak juga diimbau untuk menahan diri serta tidak melakukan tindakan provokatif yang berpotensi memperkeruh situasi maupun mengganggu kepentingan umum.Penyelesaian persoalan hendaknya dilakukan melalui komunikasi dan jalur yang tepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyampaian pendapat maupun penyelesaian perbedaan kepentingan perlu dilaksanakan secara tertib, tanpa mengabaikan hak masyarakat lain untuk memperoleh akses jalan yang aman dan lancar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan mengedepankan sikap saling menghormati dan mengutamakan kepentingan bersama, diharapkan situasi di sekitar Jembatan Pajarakan dapat segera kembali kondusif. Penanganan yang tepat dari pihak terkait juga diharapkan mampu memulihkan kelancaran arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat.

Redaksi//

Detidki.com

Investigasi 

Berita Terkait

Tongkat Komando Polresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Tekankan Sinergi Jaga Keamanan dan Pembangunan
Etika, Moral Dalam Politik dan Demokrasi di Indonesia Yang Memprihatinkan
PSHT Cabang Surabaya Raih 4 Emas Di Kejuaraan Trunojoyo Cup
Penemuan jenazah tak dikenal di wilayah Dusun Secang, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur,
Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  
Gus Lilur Bidik Kontrak Batu Bara 20 Juta Ton di Vietnam, Tetap Kawal Dugaan Risywah Muktamar NU
Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman
PERKUAT SOLIDARITAS, DPAC RANDUAGUNG GELAR MUSYAWARAH DENGAN TEMA “RANDUAGUNG BERSATU”

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Aksi Penutupan Jalan di Pajarakan Mengakibatkan Terganggunya Arus Lalu Lintas dan Aktivitas Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Tongkat Komando Polresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Tekankan Sinergi Jaga Keamanan dan Pembangunan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:30 WIB

PSHT Cabang Surabaya Raih 4 Emas Di Kejuaraan Trunojoyo Cup

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:21 WIB

Penemuan jenazah tak dikenal di wilayah Dusun Secang, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur,

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Gus Lilur Bidik Kontrak Batu Bara 20 Juta Ton di Vietnam, Tetap Kawal Dugaan Risywah Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:55 WIB

PERKUAT SOLIDARITAS, DPAC RANDUAGUNG GELAR MUSYAWARAH DENGAN TEMA “RANDUAGUNG BERSATU”

Berita Terbaru