Demi Sektor Pariwisata Indonesia, Arief Martha Rahadyan Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Serta Promosi Budaya’ Lokal Berkelanjutan 

MAT SUKENI

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:31 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG NTT- // Komitmen mendorong sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi nasional terus ditunjukkan Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc. melalui berbagai forum strategis pembangunan daerah. Kali ini, Arief mengikuti diskusi bersama sejumlah tokoh penting di Nusa Tenggara Timur (NTT) guna membahas masa depan pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Rote Ndao sebagai destinasi unggulan di Indonesia Timur.Diskusi strategis yang berlangsung pada Jumat (29/5/2026) itu mempertemukan Arief dengan Anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Polin-Dethan, serta mantan Wakil Bupati Sabu Raijua periode 2021–2025, Yohanis Uly Kale.

Dalam forum diskusi tersebut membahas berbagai langkah konkret untuk memperkuat daya saing pariwisata daerah di tengah dinamika ekonomi global.

Sebagai Direktur Bali Russia Language Institute (BRLI) Universitas Mahendradatta Denpasar Bali dan juga merupakan ahli dan praktisi pariwisata,Arief mengatakan bahwa sektor pariwisata harus menjadi instrumen strategis pembangunan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM lokal, serta memperkuat investasi berbasis potensi daerah.

Pariwisata merupakan fondasi penting penguatan ekonomi nasional. Ketika daerah mampu mengelola potensi wisata secara terintegrasi, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, mulai dari peningkatan ekonomi kreatif hingga terbukanya peluang kerja,” ujar Arief dalam forum diskusi tersebut.

Arief bersama Simson menyampaikan sejumlah gagasan strategis untuk mempercepat kemajuan pariwisata Rote Ndao. Salah satunya ialah usulan pembukaan direct flight Bali–Rote Ndao guna meningkatkan aksesibilitas wisatawan domestik maupun mancanegara.

Termasuk penyelenggaraan “Rote World Carnaval”, sebuah agenda budaya berskala internasional yang dirancang menghadirkan atraksi khas daerah seperti tarian tradisional, pakaian adat, kuliner lokal, pertunjukan Kuda Hus, hingga pacuan kuda tradisional sebagai identitas budaya masyarakat Rote.

Penguatan konektivitas transportasi dan promosi budaya merupakan langkah penting dalam menjadikan Rote Ndao sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing di tingkat global.

Arief Martha Rahadyan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh yang hadir atas komitmen dan pemikiran strategis mereka dalam membangun daerah.

Arief secara khusus mengapresiasi para peserta diskusi progresif dalam membuka peluang investasi dan memperluas akses wisata menuju Rote Ndao.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasih sebesar besarnya kepada Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Polin-Dethan atas dukungannya terhadap pembangunan daerah, serta kepada Yohanis Uly Kale yang dinilai memiliki kontribusi pemikiran terhadap pengembangan kawasan wisata berbasis masyarakat.

Saya mengapresiasi Bapak Simson Polin, Ibu Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Polin-Dethan, dan Bapak Yohanis Uly Kale yang memiliki visi besar terhadap kemajuan pariwisata daerah.

Kolaborasi seperti ini sangat penting karena pembangunan ekonomi Indonesia tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus dibangun bersama melalui sinergi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat,” kata Arief.

Rote Ndao memiliki potensi wisata kelas dunia yang perlu didukung melalui penguatan infrastruktur, investasi sehat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta promosi budaya lokal yang berkelanjutan.

Diskusi tersebut juga menekankan pentingnya pembangunan pariwisata berbasis budaya dan ekonomi masyarakat lokal agar manfaat pertumbuhan sektor wisata dapat dirasakan langsung oleh warga.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, para peserta optimistis Rote Ndao dapat berkembang menjadi salah satu episentrum pariwisata baru di Indonesia Timur yang tidak hanya memperkuat identitas budaya daerah, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Redaksi//

Detikdki.com

(aziz)

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih
Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar
Sertifikasi Bukan Pengganti Gaji, PAKIS Minta Pemkab Bangkalan Bertanggung Jawab
Sejumlah Media Mengecam Keras Aksi Main Hakim Sendiri: Tidak Ada Satupun Harta dan Tahta Yang Sebanding Dengan Nyawa Manusia
Maraknya Judi Tembak Ikan di Kecamatan Sei Bamban, Warga Minta Penertiban
Pemuda 24 Tanah Merah Laok Bentuk Panitia Persiapan HUT RI ke-81, Siap Gelar Semarak Perayaan Termasuk Baksos Pengobatan Gratis  
Aliansi Rakyat Jawa Timur Menggugat: Desak Penangkapan Febrie Ardiansyah dan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
KLAIM “KEBAL HUKUM” KADES GUNUNG SERENG: PUNGLI SUMUR BOR Rp1,5 JUTA & PENYALAHGUNAAN BANSOS MEMICU KEMARAHAN WARGA

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:31 WIB

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:08 WIB

Sertifikasi Bukan Pengganti Gaji, PAKIS Minta Pemkab Bangkalan Bertanggung Jawab

Senin, 27 Juli 2026 - 14:55 WIB

Sejumlah Media Mengecam Keras Aksi Main Hakim Sendiri: Tidak Ada Satupun Harta dan Tahta Yang Sebanding Dengan Nyawa Manusia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:35 WIB

Maraknya Judi Tembak Ikan di Kecamatan Sei Bamban, Warga Minta Penertiban

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:34 WIB

Pemuda 24 Tanah Merah Laok Bentuk Panitia Persiapan HUT RI ke-81, Siap Gelar Semarak Perayaan Termasuk Baksos Pengobatan Gratis  

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:56 WIB

Aliansi Rakyat Jawa Timur Menggugat: Desak Penangkapan Febrie Ardiansyah dan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:46 WIB

KLAIM “KEBAL HUKUM” KADES GUNUNG SERENG: PUNGLI SUMUR BOR Rp1,5 JUTA & PENYALAHGUNAAN BANSOS MEMICU KEMARAHAN WARGA

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN

Berita Terbaru