Komisi I DPRD Probolinggo Evaluasi KIP dan Kawal Pengusulan 468 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

MAT SUKENI

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:24 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo //  Transparansi informasi publik jadi indikator penting tata kelola pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan responsif. Untuk memastikan kebijakan itu berjalan optimal, Komisi I DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat koordinasi. Rapat membahas pelaksanaan Perda Nomor 12 Tahun 2025 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sekaligus rencana pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Probolinggo, Senin 8 Juni 2026.

Rakor dihadiri jajaran OPD terkait, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Probolinggo. Fokus pembahasan ada dua: evaluasi Perda KIP yang diundangkan Desember 2025, dan perkembangan rencana peningkatan status PPPK Paruh Waktu.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Probolinggo Fraksi PPP, Zainul Fatoni, S.H.I., menyebut ada dua agenda utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama, pelaksanaan Perda Nomor 12 Tahun 2025 tentang KIP. Perda ini sudah berjalan sekitar enam bulan sejak diundangkan Desember 2025. Karena itu kami ingin tahu sejauh mana progres implementasinya,” ujar Zainul Fatoni.

Menurutnya, Perda itu mewajibkan seluruh badan publik, mulai perangkat daerah, sekolah, hingga instansi lain, membentuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pembantu untuk mendukung keterbukaan informasi.

“Alhamdulillah, sekitar 75 badan publik sudah punya PPID. Layanan informasi ke masyarakat juga berjalan baik dan terbuka. Warga yang butuh informasi bisa mengakses sesuai ketentuan,” jelasnya.

Zainul menambahkan, implementasi Perda KIP akan diperkuat lewat Peraturan Wali Kota. Aturan itu akan memuat juklak dan juknis pengelolaan PPID, termasuk mekanisme pelayanan informasi publik.

Agenda kedua membahas rencana pengangkatan PPPK Paruh Waktu jadi PPPK Penuh Waktu. BKPSDM menyampaikan Pemkot Probolinggo akan mengusulkan 468 PPPK Paruh Waktu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk naik status.

“Tahun ini ada rencana pengusulan 468 PPPK Paruh Waktu untuk diangkat jadi PPPK Penuh Waktu. Kabar baiknya, Pemkot juga sudah siapkan dukungan anggaran untuk proses itu,” kata Zainul.

Ia meminta kepastian dan komitmen Pemkot terkait kelanjutan usulan tersebut. Termasuk menyikapi kemungkinan regulasi baru dari pusat soal pengangkatan PPPK dan belanja pegawai daerah.

“Kami dengar komitmen kuat dari Pemkot yang diwakili Pak Asisten dan BKPSDM. Mereka tegaskan usulan ini akan terus diperjuangkan dan diajukan ke BKN, terlepas dari aturan baru yang mungkin terbit dari BKN atau KemenPAN-RB,” ungkapnya.

Bagi Zainul, komitmen itu kabar baik bagi PPPK Paruh Waktu yang sudah lama menunggu kepastian status.

“Kami di Komisi I akan terus mendorong dan mengawal proses ini. Ini kabar baik bagi teman-teman PPPK karena ada keseriusan Pemkot meningkatkan status mereka jadi PPPK Penuh Waktu,” pungkasnya.

Melalui rakor ini, Komisi I berharap implementasi keterbukaan informasi makin optimal. Sekaligus proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu segera terealisasi demi kesejahteraan dan kepastian kerja aparatur Pemkot Probolinggo.

Pimpinan Redaksi Mat Sukeni 

Detikdki.com

(Imron R.)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas, Kapolres Probolinggo Kunjungi PLTU Paiton
Pelayanan Prima Samsat Bangil, Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Masyarakat
Dihadapan Pengusaha Malang Raya, Kepala Bakorwil Malang Paparkan Gagasan Malang Raya Megapolitan
Ketua Squad Nusantara Murka, Desak Satgas dan Pengelola Dapur Ditindak Tegas!
Tinjau Proyek Pasar Sepanjang, wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana Kecewa: Progres Tembok Baru 25 Persen, Kontraktor Diancam Putus Kontrak
KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK
Dugaan Kendala Rujukan Pasien Kecelakaan di Puskesmas Labang, Keluarga Minta Pelayanan Dievaluasi,
Karhutla Kawah Ijen Makin Mengkhawatirkan, Bupati Ipuk Tetapkan Tanggap Darurat, Water Bombing Dikerahkan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:33 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas, Kapolres Probolinggo Kunjungi PLTU Paiton

Jumat, 11 September 2026 - 18:01 WIB

Dihadapan Pengusaha Malang Raya, Kepala Bakorwil Malang Paparkan Gagasan Malang Raya Megapolitan

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Ketua Squad Nusantara Murka, Desak Satgas dan Pengelola Dapur Ditindak Tegas!

Jumat, 11 September 2026 - 07:09 WIB

Tinjau Proyek Pasar Sepanjang, wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana Kecewa: Progres Tembok Baru 25 Persen, Kontraktor Diancam Putus Kontrak

Rabu, 9 September 2026 - 21:50 WIB

KLAIM “IZIN LENGKAP” DIPERTANYAKAN, TRUK GALIAN TETAP HILIR-MUDIK

Rabu, 9 September 2026 - 20:11 WIB

Dugaan Kendala Rujukan Pasien Kecelakaan di Puskesmas Labang, Keluarga Minta Pelayanan Dievaluasi,

Selasa, 8 September 2026 - 06:08 WIB

Karhutla Kawah Ijen Makin Mengkhawatirkan, Bupati Ipuk Tetapkan Tanggap Darurat, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 7 September 2026 - 22:23 WIB

Target Elektoral High-Level, NasDem Lamongan Konsolidasi Internal Perkuat Struktur Akar Rumput

Berita Terbaru