JABATAN PERANGKAT DESA DIANGGAP MILIK KELUARGA? WARGA MAJANGAN PROTES KETIDAKTRANSPARANAN PENGELOLAAN PEMERINTAHAN  

MAT SUKENI

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 18:05 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPAANG //  Kecurigaan mendalam melanda warga Desa Majangan, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Pengelolaan pemerintahan desa setempat dinilai tak lagi mengutamakan kepentingan umum, melainkan seolah dijadikan lahan usaha sendiri dan hak milik satu lingkaran keluarga besar. Hal ini terlihat sangat jelas dari susunan orang-orang yang menduduki jabatan penting di dalam struktur perangkat desa.

Berdasarkan data yang dihimpun, susunan pengurus keuangan dan pengelola administrasi desa terasa sangat janggal dan mengundang tanda tanya besar:

✅ Jabatan Bendahara Desa dipegang oleh anak dari penanggung jawab utama/mentor;

✅ Petugas Operator Desa dijabat oleh pasangan suami istri dari bendahara tersebut;

✅ Bahkan satu jabatan perangkat lainnya pun diisi oleh adik kandung sang bendahara.

Seluruh posisi kunci yang mengatur uang dan data desa ternyata dikuasai oleh satu ikatan kekerabatan erat. Warga pun bertanya: “Apakah jabatan pemerintahan ini sudah diperjualbelikan atau memang sengaja disiapkan khusus hanya untuk keluarga sendiri saja?”

Ketiadaan keterbukaan makin memperkuat dugaan buruk tersebut. Rincian penggunaan dana desa, bantuan sosial, hingga laporan kinerja sama sekali jarang atau tidak pernah dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat. Warga tidak tahu dari mana uang itu masuk, dipakai untuk apa saja, dan berapa sisa yang tersisa.

“Lucu dan aneh rasanya. Semua yang pegang uang dan catatan adalah satu keluarga. Bagaimana kami bisa percaya tidak ada rekayasa atau pengambilan keuntungan sendiri? Dimana aturan yang melarang benturan kepentingan?” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya demi keamanan.

Menurut peraturan yang berlaku, pengisian jabatan perangkat desa wajib dilakukan secara terbuka, adil, dan bebas dari hubungan keluarga dekat agar pengawasan tetap berjalan sehat. Pengumpulan jabatan oleh satu keluarga rawan menimbulkan penyalahgunaan wewenang, ketidakjujuran keuangan, serta menutup peluang warga lain yang berkemampuan untuk mengabdi.

Hingga berita ini diturunkan, warga Desa Majangan berharap pihak berwenang mulai dari Kecamatan hingga Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Sampang segera turun tangan memeriksa dugaan pelanggaran ini. Warga menuntut perbaikan struktur kepengurusan dan keterbukaan laporan keuangan desa secara rinci dan nyata, bukan sekadar janji manis yang tak pernah terbukti.

Redaksi//

Detikdki.com 

(Team

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih
Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar
Sertifikasi Bukan Pengganti Gaji, PAKIS Minta Pemkab Bangkalan Bertanggung Jawab
Sejumlah Media Mengecam Keras Aksi Main Hakim Sendiri: Tidak Ada Satupun Harta dan Tahta Yang Sebanding Dengan Nyawa Manusia
Maraknya Judi Tembak Ikan di Kecamatan Sei Bamban, Warga Minta Penertiban
Pemuda 24 Tanah Merah Laok Bentuk Panitia Persiapan HUT RI ke-81, Siap Gelar Semarak Perayaan Termasuk Baksos Pengobatan Gratis  
Aliansi Rakyat Jawa Timur Menggugat: Desak Penangkapan Febrie Ardiansyah dan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
KLAIM “KEBAL HUKUM” KADES GUNUNG SERENG: PUNGLI SUMUR BOR Rp1,5 JUTA & PENYALAHGUNAAN BANSOS MEMICU KEMARAHAN WARGA

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:31 WIB

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:58 WIB

Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar

Senin, 27 Juli 2026 - 14:55 WIB

Sejumlah Media Mengecam Keras Aksi Main Hakim Sendiri: Tidak Ada Satupun Harta dan Tahta Yang Sebanding Dengan Nyawa Manusia

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:39 WIB

Wakil Pemimpin Redaksi Media Berita Madas, Saila Al Arim F. menyampaikan ucapan selamat kepada M. Suhri yang kembali terpilih sebagai Ketua Forum Wartawan Mingguan Probolinggo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:35 WIB

Maraknya Judi Tembak Ikan di Kecamatan Sei Bamban, Warga Minta Penertiban

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:34 WIB

Pemuda 24 Tanah Merah Laok Bentuk Panitia Persiapan HUT RI ke-81, Siap Gelar Semarak Perayaan Termasuk Baksos Pengobatan Gratis  

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:56 WIB

Aliansi Rakyat Jawa Timur Menggugat: Desak Penangkapan Febrie Ardiansyah dan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:46 WIB

KLAIM “KEBAL HUKUM” KADES GUNUNG SERENG: PUNGLI SUMUR BOR Rp1,5 JUTA & PENYALAHGUNAAN BANSOS MEMICU KEMARAHAN WARGA

Berita Terbaru