Miris! Sampah Menggunung Tak Kunjung Diangkut, Pembina DPD IWO-I Kabupaten Tangerang Turun Langsung: “Jangan Biarkan Pelayanan Publik Mati oleh Pembiaran

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:02 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kabupaten Tangerang – Persoalan sampah di Kabupaten Tangerang kembali memantik sorotan tajam publik. Di tengah besarnya anggaran daerah dan gencarnya narasi pelayanan kebersihan, fakta di lapangan justru memperlihatkan kondisi yang berbanding terbalik. Tumpukan sampah di wilayah Kecamatan Pasar Kemis dilaporkan tak kunjung diangkut meski keluhan masyarakat telah berulang kali disampaikan. (26/mei/2026)

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, persoalan tersebut terjadi di kawasan permukiman warga yang setiap hari dilalui masyarakat. Sampah terlihat menggunung di sekitar bangunan dan akses jalan lingkungan, memunculkan aroma menyengat serta menciptakan kesan kumuh yang dinilai mencederai wajah pelayanan publik Kabupaten Tangerang.

 

Kondisi itu sontak menuai keprihatinan dari berbagai pihak. Pembina DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Kabupaten Tangerang, Ramliana Bangsa Shetra, bahkan turun langsung ke lokasi guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

 

Dari hasil pantauan langsung, penanganan sampah dinilai belum berjalan maksimal. Volume sampah terus bertambah sementara proses pengangkutan terkesan lamban dan tidak responsif terhadap keresahan masyarakat.

 

“Kami turun langsung agar persoalan ini tidak sekedar berhenti menjadi laporan adminstratif.fakta di lapangan menunjukkan sampah masih menumpuk dan belum di tangani secara serius.ini bukan persoalan kebersihan semata tetapi menyangkut kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, dan kredibilitas pelayanan publik, pemerintah daerah “pungkas Ramliana Bangsa shetra

 

Fenomena tersebut menjadi tamparan keras bagi tata kelola kebersihan daerah. Di tengah meningkatnya kebutuhan pelayanan lingkungan, masyarakat justru dihadapkan pada persoalan klasik yang terus berulang tanpa penyelesaian konkret.

 

Padahal, Kabupaten Tangerang diketahui memiliki volume produksi sampah harian yang sangat tinggi. Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) sebelumnya juga mengakui bahwa persoalan sampah membutuhkan armada, sistem distribusi, dan manajemen pengelolaan yang serius serta terukur.

 

Namun realita di lapangan memperlihatkan hal berbeda. Keluhan warga terus muncul, sampah tetap menumpuk, sementara respons penanganan dinilai belum mencerminkan kecepatan dan ketegasan pelayanan publik yang seharusnya hadir di tengah masyarakat.

 

Warga sekitar mengaku khawatir apabila kondisi tersebut terus dibiarkan. Selain menimbulkan bau tidak sedap, tumpukan sampah juga berpotensi memicu penyakit dan pencemaran lingkungan, terlebih memasuki musim hujan yang rawan genangan dan berkembangnya bakteri maupun limbah berbahaya.

 

DPD IWO-I Kabupaten Tangerang menilai persoalan sampah tidak boleh dipandang sebagai isu rutin yang dianggap biasa. Menurutnya, ketika masyarakat sudah resah namun sampah tetap tidak diangkut, maka publik berhak mempertanyakan keseriusan dan efektivitas sistem pengelolaan kebersihan daerah.

 

‘Kebersihan lingkungan jangan hanya menjadi slogan seremonial atau bahan pencitraan semata.ketika masyarakat terus mengeluh namun kondisi tetap di biarkan,maka yang di pertaruhkan bukan hanya kebersihan wilayah tetapi juga kepercayaan publik terhadap pemerintah “tambahnya

 

Sebagai organisasi profesi pers yang menjalankan fungsi kontrol sosial, IWO-I Kabupaten Tangerang menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga terdapat tindakan nyata dari pihak terkait.

 

IWO-I juga meminta instansi berwenang tidak menutup mata terhadap kondisi yang terjadi di lapangan. Pengawasan, evaluasi sistem pengangkutan, serta respons cepat terhadap keluhan masyarakat dinilai menjadi langkah mendesak yang harus segera dilakukan sebelum persoalan semakin meluas.

 

Sebab pada akhirnya, pelayanan publik tidak diukur dari banyaknya program di atas kertas, melainkan dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara dalam menyelesaikan persoalan nyata di lingkungan mereka.

 

Red

Ysf

Berita Terkait

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika
FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Dari Hortikultura Hingga Peternakan, Rutan Tanjung Pura Cetak WBP Terampil dan Produktif
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Gang Anggrek Mendadak ‘Hilang’ dari Inventaris Pemko: Kuasa Hukum Tuding Ada Permainan Oknum Lurah Hingga BPN
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Satreskrim Polres Kotim Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Perangkat Tower Telkomsel, Kerugian Capai Rp258 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Satgas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 32,2452 KG Sabu dan 4.867 Butir Ekstasi di Perbatasan RI–Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Soal Tuduhan Korupsi BUMD Rp30 Miliar, Novi Marzani Somasi Ketua Fortuba 3×24 Jam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Bangun Sinergi DePA-RI – UNISRI Cetak Advokat Berkarakter, Profesional, dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

JAJARAN PENGURUS PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN & KELUARGA BESAR PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN MENGUCAPKAN SELAMAT & SUKSES ATAS PEMBARETAN LASKAR SABILILLAH DI TROWULAN MOJOKERTO

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:46 WIB

PERTANYAAN WARGA DESA TRAMOK: MENGAPA TAHANAN SENJATA TAJAM CEPAT DILEPAS?

Berita Terbaru