*LIMA TAHUN MENANTI KEPASTIAN: DUGAAN KERUGIAN Rp1,8 MILIAR, TERSANGKA MASIH DPO*

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:41 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*LIMA TAHUN MENANTI KEPASTIAN: DUGAAN KERUGIAN Rp1,8 MILIAR, TERSANGKA MASIH DPO*

 

JAKARTA

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah hampir lima tahun seorang warga bernama Hery Kriswanta menanti kepastian hukum. Laporan dugaan penipuan dan penggelapan dengan nilai kerugian Rp1,8 miliar telah tercatat resmi di Polda Metro Jaya. Namun sampai hari ini, perkara itu belum menemui titik terang.

 

Perkara bermula dari kesepakatan yang dibangun di atas dasar kepercayaan. Belakangan, kewajiban yang disepakati diduga tidak dipenuhi, sehingga menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp1.800.000.000.

 

Pelapor kemudian menempuh jalur hukum. Sejumlah dokumen resmi telah diterima sebagai bukti proses berjalan:

 

*Dokumen yang diterima pelapor:*

– *STBL/089/IX/2021/SPKT POLDA METRO JAYA*, 7 Oktober 2021. Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan/atau Penggelapan Pasal 378 dan/atau 372 KUHP

– *B/819/V.11/2022/Diskminkum*, 14 Februari 2022. Surat Perkembangan Hasil Penyelidikan

– *S.149/TAP/W2/2023/Ditreskrimsus*, 1 Maret 2023. Surat Keterangan

– *SP2HP B/261/V.11/2023/Ditreskrimsus*, 1 Maret 2023

– *SP2HP/KE-6/LIMA*, 30 Agustus 2023

 

Berdasarkan pemberitahuan resmi terakhir, pihak yang diduga terlibat telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang atau DPO.

 

Yang menjadi pertanyaan pelapor: sejak penetapan itu, belum ada informasi resmi apakah yang bersangkutan sudah ditemukan, diamankan, atau diproses lebih lanjut.

 

“Saya tidak mendahului putusan hakim. Saya paham ini masih dugaan. Tapi kalau sudah ditetapkan DPO secara resmi, kenapa sampai sekarang belum ada hasil nyata? Apakah harus menunggu lebih lama lagi sementara hak saya senilai hampir dua miliar rupiah masih tertahan?” ujar Hery.

 

Ia berharap aparat penegak hukum segera mengaktifkan kembali upaya pencarian dan penangkapan sesuai prosedur.

 

“Jangan sampai status DPO hanya tertulis di atas kertas tanpa ada pergerakan di lapangan. Keadilan yang tertunda terlalu lama, pada hakikatnya adalah keadilan yang belum dirasakan,” lanjutnya.

 

Radar CNN Bogor Raya akan terus mengawal dan memberitakan perkembangan perkara ini secara objektif, berimbang, dan bertanggung jawab, demi kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat.

 

Redaksi

Ysf

Narasumber

Kf( radar CNN)

Berita Terkait

Gandeng Ulama, Kapolres Simalungun Tegaskan Perang Lawan Narkoba
PLN UID Riau dan Kepri Sosialisasikaan Promo Tambah Daya 50 persen dalam Momentum HLN ke-81
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Puluhan Kali Banjir, Jembatan Belum Tuntas: Warga Kuning I Menunggu Solusi, Bukan Sekadar Rapat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:08 WIB

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:09 WIB

Bakti TNI Untuk Lingkungan: Merajut Kebersamaan Dalam Aksi Pembersihan Pasar Demi Mewujudkan Pasar Yang Asri dan Nyaman

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:58 WIB

Pengelolaan Dana BOS SDN 2 Biak Muli Dipertanyakan, Anggaran Capai Rp188 Juta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:19 WIB

Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:46 WIB

Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Diduga Diselewengkan, Warga Tuntut Keadilan

Berita Terbaru