Warga Karangmalang Suarakan Harapan Keadilan dalam Aksi Damai di Polres Situbondo

MAT SUKENI

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:46 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO // Detikdki.com Puluhan warga Dusun Karangmalang Utara, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, menggelar aksi damai di Mapolres Situbondo, Sabtu (30/5/2026).

 

Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan aspirasi sekaligus meminta kepastian hukum terkait konflik tambak yang telah berlangsung cukup lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rombongan warga yang terdiri dari ibu rumah tangga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan perwakilan warga Karangmalang tiba di Mapolres Situbondo menggunakan lima unit mobil dan sejumlah sepeda motor. Mereka didampingi Ketua Umum LSM SITI JENAR, Eko Febrianto.

 

Aksi berlangsung tertib dan kondusif. Warga memilih menempuh jalur hukum sebagai bentuk ikhtiar untuk memperoleh keadilan dan perlindungan hukum atas persoalan yang selama ini mereka hadapi.

 

Bagi masyarakat Karangmalang, konflik tambak bukan sekadar persoalan lahan. Kawasan tambak yang selama puluhan tahun dikelola warga merupakan sumber utama penghidupan masyarakat setempat. Konflik tersebut berkaitan dengan empat Hak Guna Usaha (HGU) yang hingga kini dinilai belum memberikan kepastian bagi warga.

 

Tambak telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Karangmalang selama beberapa generasi. Banyak warga yang lahir, tumbuh, dan menggantungkan penghasilan keluarga dari aktivitas tambak. Karena itu, ketidakjelasan status dan masa depan lahan tersebut memunculkan keresahan yang dirasakan hampir seluruh lapisan masyarakat.

 

Situasi semakin memanas setelah muncul dugaan intimidasi yang menurut keterangan warga menimbulkan rasa takut dan trauma. Warga menyebut terdapat peristiwa yang diduga melibatkan Direktur PT Budidaya Tampora.

 

Dalam peristiwa tersebut, warga mengaku yang bersangkutan diduga memperlihatkan senjata api sambil mengeluarkan ucapan yang dianggap tidak pantas. Tak lama kemudian, warga juga mengaku mendengar tiga kali suara letusan yang diduga berasal dari tembakan senjata api.

 

Peristiwa itu menjadi perhatian masyarakat dan memunculkan kekhawatiran di tengah warga Karangmalang. Sejumlah warga mengaku merasa tertekan dan tidak lagi merasakan keamanan seperti sebelumnya.

 

Kondisi tersebut mendorong para ibu rumah tangga turut hadir dalam aksi damai. Selain memikirkan keberlangsungan ekonomi keluarga yang bergantung pada tambak, mereka juga mengkhawatirkan keamanan lingkungan tempat anak-anak mereka tumbuh dan beraktivitas.

 

Dengan membawa surat aduan yang berisi berbagai keluhan, harapan, dan permohonan perlindungan hukum, warga berharap aparat penegak hukum dapat memberikan rasa aman dan kepastian hukum atas persoalan yang mereka hadapi.

 

Ketua Umum LSM SITI JENAR, Eko Febrianto, mengatakan aksi damai tersebut merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum yang berlaku.

“Hari ini masyarakat datang secara damai. Mereka terdiri dari ibu-ibu, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga yang mewakili masyarakat Karangmalang secara keseluruhan. Mereka ingin menyampaikan bahwa masyarakat membutuhkan perlindungan hukum, rasa aman, dan kepastian hukum atas berbagai persoalan yang mereka hadapi,” ujar Eko.

 

Ia menegaskan pihaknya akan terus mengawal aspirasi masyarakat dan memastikan perjuangan warga tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.

 

Dalam kesempatan itu, perwakilan warga diterima oleh jajaran Polres Situbondo yang dihadiri Kasat Intelkam, KBO Satreskrim, dan KBO Polres Situbondo. Dialog berlangsung dalam suasana terbuka dan komunikatif.

 

Warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka alami, termasuk konflik tambak yang berkaitan dengan empat HGU serta dugaan intimidasi yang menurut mereka telah menimbulkan trauma di tengah masyarakat.

Sebelumnya, LSM SITI JENAR telah mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada Kapolres Situbondo terkait kedatangan puluhan perwakilan warga.

 

Dalam surat bernomor 004/Laporan/SJN/2026 tertanggal 29 Mei 2026 disebutkan bahwa kedatangan warga bertujuan menanyakan perkembangan laporan yang sebelumnya telah disampaikan sekaligus memberikan keterangan tambahan mengenai dugaan intimidasi yang dialami masyarakat.

 

Bagi warga Karangmalang, aksi damai tersebut bukan akhir dari perjuangan. Mereka berharap laporan yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Di balik perjalanan mereka menuju Mapolres Situbondo, tersimpan harapan besar agar konflik yang selama ini membayangi kehidupan masyarakat dapat menemukan penyelesaian yang adil, rasa aman kembali hadir di tengah warga, serta negara benar-benar memberikan perlindungan kepada masyarakat yang memperjuangkan hak-haknya melalui jalur damai dan hukum.

Redaksi//

Detikdki.com 

(Kit)

Berita Terkait

Haul Agung Mbah Sayyid Imam Nawawi Digelar di Desa Mbetek, Mojoagung  
Gus Lilur Bidik Kontrak Batu Bara 20 Juta Ton di Vietnam, Tetap Kawal Dugaan Risywah Muktamar NU
Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman
PERKUAT SOLIDARITAS, DPAC RANDUAGUNG GELAR MUSYAWARAH DENGAN TEMA “RANDUAGUNG BERSATU”
Stop Jual Beli Barang Ilegal, Beri Keadilan pada Pengusaha Taat Aturan
Proyek pendalaman waduk di Desa Lebakadi, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan yang dibiayai dari anggaran pemerintah mendapat sorotan tajam dari masyarakat
Aduan Warga Ditindaklanjuti, Polisi Imbau Masyarakat Berani Laporkan Praktik Perjudian
Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Relawan Prabowo Desak Solusi Nyata, Bukan Sekadar Bersihkan Lumpur: Jembatan Kuning I Aceh Tenggara Diminta Dibongkar

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:08 WIB

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:09 WIB

Bakti TNI Untuk Lingkungan: Merajut Kebersamaan Dalam Aksi Pembersihan Pasar Demi Mewujudkan Pasar Yang Asri dan Nyaman

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:58 WIB

Pengelolaan Dana BOS SDN 2 Biak Muli Dipertanyakan, Anggaran Capai Rp188 Juta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:19 WIB

Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:46 WIB

Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Diduga Diselewengkan, Warga Tuntut Keadilan

Berita Terbaru