GELAP! PJU Kutabumi-Kutabaru Mati Berhari-hari, Warga: “Jangan Tunggu Ada Korban”
TANGERANG,
Puluhan tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Raya Utama Kelurahan Kutabumi dan Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, mati total sejak beberapa hari terakhir. Kondisi gelap gulita ini memicu keresahan warga karena rawan kecelakaan dan tindak kriminalitas. (22/06/26)

Pantauan di lapangan, sejumlah titik PJU benar-benar padam tanpa penerangan sama sekali. Akibatnya, pengendara motor, pesepeda, hingga pejalan kaki harus bertaruh nyawa setiap malam melintasi jalur tersebut.

“Udah berhari-hari ga idup Bang. Gelap banget, bahaya. Kalo bisa mah diperbaiki sekarang biar ga ada kecelakaan,” tegas salah satu tukang becak yang mangkal di lokasi.
Tokoh masyarakat Kutabaru “Ayah” memperingatkan: “Ini tinggal nunggu waktu ada korban. Motor jatuh, tabrakan, itu pasti terjadi kalau lampu terus mati.”
PLT Ketua PW-FRN DPC Kab. Tangerang, Alexander Salembun, mengecam lambannya respon: “Minim penerangan = undang kriminalitas. Begal, jambret, tawuran rawan terjadi di titik gelap. Kami minta jangan tunggu ada korban baru bergerak!”
*DESAKAN LANGSUNG:*
1. Kelurahan Kutabumi & Kutabaru: Jangan hanya mencatat laporan. Harus aktif komunikasi dan kawal langsung ke Dinas Perhubungan/Dishub Kab. Tangerang atau Dinas Pekerjaan Umum/PU Kab. Tangerang. Warga butuh kepastian, bukan janji.
2. Dinas Perhubungan/Dishub atau Dinas PU Kab. Tangerang: Turunkan petugas dan nyalakan kembali PJU yang padam _hari ini juga_. Jalan utama, pusat aktivitas warga, tidak bisa dibiarkan gelap berhari-hari.
Warga Kutabumi-Kutabaru menuntut respon cepat dan tindakan nyata. Jangan sampai berita duka kecelakaan atau kriminalitas yang membuat instansi terkait baru bergerak.
*Redaksi*
Ysf





















