Agus Flores Bongkar Perang Senyap Berantas Narkoba di Lapas Bali: “Saya Tak Rela Dua Jendral Saya Dihujani Kritik!

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:21 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BALI — Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Counter Polri, R.Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo SH MH atau yang akrab disapa Agus Flores, akhirnya angkat bicara terkait pengungkapan peredaran narkoba di Lapas Bali yang belakangan menjadi perhatian publik dan sorotan Komisi III DPR RI.

 

Dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (27/5), Agus Flores mengaku sebenarnya telah memonitor persoalan tersebut sejak April 2026, usai muncul pernyataan Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, S.E. terkait maraknya dugaan peredaran narkoba di dalam lapas di Pulau Dewata.

 

“Saat itu saya masih sibuk mengurus persoalan tambang ilegal di Sulawesi Tengah, menindaklanjuti keluhan Gubernur soal tambang ilegal di mana-mana. Setelah dibersihkan atas perintah Kapolri, saya langsung fokus Bali terkait narkoba di Pulau Dewata,” tegas Agus Flores.

 

Agus mengungkapkan, laporan masyarakat yang masuk kepadanya langsung ditindaklanjuti secara serius. Bersama Sekjen dan Wakil Ketua Umum, ia segera menyusun Laporan Informasi (LI) untuk diserahkan kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol. (Purn) Drs. H. Agus Andrianto, SH serta Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi A. Seto.

 

“Hari Rabu masyarakat melapor ke saya, Kamis kami susun LI bersama Sekjen dan Waketum, Jumat kami serahkan. Karena waktu itu libur panjang, Senin baru bergerak Pak Menteri dan BNN Pusat. Mulai dari mata-mata bergerak di dalam lapas sampai penyergapan dilakukan,” ungkapnya.

 

Menurut Agus Flores, dirinya memilih bergerak dalam diam dibanding sekadar membuat kegaduhan di ruang publik. Ia mengaku tidak tega melihat dua jendral yang dekat dengannya dihujani kritik terkait peredaran narkoba di Lapas Bali.

 

“Saya tidak mau melihat dua jendral saya terluka dan terus dihujani Komisi III DPR RI. Sampai di Jakarta saya kumpulkan Sekjen dan Waketum untuk merencanakan ke Bali. Tapi saya pikir, untuk apa saya ke sana kalau saya bisa langsung buat LI ke Pak Menteri dan Kepala BNN. Alhamdulillah langsung ditanggapi serius tanpa pikir panjang,” ujar Agus dengan nada penuh emosional.

 

Ia juga menilai langkah cepat Menteri Imipas dan Kepala BNN RI akhirnya membuahkan hasil dan mendapat apresiasi masyarakat Bali.

 

“Selama ini dua jendral saya dilukai dengan berbagai tudingan, tapi hari ini semuanya terbayar. Kehebatan mereka akhirnya mendapat pujian dari masyarakat Bali,” katanya.

 

Di akhir pernyataannya, Agus Flores memberikan pesan mendalam tentang arti loyalitas kepada para wartawan yang hadir dalam diskusi tersebut.

 

“Kalau mau loyal, jangan hanya mulut yang bergerak. Tapi gerakan nyata membantu mereka berprestasi tanpa pamrih. Itu yang akan dikenang seumur hidup,” tuturnya.

 

Turunan bangsawan yang dikenal dekat dengan masyarakat kecil itu juga mengaku lelah dengan konflik dan kegaduhan yang selama ini kerap menyeret namanya bersama para petinggi institusi.

 

“Saya sudah capek memperkeruh keadaan dengan para jendral. Tapi kalau kita berprestasi dan membantu mereka bekerja, justru itu yang membuat mereka semakin sayang,” pungkas Agus Flores.

 

Red

Team

Berita Terkait

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika
FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Dari Hortikultura Hingga Peternakan, Rutan Tanjung Pura Cetak WBP Terampil dan Produktif
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Gang Anggrek Mendadak ‘Hilang’ dari Inventaris Pemko: Kuasa Hukum Tuding Ada Permainan Oknum Lurah Hingga BPN
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Satreskrim Polres Kotim Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Perangkat Tower Telkomsel, Kerugian Capai Rp258 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Satgas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 32,2452 KG Sabu dan 4.867 Butir Ekstasi di Perbatasan RI–Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Soal Tuduhan Korupsi BUMD Rp30 Miliar, Novi Marzani Somasi Ketua Fortuba 3×24 Jam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Bangun Sinergi DePA-RI – UNISRI Cetak Advokat Berkarakter, Profesional, dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

JAJARAN PENGURUS PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN & KELUARGA BESAR PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN MENGUCAPKAN SELAMAT & SUKSES ATAS PEMBARETAN LASKAR SABILILLAH DI TROWULAN MOJOKERTO

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:46 WIB

PERTANYAAN WARGA DESA TRAMOK: MENGAPA TAHANAN SENJATA TAJAM CEPAT DILEPAS?

Berita Terbaru