Sutejo Tuntut Usut Dugaan Penipuan KTP: Rugi Diduga Rp1,9 Miliar

DETIK DKI

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:13 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta – Seorang wiraswasta bernama Sutejo (44 tahun) resmi melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan perbuatan curang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Senin malam, 8 Juni 2026. Laporan ini diajukan setelah ia merasa menjadi korban dugaan rekayasa transaksi keuangan yang memanfaatkan data identitas dirinya, sehingga menimbulkan dugaan kerugian materiil yang sangat besar, diduga mencapai Rp1,9 miliar.

Berdasarkan dokumen resmi yang diterbitkan kepolisian, Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) bernomor STTLP/B/4114/VI/2026/SPKT/Polda Metro Jaya, laporan tersebut tercatat secara resmi dengan nomor LP/B/4114/VI/2026 pada pukul 23.09 WIB. Dalam berkas laporannya, Sutejo menetapkan seorang perempuan bernama Rita sebagai pihak yang diduga terlibat. Peristiwa yang diduga merugikan ini diduga terjadi sejak tahun 2022, tepatnya di wilayah Jalan Gading Serpong, Kelurahan Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan titik koordinat -6.243159575697932, 106.62009063006435.

Sutejo menjelaskan secara rinci kronologi peristiwa yang diduga menimpanya. Awalnya, ia berkenalan dengan Rita yang mengaku sebagai pemilik dan pengelola sebuah showroom mobil. Dalam pertemuan tersebut, Rita diduga mengajukan permohonan kepada Sutejo untuk meminjam Kartu Tanda Penduduk (KTP) aslinya dengan alasan akan digunakan sebagai dokumen pendukung administrasi pengajuan kredit kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diduga, terlapor meyakinkan Sutejo berkali-kali bahwa proses ini aman, tidak akan menimbulkan kewajiban apa pun baginya, dan hanya bersifat administrasi semata. Karena merasa percaya dan tidak menduga adanya niat buruk, Sutejo pun diduga menyerahkan KTP aslinya kepada pihak terlapor.

Namun, kepercayaan tersebut diduga berujung pada persoalan hukum dan keuangan yang pelik. Beberapa waktu kemudian, Sutejo diduga dikunjungi dan dihubungi berulang kali oleh pihak perusahaan pembiayaan (leasing) yang diduga menagih tunggakan pembayaran kredit kendaraan bermotor dengan nilai pokok dan denda yang diduga mencapai Rp1,9 miliar.

Sutejo menegaskan bahwa ia diduga sama sekali tidak pernah menerima penyerahan kendaraan, tidak pernah membayar uang muka maupun angsuran, serta tidak pernah menikmati manfaat dari kendaraan yang diduga dibeli atas namanya tersebut. Ia menduga data identitasnya telah disalahgunakan untuk mengajukan fasilitas kredit secara fiktif demi keuntungan pribadi pihak terlapor.

Perbuatan yang diduga dilakukan oleh Rita disangkakan secara tegas melanggar Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru). Dalam pasal tersebut diatur bahwa barangsiapa dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi utang maupun menghapuskan piutang, diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun atau denda kategori IV.

Dengan adanya laporan ini, Sutejo berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara mendalam. Hal ini bertujuan untuk mengungkap seluruh fakta hukum, menelusuri aliran dana dan dokumen yang diduga digunakan, mengungkap apakah ada dugaan keterlibatan pihak lain, serta memulihkan hak-hak pelapor dan membebaskannya dari beban tagihan yang diduga tidak pernah menjadi kewajibannya.

Laporan Khusus: Jalal dan Tim Media Investigasi

Berita Terkait

Laskar Generasi Indonesia Berani Dorong Kolaborasi Investasi Indonesia–Jepang, Leonardo Sirait dan Arjun Roy Perkuat Sinergi
Arjun Roy dan Leonardo Sirait Dampingi Audiensi Delegasi Pengusaha Jepang, Dorong Kolaborasi Investasi Indonesia– Jepang
Peringati HUT ke 62, Golkar Ziarah di TMP Kalibata, Putri Nabila Damayanti, SH Hadir Bersama DPP AMPG
Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik
Menuju Kongres, Pengurus DPP Organisasi Maluku Utara Bersatu Matangkan Tata Kelola Lembaga Melalui Pembenahan Administrasi
Ruang publik dan konstelasi politik kembali dihentak oleh pernyataan tajam dari Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:52 WIB

DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:46 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika

Berita Terbaru