SERAGAM JADI TAMENG, DOKUMEN PALSU JADI SENJATA! MAYOR TNI AL EDY RAMPAS MOBIL WARGA TENGAH MALAM — LALAI KLAIM: “ATAS PERINTAH JENDERAL”  

MAT SUKENI

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:41 WIB

5060 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN // SURABAYA, 28 Agustus 2026 — Luka baru menganga di tubuh institusi yang seharusnya melindungi rakyat. Seorang anggota TNI Angkatan Laut berpangkat Mayor berinisial Edy, bertugas di Detasemen Pasukan Katak Tanjung Perak Surabaya, bertindak persis layaknya perampok berseragam — menyatroni rumah warga di Desa Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, merampas unit mobil Pajero dengan bermodalkan fotokopi surat-surat dan Laporan Polisi PALSU.

 

Bukan sendirian. Ia membawa pasukan, mengendarai tiga unit mobil, menyerbu kediaman warga tepat tengah malam, pukul 01.00 dini hari — jam yang hanya dipakai penjahat untuk beraksi. Menunjukkan dokumen yang ternyata palsu, didampingi pihak yang mengaku dari Polsek Tanjung Bumi, memaksa penyerahan kendaraan. Warga tunduk karena percaya pada seragam dan laporan polisi — baru setelah mereka pergi, sadar bahwa ia telah ditipu habis-habisan. Laporan Polisi itu palsu. Semua sandiwara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mobil hasil perampasan itu dibawa lari dan disimpan di Kantor Pasukan Katak Tanjung Perak. Saat dikonfirmasi, jawaban Mayor Edy bagai belati menusuk hati nurani seluruh bangsa:

 

“Perintah ini dari atasanku yang berpangkat Jenderal.”

 

Sebuah pengakuan yang sekaligus menjadi tuduhan terbuka. Seolah-olah ada kekuasaan yang berdiri di atas hukum negara. Seolah seragam memberi hak merampas, dan pangkat Jenderal memberi izin memalsukan dokumen.

 

Pemegang kendaraan, warga berinisial R, menjelaskan fakta yang mencerahkan siapa pelaku sebenarnya: Mobil itu dititipkan oleh anggota TNI AU bernama Tri sejak delapan bulan lalu, dengan kesepakatan jelas diambil saat pelunasan selesai. Tak pernah ada sengketa, tak pernah ada teguran, tak pernah ada kabar masalah. Lalu tiba-tiba datang kekuatan bersenjata di tengah malam, pakai surat palsu, mengambil paksa — lalu bersembunyi di balik nama Jenderal.

 

“Kami dirampas, ditipu, jiwa kami terguncang hebat. Ini bukan pelindung rakyat. Ini penindas rakyat. Jangan jadikan perintah Jenderal sebagai alasan melanggar hukum. Jangan korbankan anak buah untuk menutupi kebusukan pihak yang bersembunyi di balik pangkat tinggi.” — ungkap R dengan suara bergetar.

 

⚡ TUNTUTAN TERBUKA KEPADA NEGARA:

 

🗡️ Siapa nama Jenderal yang dimaksud? Tampilkan bukti perintahnya! Kalau benar ada, seret juga ia ke meja hukum!

🗡️ Siapa yang merancang skema dokumen palsu ini? Apakah markas militer dijadikan markas penipuan dan penyitaan ilegal?

🗡️ Mengapa ada anggota Polsek ikut mendampingi aksi penipuan ini? Ikut sengaja atau dibohongi juga?

🗡️ Kembalikan mobil warga SEKARANG! Bayar seluruh kerugian materi dan batin!

🗡️ Usut dari pelaku di lapangan hingga yang memberi perintah. Tidak ada yang boleh bersembunyi di balik seragam, pangkat, maupun perintah lisan. Ingatlah: Setiap orang sama di hadapan hukum. Tak peduli pangkat Mayor, tak peduli nama

Redaksi//

Detikdki.com

(Mat)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas, Kapolres Probolinggo Kunjungi PLTU Paiton
Pelayanan Prima Samsat Bangil, Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Masyarakat
Dihadapan Pengusaha Malang Raya, Kepala Bakorwil Malang Paparkan Gagasan Malang Raya Megapolitan
Ketua Squad Nusantara Murka, Desak Satgas dan Pengelola Dapur Ditindak Tegas!
Tinjau Proyek Pasar Sepanjang, wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana Kecewa: Progres Tembok Baru 25 Persen, Kontraktor Diancam Putus Kontrak
KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK
Dugaan Kendala Rujukan Pasien Kecelakaan di Puskesmas Labang, Keluarga Minta Pelayanan Dievaluasi,
Karhutla Kawah Ijen Makin Mengkhawatirkan, Bupati Ipuk Tetapkan Tanggap Darurat, Water Bombing Dikerahkan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:29 WIB

Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Dhody Thahir Ancam Independensi Advokat

Jumat, 11 September 2026 - 21:35 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Jumat, 11 September 2026 - 15:07 WIB

Dalam Duka, Keluarga Besar Tanimbar dan Umat Paroki Antar Ibu Maria E.A.A.A Felnditi, S.H..

Jumat, 11 September 2026 - 14:01 WIB

Solid, Kuat dan Militan! Ketua Dede Hadade Lubis Pimpin 80-an Kader PC GM FKPPI 0201/Medan Ziarah HUT ke-48

Jumat, 11 September 2026 - 13:13 WIB

IWO Indonesia DPD Kabupaten Bekasi Audiensi di PN Cikarang, Bangun Sinergi untuk Keterbukaan Informasi dan Edukasi Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 23:12 WIB

LMK Cawang Usulkan Dana Operasional Naik, Berharap Tak Jadi Anak Tiri Pemprov DKI

Kamis, 10 September 2026 - 15:45 WIB

Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

Kamis, 10 September 2026 - 08:34 WIB

Diduga Isi BBM Berulang, Mobil Carry Putih Disorot di SPBU 34.151.39 Tangerang

Berita Terbaru