Tindak Lanjuti Laporan 110, Kanit Samapta Polsek Tegalsari Dihajar Oknum Perwira TNI-AL

MAT SUKENI

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:59 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Surabaya, Jawa Timur // Seorang anggota kepolisian dari Polsek Tegalsari, Iptu Agus Mujiono yang menjabat sebagai Kanit Samapta, menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL), Mayor Laut Marthen Otti Tekege, pada Minggu, 24 Mei 2026, sekitar pukul 02.15 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit William Booth, Surabaya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa berawal dari laporan aduan melalui layanan 110 yang diterima petugas piket Polsek Tegalsari pada pukul 01.05 WIB. Dalam laporan tersebut, dikabarkan terdapat seseorang yang mengaku sebagai anggota TNI-AL membawa senjata tajam jenis parang dan merusak kendaraan milik pengunjung di kawasan Cafe Handsman, Jalan Wahidin, Surabaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespons laporan tersebut, Kapolsek Tegalsari beserta Iptu Agus Mujiono selaku Pengawas Operasional (Pawas) segera bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan koordinasi dengan pihak Gartap III/Surabaya.

Di lokasi, petugas menemukan senjata parang yang diduga digunakan, sementara pelaku diketahui telah meninggalkan tempat tersebut mengendarai kendaraan pribadi jenis Innova Reborn dengan nomor polisi W-1068-EH.

Pantauan selanjutnya oleh tim patroli Polsek Tegalsari menemukan kendaraan pelaku berhenti di Jalan Tamrin, wilayah Tegalsari, pukul 02.10 WIB. Tak lama kemudian, tiba pula tiga anggota piket Gartab yang sebelumnya telah diinfokan mengenai keberadaan kendaraan tersebut.

Saat diminta menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA), pelaku sempat menolak, namun akhirnya identitasnya dapat diketahui. Pelaku teridentifikasi bernama Marthen Otti Tekege, berpangkat Mayor Laut, bertempat tinggal di Perumahan Mirah Delima Regency, Gresik, dan menjabat sebagai Kama Bek Depplai AAL.

 

Situasi kemudian memanas ketika pelaku tiba-tiba menunjukkan emosi berlebih dan meluapkan kemarahan kepada petugas yang berada di lokasi. Iptu Agus Mujiono yang berada tidak jauh dari pelaku menjadi sasaran amukan tersebut.

Meskipun telah berusaha menghindar, korban terpeleset dan jatuh hingga kepalanya membentur aspal. Dalam kondisi tersebut, pelaku diketahui kembali melakukan pemukulan sebanyak dua kali tepat ke arah kepala korban.

Anggota lain yang berada di lokasi segera melakukan tindakan pengamanan dan mengevakuasi korban yang sempat mengalami pingsan untuk mendapatkan penanganan medis di RS William Booth. Sementara itu, pelaku langsung diamankan oleh pihak Gartab dan dibawa ke Markas Komando Gartab III guna diproses secara hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan pemindaian CT Scan, disimpulkan bahwa korban tidak mengalami gegar otak berat. Meski demikian, korban masih mengeluhkan pandangan berkunang-kunang.

Atas arahan Kapolrestabes Surabaya, korban diwajibkan menjalani perawatan intensif hingga kondisinya benar-benar pulih dan dinyatakan sehat oleh tim medis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian terus melakukan koordinasi intensif dengan Gartap III/Surabaya guna memastikan proses hukum berjalan adil dan transparan. Pihak berwenang juga terus memantau perkembangan kondisi kesehatan korban. Informasi lebih lanjut terkait perkembangan penanganan kasus ini akan disampaikan dalam laporan selanjutnya.

Redaksi//

Detikdki.com 

(Aziz)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas, Kapolres Probolinggo Kunjungi PLTU Paiton
Pelayanan Prima Samsat Bangil, Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Masyarakat
Dihadapan Pengusaha Malang Raya, Kepala Bakorwil Malang Paparkan Gagasan Malang Raya Megapolitan
Ketua Squad Nusantara Murka, Desak Satgas dan Pengelola Dapur Ditindak Tegas!
Tinjau Proyek Pasar Sepanjang, wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana Kecewa: Progres Tembok Baru 25 Persen, Kontraktor Diancam Putus Kontrak
KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK
Dugaan Kendala Rujukan Pasien Kecelakaan di Puskesmas Labang, Keluarga Minta Pelayanan Dievaluasi,
Karhutla Kawah Ijen Makin Mengkhawatirkan, Bupati Ipuk Tetapkan Tanggap Darurat, Water Bombing Dikerahkan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:29 WIB

Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Dhody Thahir Ancam Independensi Advokat

Jumat, 11 September 2026 - 21:35 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 15:07 WIB

Dalam Duka, Keluarga Besar Tanimbar dan Umat Paroki Antar Ibu Maria E.A.A.A Felnditi, S.H..

Jumat, 11 September 2026 - 14:01 WIB

Solid, Kuat dan Militan! Ketua Dede Hadade Lubis Pimpin 80-an Kader PC GM FKPPI 0201/Medan Ziarah HUT ke-48

Jumat, 11 September 2026 - 13:13 WIB

IWO Indonesia DPD Kabupaten Bekasi Audiensi di PN Cikarang, Bangun Sinergi untuk Keterbukaan Informasi dan Edukasi Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 23:12 WIB

LMK Cawang Usulkan Dana Operasional Naik, Berharap Tak Jadi Anak Tiri Pemprov DKI

Kamis, 10 September 2026 - 15:45 WIB

Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

Kamis, 10 September 2026 - 08:34 WIB

Diduga Isi BBM Berulang, Mobil Carry Putih Disorot di SPBU 34.151.39 Tangerang

Berita Terbaru