Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Musim Kemarau, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak DLHK dan Bupati Bertindak Cepat

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:09 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SERANG – Kondisi Sungai Ciujung yang kembali menghitam dan mengeluarkan bau menyengat menyerupai oli saat musim kemarau kembali menjadi perhatian publik. Fenomena yang hampir terjadi setiap tahun ini terpantau di wilayah Kampung Jongjing, Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, hingga membentang dari kawasan Kragilan, melewati sejumlah titik aliran sungai, menuju Desa Tengkurak dan bermuara ke kawasan pesisir pantai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, warna air Sungai Ciujung terlihat lebih gelap dari kondisi normal. Masyarakat sekitar mengaku khawatir karena perubahan warna air dan aroma yang muncul diduga dapat berdampak terhadap lingkungan, aktivitas perikanan, pertanian, serta kesehatan warga yang berada di sepanjang bantaran sungai.

 

Ketua DPD Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kabupaten Serang, Suprani, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Serang bersama Bupati Serang untuk segera turun langsung melakukan investigasi dan penelusuran terhadap sumber pencemaran yang menyebabkan kondisi Sungai Ciujung kembali menghitam setiap musim kemarau.

 

“Ini bukan persoalan baru. Hampir setiap tahun saat debit air menurun pada musim kemarau, masyarakat kembali menyaksikan Sungai Ciujung menghitam dan mengeluarkan bau menyerupai oli. Kami meminta DLHK dan Bupati Serang segera melakukan pengecekan lapangan serta uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pastinya,” tegas Suprani.

 

Menurutnya, Sungai Ciujung merupakan salah satu sumber kehidupan masyarakat yang memiliki fungsi strategis bagi sektor pertanian, perikanan, dan kebutuhan ekonomi warga. Oleh karena itu, dugaan pencemaran yang terus berulang harus menjadi perhatian serius semua pihak.

 

Suprani juga menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan informasi yang transparan terkait hasil pemeriksaan kualitas air sungai. Apabila ditemukan adanya indikasi pelanggaran lingkungan, maka penegakan hukum harus dilakukan secara tegas sesuai peraturan yang berlaku.

 

“IWO Indonesia Kabupaten Serang akan terus mengawal persoalan ini sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial. Lingkungan hidup adalah aset bersama yang wajib dijaga. Jangan sampai kondisi seperti ini dianggap biasa karena dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat luas,” ujarnya.

 

DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, mulai dari pengambilan sampel air, pemetaan sumber pencemaran dari hulu hingga hilir, hingga penyampaian hasil pemeriksaan kepada masyarakat secara terbuka.

 

“Sungai Ciujung adalah urat nadi kehidupan masyarakat Kabupaten Serang. Menjaga kebersihan dan kelestariannya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan demi keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” pungkas Suprani.

 

Redaksi

Yuli

Berita Terkait

DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir
Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika
FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Dari Hortikultura Hingga Peternakan, Rutan Tanjung Pura Cetak WBP Terampil dan Produktif

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Stop Jual Beli Barang Ilegal, Beri Keadilan pada Pengusaha Taat Aturan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Proyek pendalaman waduk di Desa Lebakadi, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan yang dibiayai dari anggaran pemerintah mendapat sorotan tajam dari masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polres Gresik Gencarkan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Uwi Ungu di Bukit Randuagung

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Abah Edy Macan Soroti Dugaan KDRT yang Dialami Anggota Media Radar CNN, Dorong Aparat Menangani Perkara Secara Serius

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Satreskrim Polres Kotim Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Perangkat Tower Telkomsel, Kerugian Capai Rp258 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Berita Terbaru