Pasca Serangan Harimau di Teluk Lanus, Kapolsek Sungai Apit: Area Habitat Satwa Wajib Berkelompok

DETIK DKI

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:12 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IPTU Adifian imbau pekerja jangan beraktivitas sendirian malam hari dan pastikan penerangan cukup.

SIAK, – Peristiwa serangan harimau sumatra terhadap seorang pekerja di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, pada Selasa (21/7/2026) malam menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Kapolsek Sungai Apit IPTU Adifian Ikhsan, S.H., mengimbau seluruh masyarakat dan pekerja yang beraktivitas di kawasan hutan maupun area yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar untuk selalu beraktivitas secara berkelompok dan mengutamakan keselamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Singkat Kejadian

Berdasarkan keterangan Kapolsek, korban bernama Harianto diserang saat keluar dari camp seorang diri untuk buang air di tepian kanal sekitar pukul 19.30 WIB.

Teriakan minta tolong korban kemudian didengar oleh dua rekan kerjanya, Rakha dan Herman. Karena lokasi gelap, Herman sigap naik ke alat berat dan menyalakan lampu penerangan.

Sorotan lampu yang terang diduga membuat harimau melepaskan gigitannya dan melarikan diri ke hutan.

Korban kemudian dievakuasi ke Pustu Teluk Lanus untuk penanganan awal, lalu dirujuk ke RSUD Tengku Rafian Siak.

“Kesigapan rekan korban sangat membantu proses penyelamatan. Ini pelajaran penting bagi kita semua,” ujar IPTU Adifian.

Imbauan Kapolsek Pasca Kejadian

IPTU Adifian menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi siapa saja yang bekerja di area rawan satwa liar.

“Kami mengimbau kepada seluruh pekerja untuk tidak beraktivitas seorang diri, terutama pada malam hari. Pastikan lokasi kerja memiliki penerangan yang memadai,” kata IPTU Adifian.

Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat memancing agresivitas satwa liar.

“Apabila melihat atau menemukan keberadaan satwa liar, jangan didekati. Segera menjauh dan laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sesuai prosedur,” tegasnya.

Kapolsek juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan perusahaan, pemerintah desa, dan BKSDA untuk meningkatkan langkah pencegahan seperti pemasangan penerangan, sosialisasi, dan patroli di titik-titik rawan.

“Kejadian ini harus jadi pengingat. Area habitat satwa wajib hukumnya untuk beraktivitas berkelompok demi keselamatan bersama,” tutup IPTU Adifian.

Sumber: Humas Polres Siak
Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata
Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Dhody Thahir Ancam Independensi Advokat
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
BPAN RI DPC Kota Tangerang Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah BBWS/GSS Sempadan Sungai, Legalitas Pergudangan di Priuk Jaya Dipertanyakan
Dalam Duka, Keluarga Besar Tanimbar dan Umat Paroki Antar Ibu Maria E.A.A.A Felnditi, S.H..
Solid, Kuat dan Militan! Ketua Dede Hadade Lubis Pimpin 80-an Kader PC GM FKPPI 0201/Medan Ziarah HUT ke-48
IWO Indonesia DPD Kabupaten Bekasi Audiensi di PN Cikarang, Bangun Sinergi untuk Keterbukaan Informasi dan Edukasi Hukum
LMK Cawang Usulkan Dana Operasional Naik, Berharap Tak Jadi Anak Tiri Pemprov DKI

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:33 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas, Kapolres Probolinggo Kunjungi PLTU Paiton

Jumat, 11 September 2026 - 19:28 WIB

Pelayanan Prima Samsat Bangil, Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Ketua Squad Nusantara Murka, Desak Satgas dan Pengelola Dapur Ditindak Tegas!

Jumat, 11 September 2026 - 07:09 WIB

Tinjau Proyek Pasar Sepanjang, wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana Kecewa: Progres Tembok Baru 25 Persen, Kontraktor Diancam Putus Kontrak

Rabu, 9 September 2026 - 21:50 WIB

KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK

Rabu, 9 September 2026 - 20:11 WIB

Dugaan Kendala Rujukan Pasien Kecelakaan di Puskesmas Labang, Keluarga Minta Pelayanan Dievaluasi,

Selasa, 8 September 2026 - 06:08 WIB

Karhutla Kawah Ijen Makin Mengkhawatirkan, Bupati Ipuk Tetapkan Tanggap Darurat, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 7 September 2026 - 22:23 WIB

Target Elektoral High-Level, NasDem Lamongan Konsolidasi Internal Perkuat Struktur Akar Rumput

Berita Terbaru