Perjuangan Alm. Agus Permianto Melawan Stroke, Kisah yang Menguatkan Edukasi Kesehatan Mahasiswa PBL Universitas Imelda

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026 - 23:57 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN —

Di tengah kegiatan Praktek Belajar Lapangan (PBL) mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Universitas Imelda Medan di Lingkungan VII/Blok 6, Perumnas Helvetia, terselip sebuah kisah haru tentang perjuangan seorang warga melawan penyakit stroke sekaligus keteguhan sebuah keluarga dalam mendampingi orang yang mereka cintai.

Kisah itu datang dari kediaman almarhum Agus Permianto bin Subagyo di Jalan Melati 4, Blok 6 Helvetia, Medan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria berusia 59 tahun tersebut selama bertahun-tahun berjuang menghadapi stroke yang diketahui berawal dari tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Beberapa hari kemarin sebelum almarhum berpulang, kegiatan PBL mahasiswa Universitas Imelda tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyuluhan di tengah warga.

Mahasiswa juga melakukan pendekatan langsung dari rumah ke rumah (door-to-door) untuk mengenali kondisi kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswi keperawatan Helly Puspa Yanti sempat mendatangi kediaman Agus Permianto.

Pemeriksaan tekanan darah dan konsultasi kesehatan dilakukan sebagai bagian dari upaya mahasiswa memberikan edukasi sekaligus memahami kondisi kesehatan warga secara langsung.

Pertemuan itu meninggalkan kesan tersendiri. Di tengah keterbatasan akibat penyakit yang dideritanya, Agus tetap menunjukkan semangat untuk menjalani pengobatan dan berharap kondisi kesehatannya dapat membaik.

Perjuangan tersebut juga tidak pernah dijalani seorang diri. Sang istri, Paulina Br Panjaitan, bersama kedua anaknya, Raisha dan Ahmad Putranto, terus mendampingi dan mengupayakan berbagai langkah pengobatan bagi kepala keluarga tercinta.

Kasih sayang keluarga menjadi kekuatan tersendiri bagi Agus dalam menjalani masa-masa sulit akibat penyakit yang dideritanya.

Namun, manusia hanya dapat berikhtiar dan Allah SWT yang menentukan akhir perjalanan.

Ketika azan Subuh berkumandang pada Jumat (25/9/2026), Agus Permianto mengembuskan napas terakhir dengan tenang. Almarhum berpulang dalam dekapan sang istri, Paulina, dan putranya, Ahmad Putranto, setelah sempat melafalkan kalimat tauhid, Laa ilaaha illallah.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Kepergian Agus menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kerabat dan warga Blok 6 yang mengenalnya sebagai sosok baik dan ramah.

Duka tersebut juga dirasakan mahasiswa Universitas Imelda yang selama menjalankan PBL telah berinteraksi langsung dengan keluarga almarhum.

Kisah Agus kemudian menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari makna kegiatan PBL.

Sebab, di balik materi edukasi kesehatan yang disampaikan mahasiswa kepada masyarakat, terdapat realitas kehidupan yang menunjukkan betapa pentingnya kesadaran terhadap penyakit sejak dini.

Salah satu perhatian utama dalam kegiatan PBL di Blok 6 adalah hipertensi. Penyakit yang kerap tidak menimbulkan gejala tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi serius, termasuk stroke, apabila tidak dikendalikan.

Karena itu, edukasi yang diberikan mahasiswa bukan sekadar menyampaikan teori. Warga diajak untuk lebih peduli terhadap tekanan darahnya, melakukan pemeriksaan secara berkala, menjaga pola makan, membatasi konsumsi garam atau natrium, menjaga aktivitas fisik serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan.

Pesan tersebut sejalan dengan pembekalan yang diberikan dosen Program Studi Pendidikan Profesi Ners Universitas Imelda Medan, Paskah Rina Situmorang, S.Kep., Ns., M.Kep., selaku Koordinator PBL, bersama Christina Magdalena T. Bolon, S.Kep., Ns., M.Kes., selaku Ketua Umum PBL.

Di bawah pendampingan para dosen, mahasiswa diarahkan agar mampu menerapkan ilmu keperawatan secara langsung di tengah masyarakat. Pengalaman bertemu warga, melakukan pemeriksaan sederhana, berdialog dengan keluarga hingga memberikan edukasi kesehatan menjadi bagian penting dari pembelajaran di lapangan.

Kisah Agus Permianto memberikan gambaran nyata bahwa pengendalian hipertensi tidak dapat dipandang sebelah mata.

Pemeriksaan tekanan darah secara rutin, pola hidup sehat, pengelolaan stres serta kepatuhan menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga medis merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan dan menekan risiko komplikasi.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, kepergian Agus tentu menjadi kehilangan yang tidak mudah.

Namun, perjuangan dan keteladanan almarhum dalam menghadapi sakit, serta kesetiaan keluarga yang mendampinginya, meninggalkan pesan kemanusiaan yang mendalam bagi masyarakat dan mahasiswa yang sempat hadir di tengah keluarga tersebut.

Civitas akademika dan mahasiswa PBL Universitas Imelda Medan turut menyampaikan duka cita atas berpulangnya Agus Permianto bin Subagyo.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, menerima seluruh amal ibadahnya, menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan, kekuatan dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan. (AVID)

Berita Terkait

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir
Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika
FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Dari Hortikultura Hingga Peternakan, Rutan Tanjung Pura Cetak WBP Terampil dan Produktif
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Gang Anggrek Mendadak ‘Hilang’ dari Inventaris Pemko: Kuasa Hukum Tuding Ada Permainan Oknum Lurah Hingga BPN

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Satreskrim Polres Kotim Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Perangkat Tower Telkomsel, Kerugian Capai Rp258 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:35 WIB

DIDUGA Dikeroyok Tiga Pemuda di Buton, Warga Slempit Gresik Tersungkur dan Alami Pemukulan Berulang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Soal Tuduhan Korupsi BUMD Rp30 Miliar, Novi Marzani Somasi Ketua Fortuba 3×24 Jam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Bangun Sinergi DePA-RI – UNISRI Cetak Advokat Berkarakter, Profesional, dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

JAJARAN PENGURUS PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN & KELUARGA BESAR PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN MENGUCAPKAN SELAMAT & SUKSES ATAS PEMBARETAN LASKAR SABILILLAH DI TROWULAN MOJOKERTO

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:46 WIB

PERTANYAAN WARGA DESA TRAMOK: MENGAPA TAHANAN SENJATA TAJAM CEPAT DILEPAS?

Berita Terbaru