DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Kecam Kabid Aset BPKAD Diduga Blokir WhatsApp Wartawan Saat Konfirmasi 

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:44 WIB

5032 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Aset BPKAD Bekasi Diduga Blokir WhatsApp Wartawan Saat Dikonfirmasi Soal Kendaraan Desa Hegarmanah

 

 

Kabupaten Bekasi,…Sikap Kepala Bidang Aset BPKAD Kabupaten Bekasi, Asep Setiawan, menjadi sorotan setelah diduga memblokir nomor WhatsApp wartawan saat sedang dimintai konfirmasi terkait tindak lanjut hilangnya satu unit kendaraan operasional milik Pemerintah Desa Hegarmanah pada masa jabatan Kepala Desa Mamad Rifai.

 

Pemblokiran tersebut terjadi ketika wartawan dari media Wartasidik.co sedang menjalankan tugas jurnalistik untuk memperoleh informasi dan klarifikasi dari pihak yang berwenang.

 

Sebelumnya, wartawan telah menyampaikan permohonan konfirmasi kepada Kabid Aset BPKAD Kabupaten Bekasi melalui pesan WhatsApp.

 

Dalam pesan tersebut, wartawan memperkenalkan diri sebagai Agus Minako dari Redaksi Wartasidik.co serta menjelaskan bahwa konfirmasi dilakukan untuk memastikan informasi yang akan dipublikasikan tetap akurat, berimbang, dan sesuai fakta.

 

Adapun materi konfirmasi berkaitan dengan informasi mengenai tindak lanjut BPKAD Kabupaten Bekasi dalam proses penyelesaian dugaan kerugian daerah atas hilangnya kendaraan operasional Desa Hegarmanah.

 

Wartawan mempertanyakan apakah BPKAD benar telah atau akan menyampaikan surat kepada Inspektorat Kabupaten Bekasi, kapan surat tersebut dikirim, apa substansinya, serta langkah konkret yang sedang dilakukan dalam penyelesaian persoalan aset tersebut.

 

Namun, alih-alih memberikan jawaban atau penjelasan, nomor WhatsApp wartawan diduga justru diblokir.

 

Sikap tersebut kemudian mendapat kecaman dari DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi.

 

Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi, Afifudin, menilai pejabat yang menangani aset daerah semestinya dapat memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan persoalan tersebut, terlebih ketika yang dimintai keterangan adalah wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

 

“Kami mengecam jika benar pemblokiran itu dilakukan karena wartawan sedang meminta konfirmasi. Sebagai pejabat publik, seharusnya pihak Aset BPKAD dapat menjelaskan perkembangan tindak lanjut atas hilangnya kendaraan Desa Hegarmanah, bukan justru memblokir komunikasi wartawan,” ujar Afifudin.

 

Menurutnya, permintaan konfirmasi merupakan bagian penting dalam kerja jurnalistik untuk memberikan ruang kepada pihak terkait menyampaikan informasi maupun hak jawab sebelum sebuah berita diterbitkan.

 

“Wartawan meminta klarifikasi bukan untuk menghakimi. Justru dengan adanya konfirmasi, pihak yang diberitakan memiliki kesempatan menjelaskan posisi dan fakta sebenarnya. Kalau komunikasi malah ditutup, tentu publik dapat mempertanyakan ada apa di balik persoalan tersebut,” tegasnya.

 

Persoalan hilangnya kendaraan operasional Desa Hegarmanah sendiri sebelumnya telah menjadi perhatian karena berkaitan dengan aset pemerintah dan proses penyelesaian dugaan kerugian daerah.

 

Karena itu, transparansi mengenai status penanganan aset tersebut dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

 

Hingga berita ini disusun, pihak BPKAD Kabupaten Bekasi, khususnya Kabid Aset Asep Setiawan, masih diharapkan memberikan klarifikasi mengenai dugaan pemblokiran nomor wartawan serta menjelaskan secara terbuka perkembangan tindak lanjut atas kendaraan operasional Desa Hegarmanah tersebut.

 

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak BPKAD Kabupaten Bekasi maupun pihak-pihak terkait lainnya sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

 

(red)

Berita Terkait

10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata
Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Dhody Thahir Ancam Independensi Advokat
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
BPAN RI DPC Kota Tangerang Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah BBWS/GSS Sempadan Sungai, Legalitas Pergudangan di Priuk Jaya Dipertanyakan
Dalam Duka, Keluarga Besar Tanimbar dan Umat Paroki Antar Ibu Maria E.A.A.A Felnditi, S.H..
Solid, Kuat dan Militan! Ketua Dede Hadade Lubis Pimpin 80-an Kader PC GM FKPPI 0201/Medan Ziarah HUT ke-48
IWO Indonesia DPD Kabupaten Bekasi Audiensi di PN Cikarang, Bangun Sinergi untuk Keterbukaan Informasi dan Edukasi Hukum
LMK Cawang Usulkan Dana Operasional Naik, Berharap Tak Jadi Anak Tiri Pemprov DKI

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:33 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas, Kapolres Probolinggo Kunjungi PLTU Paiton

Jumat, 11 September 2026 - 19:28 WIB

Pelayanan Prima Samsat Bangil, Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Ketua Squad Nusantara Murka, Desak Satgas dan Pengelola Dapur Ditindak Tegas!

Jumat, 11 September 2026 - 07:09 WIB

Tinjau Proyek Pasar Sepanjang, wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana Kecewa: Progres Tembok Baru 25 Persen, Kontraktor Diancam Putus Kontrak

Rabu, 9 September 2026 - 21:50 WIB

KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK

Rabu, 9 September 2026 - 20:11 WIB

Dugaan Kendala Rujukan Pasien Kecelakaan di Puskesmas Labang, Keluarga Minta Pelayanan Dievaluasi,

Selasa, 8 September 2026 - 06:08 WIB

Karhutla Kawah Ijen Makin Mengkhawatirkan, Bupati Ipuk Tetapkan Tanggap Darurat, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 7 September 2026 - 22:23 WIB

Target Elektoral High-Level, NasDem Lamongan Konsolidasi Internal Perkuat Struktur Akar Rumput

Berita Terbaru