Gus Maftuh dan Gus Muwafiq Dukung Cak Imin Pimpin PBNU, Serukan Reformasi Kembali ke Khittah 1926, Deklarasikan FPGMI

MAT SUKENI

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:56 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta // Detikdki.com 30 Mei 2026- Pengasuh Pondok Pesantren Nur Muhammad Surabaya, Gus Maftuh menyatakan dukungannya terhadap Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk maju sebagai Ketua Umum PBNU dalam momentum Muktamar mendatang. Dukungan tersebut disampaikan dalam sebuah forum “Dialog kebangsaan kader NU, Gus Muhaimin Iskandar, Solusi Kepemimpinan Reformis Untuk Mengembalikan Marwah Organisasi Nahdlatul Ulama, yang digelar di Pondok Pesantren Minggir, Yogyakarta, yang diasuh oleh Gus Muwafiq.Dalam keterangannya, Gus Maftuh menilai Nahdlatul Ulama membutuhkan figur pemersatu yang mampu mengembalikan arah organisasi sesuai nilai perjuangan para muassis. Menurutnya, PBNU harus kembali diteguhkan sebagai rumah besar umat yang berpegang pada Khittah 1926, bukan terseret terlalu jauh dalam tarik-menarik kepentingan pragmatis.

“Diskusi di Pondok Pesantren Minggir ini bukan sekadar forum biasa. Tempat ini memiliki jejak sejarah perjuangan. Gus Muwafiq sebagai salah satu pemrakarsa Reformasi 98 dahulu ikut menggerakkan perubahan bangsa, dan hari ini tahun 2026 saatnya menginisiasi Reformasi PBNU agar kembali kepada Khittahnya yakni 1926,” ujar Gus Maftuh.

Gus Maftuh menegaskan bahwa dukungan kepada Cak Imin bukan hanya soal figur politik, melainkan harapan terhadap lahirnya kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen Nahdliyin, mulai dari pesantren, kaum muda, hingga warga akar rumput. Menurutnya, PBNU harus kembali fokus pada penguatan pendidikan, dakwah, pemberdayaan umat, dan menjaga tradisi Islam Nusantara yang moderat. Dan Perlu diingat, selama ini hanya Cak imin yang konsisten istiqomah membantu, merawat pondok Pesantren dan menjaga pondok Pesantren saat diterpa banyak cobaa, itu sebagai bentuk wujud kepedulian seorang Muhaimin Iskandar Kepada NU dan Pondok Pesantren yang mengalir didalam dirinya secara ideologis maupun biologis, itulah mengapa Gus Muhaimin Iskandar Sangat Tepat untuk menjadi Ketum PBNU, ujar Gus Maftuh sembari mendeklarasikan FPGMI Forum Pecinta Gus Muhaimin Iskandar.

Sementara itu, forum diskusi yang berlangsung hangat tersebut juga menjadi ruang silaturahmi sejumlah tokoh pesantren dan aktivis Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah. Dalam kesempatan itu, Gus Muwafiq disebut turut menyoroti pentingnya menjaga marwah organisasi agar tetap berdiri di atas kepentingan umat dan bangsa, Gus Muwafik menyatakan selama ini Gus Muhaimin Iskandar Sudah teruji , saatnya Gus Muhaimin Iskandar untuk menakhodai PBNU.

Gus Maftuh berharap Muktamar mendatang tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan semata, tetapi momentum evaluasi besar bagi arah perjuangan NU ke depan, dan kami dari Kyai Kyai Kampung se Indonesia mengakomodir keresahan warga Nahdliyin akar rumput yang sangat berharap Baik Munas/Konbes dan Muktamar NU ke 35 diselenggarakan di Pondok Pesantren, karena sejatinya Pondok Pesantren inilah pemilik sah NU, dan muktamar mengembalikan NU kepada Khittahnya.

“NU didirikan oleh para ulama dengan pengorbanan besar. Maka semangat perjuangan itu harus dijaga, jangan sampai NU kehilangan ruh perjuangannya sendiri,” pungkas Gus Maftuh.

Pimpinan Redaksi Mat Sukeni 

Detikdki.com

Investigasi 

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih
Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar
Sertifikasi Bukan Pengganti Gaji, PAKIS Minta Pemkab Bangkalan Bertanggung Jawab
Sejumlah Media Mengecam Keras Aksi Main Hakim Sendiri: Tidak Ada Satupun Harta dan Tahta Yang Sebanding Dengan Nyawa Manusia
Maraknya Judi Tembak Ikan di Kecamatan Sei Bamban, Warga Minta Penertiban
Pemuda 24 Tanah Merah Laok Bentuk Panitia Persiapan HUT RI ke-81, Siap Gelar Semarak Perayaan Termasuk Baksos Pengobatan Gratis  
Aliansi Rakyat Jawa Timur Menggugat: Desak Penangkapan Febrie Ardiansyah dan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
KLAIM “KEBAL HUKUM” KADES GUNUNG SERENG: PUNGLI SUMUR BOR Rp1,5 JUTA & PENYALAHGUNAAN BANSOS MEMICU KEMARAHAN WARGA

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:31 WIB

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:08 WIB

Sertifikasi Bukan Pengganti Gaji, PAKIS Minta Pemkab Bangkalan Bertanggung Jawab

Senin, 27 Juli 2026 - 14:55 WIB

Sejumlah Media Mengecam Keras Aksi Main Hakim Sendiri: Tidak Ada Satupun Harta dan Tahta Yang Sebanding Dengan Nyawa Manusia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:35 WIB

Maraknya Judi Tembak Ikan di Kecamatan Sei Bamban, Warga Minta Penertiban

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:34 WIB

Pemuda 24 Tanah Merah Laok Bentuk Panitia Persiapan HUT RI ke-81, Siap Gelar Semarak Perayaan Termasuk Baksos Pengobatan Gratis  

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:56 WIB

Aliansi Rakyat Jawa Timur Menggugat: Desak Penangkapan Febrie Ardiansyah dan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:46 WIB

KLAIM “KEBAL HUKUM” KADES GUNUNG SERENG: PUNGLI SUMUR BOR Rp1,5 JUTA & PENYALAHGUNAAN BANSOS MEMICU KEMARAHAN WARGA

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN

Berita Terbaru