Polres Probolinggo// profesi terhormat yang memiliki tanggung jawab besar dalam menyajikan informasi berkualitas kepada publik. Oleh karena itu, nama baik pers tidak boleh dicoreng oleh oknum yang memanfaatkan identitas jurnalis untuk kepentingan pribadi, intimidasi, maupun pemerasan.
“Apabila nantinya terbukti ada unsur pemerasan, penyalahgunaan identitas wartawan, hingga indikasi penyalahgunaan narkotika, saya meminta agar proses hukum ditegakkan secara tegas, profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Setiap orang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Abah Edy Macan.
Ia menekankan bahwa penanganan perkara ini harus dilakukan secara cermat dan berbasis fakta agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik maupun merusak nama baik lembaga pers dan ormas.
Tak hanya merespons insiden di Probolinggo, Abah Edy Macan juga mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pengurus dan anggota MADAS Sedarah di wilayah Jawa Timur. Ia melarang keras adanya ruang bagi oknum yang mengatasnamakan organisasi untuk melakukan tindakan melawan hukum.
“Saya tegaskan kepada seluruh jajaran MADAS Sedarah: apabila menemukan oknum yang diduga menyalahgunakan nama organisasi atau profesi wartawan untuk mengintimidasi dan memeras, segera kumpulkan bukti yang sah dan laporkan ke aparat penegak hukum! Jangan sekali-kali bertindak main hakim sendiri,” perintahkan Abah Edy.
Ia menambahkan, organisasi masyarakat harus hadir membawa manfaat, menjaga ketertiban umum, serta mendukung penegakan hukum.
“Ini merupakan perintah tegas dari saya, Abah Edy Macan. Kita harus berdiri di atas kebenaran, menjaga marwah organisasi, menghormati insan pers yang bekerja sesuai Kode Etik Jurnalistik, dan mendukung TNI-Polri dalam melindungi masyarakat. MADAS Sedarah harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari persoalan,” pungkasnya.
Seiring beredarnya potongan video di media sosial, Polres Probolinggo mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu atau kabar burung yang belum terverifikasi kebenarannya.
Masyarakat diharapkan memberikan ruang dan kepercayaan penuh kepada aparat kepolisian untuk menuntaskan pemeriksaan secara transparan demi memberikan kepastian hukum dan menjaga suasana kondusif di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Hingga berita ini diturunkan, ketujuh orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Probolinggo.
Redaksi//
Detikdki.com
Investigasi

























