*KUTABUMI BERGERAK! KELURAHAN PERKETAT PENGAWASAN GARIS SEMPADAN SUNGAI DEMI KESELAMATAN WARGA*
*TANGERANG* – Menindaklanjuti maraknya aktivitas pembangunan di sejumlah titik bantaran sungai, Pemerintah Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, meningkatkan pengawasan di kawasan garis sempadan sungai. Langkah ini dilakukan bersama Tiga Pilar: TNI, Polri, dan Satpol PP, serta unsur masyarakat setempat.

Lurah Kutabumi *Ade Sunaryo, S.Pd., M.M.* menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan fungsi sungai tetap terjaga, sekaligus mencegah risiko banjir, kerusakan lingkungan, dan gangguan ketertiban wilayah.
“Garis sempadan sungai punya fungsi penting. Kalau dilanggar, dampaknya bukan hanya ke lingkungan, tapi juga ke keselamatan warga sekitar. Karena itu monitoring harus terus kita lakukan,” ujar Ade Sunaryo saat ditemui di Kantor Kelurahan Kutabumi, Selasa 12 Agustus 2026.
Menurut Ade, sebelum melakukan tindakan di lapangan, pihaknya telah lebih dulu menyampaikan pemberitahuan dan imbauan secara persuasif kepada warga. Tujuannya agar masyarakat memahami aturan dan tidak melakukan pembangunan maupun kegiatan yang tidak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami tidak ingin ada kesan pemerintah represif. Kami hadir untuk mengayomi. Tapi kalau sudah diingatkan dan tetap membahayakan kepentingan umum, maka penertiban harus dilakukan sesuai aturan,” jelasnya.

Pemerintah Kelurahan Kutabumi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Sungai, kata Ade, adalah aset bersama yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga, mulai dari pengendali banjir hingga kelestarian ekosistem.
“Kutabumi ini rumah kita bersama. Kalau sungainya sehat, lingkungannya tertib, maka warga juga yang paling diuntungkan,” katanya.
Dalam pelaksanaan di lapangan, pendekatan yang dikedepankan tetap tegas, humanis, dan sesuai aturan. Tagline *”Kutabumi Bergerak! Tegas, Humanis, dan Sesuai Aturan”* menjadi semangat utama dalam setiap kegiatan.
Ade berharap, dengan adanya pengawasan berkelanjutan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menaati aturan tata ruang dan lingkungan bisa semakin meningkat.
“Kami mengajak warga Kutabumi untuk bersama-sama menjaga sungai dan lingkungan. Mari kita wujudkan Kutabumi yang aman, nyaman, dan lestari,” tutupnya.
Redaksi
Yusuf

























