DESA KAYU BONGKOK GELAR PRA MUSRENBANG, INFRASTRUKTUR DAN KETAHANAN PANGAN JADI SOROTAN UTAMA

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026 - 18:14 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DESA KAYU BONGKOK GELAR PRA MUSRENBANG, INFRASTRUKTUR DAN KETAHANAN PANGAN JADI SOROTAN UTAMA

 

TANGERANG – Pemerintah Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, tancap gas susun pembangunan tahun depan. Melalui Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Pra Musrenbang), seluruh aspirasi warga ditampung untuk penyusunan RKPDes 2027 dan DU-RKPDes 2028.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan strategis tersebut digelar di Aula Lantai 1 Kantor Desa Kayu Bongkok, Rabu (30/9/2026) siang, Suasana musyawarah berlangsung hidup, demokratis, dan penuh usulan membangun.

Hadir dalam forum tersebut Kepala Desa Kayu Bongkok H. Hamdani, Sekretaris Desa, Kasi Kesra, Pendamping Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perwakilan lengkap dari unsur masyarakat, mulai dari Ketua RT dan RW, TP-PKK, Linmas, Karang Taruna, hingga Kelompok Tani.

Mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan“, Pra Musrenbang kali ini benar-benar menjadi wadah adu gagasan antara pemerintah desa dan warga.

Infrastruktur Rusak Mendominasi Usulan

Isu yang paling banyak mencuat adalah terkait infrastruktur lingkungan yang rusak. Perwakilan RT dan RW secara bergantian menyampaikan harapan agar jalan lingkungan, drainase, dan fasilitas umum yang rusak bisa segera diperbaiki dan terealisasi.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa H. Hamdani memberikan jawaban tegas dan terukur.

“Sesuatu yang sifatnya urgent akan tetap menjadi prioritas utama kami. Tapi kalau tingkat kerusakannya tidak terlalu parah, kita dorong melalui swadaya dan gotong royong desa. Kita harus bijak memilah mana yang prioritas dan mana yang bisa swadaya,” ujar H. Hamdani di hadapan peserta musyawarah.

 

Tiga Poin Krusial: Saluran Tani, Turap Makam, dan PJU

Selain infrastruktur jalan, ada beberapa usulan krusial lain yang menjadi bahan evaluasi penting:

1. Saluran Air Pertanian. Kelompok tani mengeluhkan saluran air yang menghambat program ketahanan pangan. Pemerintah desa meminta kelompok tani segera membuat surat permohonan resmi agar bisa didorong ke dinas terkait.

2. Turap Menuju Makam. Pembangunan turap di jalur menuju makam menjadi salah satu usulan prioritas yang disepakati akan dikawal hingga tuntas.

3. Penerangan Jalan Umum (PJU). Dari total 130 titik tiang PJU yang diusulkan warga, baru beberapa titik yang terealisasi. Kasi Kesra Desa Kayu Bongkok, RAPI, mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas terkait dan anggota DPRD.

“Harapan kami ke depan PJU yang dipasang bukan lagi tenaga surya, tapi langsung aliran listrik PLN. Karena kalau tenaga surya, biaya perawatannya jauh lebih besar,” ungkap RAPI.

 

Kendala Lahan Olahraga dan Bantuan Pertanian

Tak hanya itu, warga juga mengusulkan sarana dan prasarana olahraga. Namun Kades H. Hamdani menjelaskan kendala klasik yang dihadapi desa saat ini adalah ketersediaan lahan.

“Sarana olahraga memang penting, tapi kita terkendala lahan. Tidak mungkin saat ini ada masyarakat yang menghibahkan tanahnya. Kalau ada yang hibah, pasti akan kita realisasikan dan kita usulkan pembangunannya,” jelasnya.

 

Sementara dari sektor pertanian, Kelompok Tani Rawa Pupuk meminta dukungan berupa traktor, pupuk, alat semprotan, dan alat pertanian lainnya. Termasuk infrastruktur yang menjadi kewenangan P3A, diharapkan semua data usulan benar-benar diperhatikan agar tidak menghambat program ketahanan pangan nasional.

Di akhir musyawarah, Kepala Desa juga berpesan khusus kepada seluruh Ketua RT dan RW untuk lebih peka terhadap kondisi warganya.

  1. “Peran RT dan RW sangat penting. Tolong lihat langsung keadaan rumah warga. Jangan ditunda-tunda, kalau ada yang tidak layak huni langsung berikan datanya, supaya bisa kita ajukan ke program perbaikan,” pungkas H. Hamdani.

Dengan berakhirnya Pra Musrenbang ini, Pemerintah Desa Kayu Bongkok berharap seluruh usulan yang telah dirangkum dapat menjadi landasan kuat dalam membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

 

Redaksi

Berita Terkait

Rayakan Ulang Tahun Pertama, Lingkungan St. Theresia Rajeg Kedepankan Semangat Pelayanan
Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika
Kapolresta Tangerang Pimpin Pendistribusian Bantuan Ribuan Liter Air Bersih ke Sindang Jaya
FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Sangkal Cemari Saluran Air, PT Silent Cicada Tech Berikan Klarifikasi 
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
AKSI JILID III FABEM BOGOR RAYA: DESAK PERTANGGUNGJAWABAN BUPATI, WAKIL BUPATI, DAN APH ATAS BERBAGAI KASUS HUKUM DI BOGOR

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Satreskrim Polres Kotim Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Perangkat Tower Telkomsel, Kerugian Capai Rp258 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Satgas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 32,2452 KG Sabu dan 4.867 Butir Ekstasi di Perbatasan RI–Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Soal Tuduhan Korupsi BUMD Rp30 Miliar, Novi Marzani Somasi Ketua Fortuba 3×24 Jam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Bangun Sinergi DePA-RI – UNISRI Cetak Advokat Berkarakter, Profesional, dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

JAJARAN PENGURUS PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN & KELUARGA BESAR PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN MENGUCAPKAN SELAMAT & SUKSES ATAS PEMBARETAN LASKAR SABILILLAH DI TROWULAN MOJOKERTO

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:46 WIB

PERTANYAAN WARGA DESA TRAMOK: MENGAPA TAHANAN SENJATA TAJAM CEPAT DILEPAS?

Berita Terbaru