Pengurus Tegaskan Informasi Dugaan Pencurian Kabel di Pagu Hoaks, Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

MAT SUKENI

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:55 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI // Beredarnya informasi mengenai dugaan pencurian kabel di wilayah Pagu, Kabupaten Kediri, yang disertai isu adanya dugaan “upeti” kepada oknum aparat, mendapat bantahan dari salah seorang pengurus yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Pengurus tersebut hanya bersedia disebut dengan inisial EP. Ia dengan tegas menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar atau hoaks dan meminta masyarakat maupun awak media tidak langsung mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum memiliki dasar dan bukti yang jelas.

“Informasi yang beredar itu hoaks. Saya meminta masyarakat jangan mudah percaya dan jangan ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujar EP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut EP, narasi mengenai dugaan pengambilan kabel maupun isu adanya pemberian uang kepada oknum aparat harus terlebih dahulu dibuktikan. Jangan sampai informasi sepihak kemudian berkembang menjadi tuduhan yang dapat merugikan nama baik seseorang maupun institusi tertentu.

EP juga menegaskan bahwa apabila ada pihak yang memiliki bukti terkait dugaan tersebut, sebaiknya disampaikan melalui mekanisme yang tepat kepada pihak berwenang untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kalau memang ada bukti, silakan tunjukkan dan laporkan melalui jalur yang benar. Jangan membuat kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama informasi yang menyangkut dugaan tindak pidana dan tuduhan terhadap aparat. Menurutnya, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat menimbulkan keresahan dan merugikan pihak-pihak yang sebenarnya tidak terlibat.

EP juga meminta media yang memberitakan persoalan tersebut mengedepankan prinsip verifikasi, keberimbangan, dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait sebelum menjadikan sebuah informasi sebagai pemberitaan.

“Jangan sampai berita yang belum jelas kebenarannya dianggap sebagai fakta. Konfirmasi dan verifikasi harus dilakukan terlebih dahulu,” katanya.

Hingga saat ini, EP meminta masyarakat menunggu keterangan resmi dan hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang apabila memang terdapat laporan atau proses hukum terkait persoalan tersebut.

Dengan adanya bantahan dari EP, informasi mengenai dugaan pencurian kabel dan isu “upeti” tersebut perlu disikapi secara hati-hati dan tidak dijadikan dasar untuk menuduh pihak tertentu sebelum terdapat bukti serta keterangan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Redaksi 

Detikdki.com

Investigasi 

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas, Kapolres Probolinggo Kunjungi PLTU Paiton
Pelayanan Prima Samsat Bangil, Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Masyarakat
Dihadapan Pengusaha Malang Raya, Kepala Bakorwil Malang Paparkan Gagasan Malang Raya Megapolitan
Ketua Squad Nusantara Murka, Desak Satgas dan Pengelola Dapur Ditindak Tegas!
Tinjau Proyek Pasar Sepanjang, wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana Kecewa: Progres Tembok Baru 25 Persen, Kontraktor Diancam Putus Kontrak
KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK
Dugaan Kendala Rujukan Pasien Kecelakaan di Puskesmas Labang, Keluarga Minta Pelayanan Dievaluasi,
Karhutla Kawah Ijen Makin Mengkhawatirkan, Bupati Ipuk Tetapkan Tanggap Darurat, Water Bombing Dikerahkan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:33 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas, Kapolres Probolinggo Kunjungi PLTU Paiton

Jumat, 11 September 2026 - 19:28 WIB

Pelayanan Prima Samsat Bangil, Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Ketua Squad Nusantara Murka, Desak Satgas dan Pengelola Dapur Ditindak Tegas!

Jumat, 11 September 2026 - 07:09 WIB

Tinjau Proyek Pasar Sepanjang, wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana Kecewa: Progres Tembok Baru 25 Persen, Kontraktor Diancam Putus Kontrak

Rabu, 9 September 2026 - 21:50 WIB

KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK

Rabu, 9 September 2026 - 20:11 WIB

Dugaan Kendala Rujukan Pasien Kecelakaan di Puskesmas Labang, Keluarga Minta Pelayanan Dievaluasi,

Selasa, 8 September 2026 - 06:08 WIB

Karhutla Kawah Ijen Makin Mengkhawatirkan, Bupati Ipuk Tetapkan Tanggap Darurat, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 7 September 2026 - 22:23 WIB

Target Elektoral High-Level, NasDem Lamongan Konsolidasi Internal Perkuat Struktur Akar Rumput

Berita Terbaru