Silaturahmi Keluarga Besar MUB Wilayah Banten Perkuat Persatuan, Tegaskan Maluku Utara Bersatu Kini Satu Komando

TANGERANG SELATAN– Keluarga Besar Maluku Utara Bersatu (MUB) Wilayah Banten menggelar kegiatan silaturahmi yang berlangsung penuh kehangatan di Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus Pusat MUB, Dewan Pengawas (Dewas), para Pembina, Panglima, Kuasa Hukum, tokoh masyarakat, serta keluarga besar MUB yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Banten. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi.
Selain menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan antarbasudara, forum silaturahmi juga diisi dengan pembahasan sejumlah agenda strategis organisasi, di antaranya persiapan pelaksanaan Kongres Maluku Utara Bersatu (MUB) yang akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan berikutnya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum MUB, Oktofianus H. Sero, menegaskan bahwa MUB hadir sebagai rumah besar bagi seluruh masyarakat Maluku Utara tanpa membedakan latar belakang maupun golongan.
> “Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan tetap menjadi fondasi utama organisasi. Hari ini kita tegaskan bahwa Maluku Utara Bersatu (MUB) berdiri sebagai satu wadah organisasi yang mengedepankan persatuan, kebersamaan, dan kekeluargaan. Mari kita tinggalkan segala perbedaan dan bersama-sama membangun organisasi agar semakin besar serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat Maluku Utara,” tegas Oktofianus.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas (Dewas) MUB, Yochen Amos, mengatakan bahwa seluruh elemen organisasi memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga persatuan dan soliditas.
> “Kita harus terus menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi, dan mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan. Dengan kebersamaan, MUB akan menjadi organisasi yang semakin kuat, dewasa, dan mampu menjadi pemersatu seluruh keluarga besar Maluku Utara,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kuasa Hukum MUB, Idwar Basrah, yang menegaskan pentingnya membangun organisasi berdasarkan aturan yang berlaku serta menjunjung tinggi profesionalisme.
> “MUB harus berjalan dengan tata kelola organisasi yang baik, menjunjung tinggi hukum, menjaga marwah organisasi, dan memberikan kepastian bagi seluruh anggotanya. Dengan demikian, organisasi ini akan semakin dipercaya dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Panglima MUB, Iskandar, mengajak seluruh keluarga besar MUB untuk terus menjaga persatuan dan menghilangkan sekat-sekat yang pernah ada.
> “Sebagai keluarga besar Maluku Utara, kita harus berdiri dalam satu barisan. Tidak ada lagi ruang untuk perpecahan. Yang ada adalah semangat persaudaraan, gotong royong, dan komitmen bersama untuk membesarkan Maluku Utara Bersatu sebagai organisasi yang solid, bermartabat, dan dihormati,” tegas Iskandar.
Dalam forum tersebut, seluruh peserta juga menyampaikan komitmen bersama bahwa Maluku Utara Bersatu (MUB) kini berada dalam satu wadah organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan kekeluargaan. Semangat tersebut menjadi landasan dalam menyongsong agenda Kongres MUB yang akan dilaksanakan pada pertemuan selanjutnya sebagai bagian dari penguatan struktur dan program organisasi.
Selain membahas agenda organisasi, para peserta juga menegaskan komitmen untuk terus menjaga nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika menghormati adat istiadat masyarakat Banten sebagai daerah tempat merantau, serta berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial, budaya, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Silaturahmi ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, serta menikmati hidangan khas Maluku yang semakin mempererat rasa persaudaraan. Seluruh peserta berharap pertemuan tersebut menjadi awal dari semakin kuatnya konsolidasi organisasi dan membawa MUB menjadi wadah yang mampu mempersatukan seluruh keluarga besar Maluku Utara di Indonesia.
Redaksi
Ysf





















