Demontrasi, Aliansi Masyarakat Sukadiri Bersatu Gelar Aksi, Tuntut Penegakan Aturan Truk Tanah
Kabupaten Tangerang — Sekitar puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sukadiri Bersatu (ASMB) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Gintung, dekat Griya Artha, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/9/2026).
Aksi damai tersebut digelar sebagai bentuk protes dan keresahan masyarakat terhadap maraknya aktivitas truk pengangkut tanah urugan yang melintas di wilayah Sukadiri.
Warga menilai tingginya intensitas kendaraan berat tersebut telah mengganggu kenyamanan masyarakat, berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, serta menimbulkan dampak terhadap lingkungan.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah dan instansi terkait agar aturan mengenai operasional kendaraan bermuatan besar dapat ditegakkan dan diawasi secara konsisten di lapangan.
Empat Tuntutan Utama Warga
ASMB menyampaikan empat poin utama yang menjadi tuntutan masyarakat.
Pertama, massa mendesak agar Surat Edaran Bupati Nomor 07 Tahun 2026 ditegakkan secara tegas dan tanpa tebang pilih, khususnya terkait pengaturan operasional kendaraan bermuatan besar.
Kedua, warga meminta agar aktivitas armada truk pengangkut tanah urugan yang melintas di kawasan permukiman dihentikan. Menurut massa, keberadaan kendaraan berat tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan menimbulkan kerusakan terhadap fasilitas publik.
Ketiga, ASMB menegaskan bahwa masyarakat tetap mendukung pembangunan daerah. Namun, pembangunan diharapkan tetap berjalan secara tertib serta mematuhi peraturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Keempat, massa meminta pemerintah memberikan perlindungan terhadap warga dari dampak pencemaran lingkungan, terutama polusi debu yang ditimbulkan akibat lalu lintas kendaraan berat.
Aksi tersebut dipimpin sejumlah perwakilan masyarakat, di antaranya Komarudin, Mustajib alias Ajuk, Abah Chen, Rosadin Hijam, SH, yang dikenal dengan panggilan Ladin dan merupakan mantan lurah, Kurtubi alias Tekbi, serta Babe Oni. Aksi juga diikuti warga setempat.
Warga Minta Aturan Diterapkan di Lapangan
Dalam orasinya, Mustajib alias Ajuk selaku perwakilan ASMB mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk keresahan masyarakat yang menginginkan adanya perubahan nyata agar wilayah Sukadiri menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman.
“Kami berharap agar peraturan yang ditandatangani oleh Bupati dilaksanakan dan diawasi terkait pelaksanaannya di lapangan,” ujar Ajuk saat menyampaikan orasi.
Sementara itu, Babe oni, juga menyampaikan harapan agar aturan yang telah ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan dan diawasi secara konsisten.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa aturan mengenai kendaraan berat tidak hanya menjadi ketentuan di atas kertas, tetapi juga dilaksanakan di lapangan.
Dishub Tampung Aspirasi Warga.
Menanggapi tuntutan tersebut, Mulyadi, Danru Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang Wilayah Pantura, mengatakan pihaknya akan menyampaikan keluhan dan aspirasi masyarakat kepada pimpinan Dishub Kabupaten Tangerang untuk ditindaklanjuti.
“Keluhan warga hari ini akan saya sampaikan kepada pimpinan. Langkah saat ini, kami akan merapikan kembali barrier pembatas yang sempat digeser,” kata Mulyadi.
Kapolsek Mauk Imbau Massa Tetap Kondusif
Di tengah berlangsungnya aksi, Kapolsek Mauk AKP Nyoman turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Ia mengajak seluruh peserta aksi maupun pihak terkait untuk menyampaikan aspirasi secara tertib sehingga kegiatan demonstrasi dapat berjalan dengan aman tanpa mengganggu ketertiban umum.
Aksi ASMB berlangsung secara damai. Massa berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui pengawasan dan penegakan aturan terhadap operasional kendaraan berat di wilayah Sukadiri.
Warga pada prinsipnya menyatakan tetap mendukung pembangunan daerah, namun meminta agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan serta tidak mengabaikan aspek keselamatan, kenyamanan masyarakat, ketertiban lalu lintas, dan kelestarian lingkungan.
Redaksi
Team

























