REMBANG // Situasi di SMAN 1 Rembang terpantau aman dan kondusif pasca adanya keluhan mulas yang dirasakan sejumlah siswa usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (24/09/2026).
Diketahui, menu MBG yang disajikan hari itu adalah bakso sambal balado. Sekitar 30 siswa dan beberapa guru dilaporkan merasakan mulas, dan sempat mendapatkan penanganan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Waka Kesiswaan SMAN 1 Rembang, Rival, saat dikonfirmasi Jumat (25/09/2026) menjelaskan bahwa kondisi seluruh siswa telah membaik dan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal.
“Alhamdulillah pukul 16.00 anak-anak sudah pulang, mereka tadi juga mengikuti pelajaran seperti biasa. Yang tadi dirawat di UKS juga sudah pulang dan membaik. Kalau yang mulas sekitar 30 orang, tidak sampai 100 orang,” ujar Rival dengan nada menenangkan.
Kepala SMAN 1 Rembang, Endang Sri Lestari, turut memastikan bahwa tidak ada siswa yang memerlukan perawatan intensif.
“Alhamdulillah per malam ini sudah membaik. Maturnuwun doanya bapak ibu dan tidak ada yang perlu dirawat. Anak-anak tetap melaksanakan pembelajaran sampai akhir. Kelas X tetap melaksanakan ekstrakurikuler Pramuka sampai pukul 16.00 dan kelas XII tambahan jam TKA sampai pukul 15.30. Terpantau aman,” ungkapnya.
Dari keterangan siswa, keluhan diduga karena rasa pedas pada sambal yang kurang cocok bagi sebagian siswa yang sensitif terhadap makanan pedas.
“Menunya bakso sambal balado. Saya memang tidak begitu suka pedas, mungkin kebanyakan sambal, lambung saya tidak kuat,” tutur salah satu siswa.
Sementara itu, Kepala SPPG Magersari selaku penyedia MBG menyampaikan bahwa pada hari tersebut total 1.865 porsi telah didistribusikan ke sejumlah sekolah penerima manfaat dan keluhan hanya muncul di SMAN 1 Rembang.
“Totalnya 1.865 porsi. Di sekolah lain tidak ada keluhan. Mungkin saat menyantap kondisi kesehatan anak-anak kurang fit,” jelasnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti keluhan masih dalam penelusuran. Pihak sekolah, penyedia MBG, dan instansi terkait berkomitmen untuk terus berkoordinasi guna memastikan kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis tetap terjaga dengan baik.(D. jowansah).
Redaksi//
Detikdki.com
Investigasi

























