HATI IBU MENYENTUH DUKA: Istri Gubernur Banten Hj. Tinawati Peluk Erat Keluarga Almarhum Arif Korban Tenggelam di Cisadane

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 19:24 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HATI IBU MENYENTUH DUKA: Istri Gubernur Banten Hj. Tinawati Peluk Erat Keluarga Almarhum Arif Korban Tenggelam di Cisadane

 

TANGERANG,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tangis haru pecah di sebuah rumah sederhana di RT 01 / RW 03, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Duka masih begitu pekat menyelimuti keluarga almarhum Arif, bocah malang yang meregang nyawa setelah tenggelam di bantaran Kali Cisadane.

Di tengah isak tangis yang belum reda itu, sebuah ketulusan hadir. Istri Gubernur Banten, Hj. Tinawati Andra Soni,datang tanpa jarak, tanpa protokoler kaku. Ia menyambangi kediaman duka hanya untuk satu tujuan: memeluk duka keluarga almarhum.

Kedatangannya pada sore itu membuat suasana yang semula sepi menjadi hangat. Hj. Tinawati yang dikenal lembut dan dekat dengan warga, duduk lesehan bersama keluarga, menggenggam tangan ibunda almarhum Arif yang masih sesenggukan.

Tidak ada sambutan formal. Yang ada hanya empati seorang ibu kepada ibu lainnya.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Pemerintah Provinsi Banten turut berduka cita sedalam-dalamnya. Saya merasakan kesedihan Ibu. Semoga ananda Arif husnul khotimah, menjadi tabungan surga bagi kedua orang tuanya,” ucap Hj. Tinawati dengan suara bergetar.

Keluarga almarhum pun tak kuasa menahan air mata. Kehadiran sosok istri orang nomor satu di Banten itu menjadi obat, menjadi penguat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi cobaan seberat ini.

Bukan Sekadar Kunjungan, Tapi Pelukan Kemanusiaan

Bagi Hj. Tinawati, kunjungan ini bukan agenda politik. Ini adalah panggilan kemanusiaan.

Ia sengaja datang diam-diam, tanpa rombongan besar, agar keluarga merasa nyaman dan tidak canggung. Ia mendengarkan cerita kronologi kejadian dari keluarga, memberikan dukungan moril, dan mendoakan almarhum.

“Kehilangan anak adalah luka terdalam bagi orang tua mana pun. Kami hadir untuk menguatkan. Semoga keluarga diberikan ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan,” tambahnya.

Warga sekitar yang ikut menyaksikan pun memberikan apresiasi. Sosok Hj. Tinawati dinilai sebagai figur ibu yang benar-benar hadir di tengah rakyat, bukan hanya saat suka, tapi juga saat duka.

“Kami terharu, Bu Gubernur mau datang langsung ke gang sempit kami ini untuk takziah. Ini bentuk perhatian yang luar biasa,” ujar salah satu warga.

Almarhum Arif sendiri dikenal sebagai anak yang baik dan periang di lingkungannya. Kepergiannya yang begitu cepat akibat tenggelam di Kali Cisadane meninggalkan duka mendalam bagi teman-teman sepermainannya.

Kunjungan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Hj. Tinawati berharap, peristiwa memilukan ini menjadi pengingat bagi semua orang tua untuk lebih menjaga anak-anak saat bermain di sekitar aliran sungai, serta menjadi perhatian bersama akan pentingnya keselamatan di bantaran kali.

Sebelum berpamitan, Hj. Tinawati kembali memeluk ibunda almarhum. Pelukan yang dalam, pelukan seorang ibu yang memahami betapa beratnya kehilangan.

Di balik duka yang menyelimuti Babakan, hari itu ada kehangatan yang tertinggal. Bahwa di tengah cobaan, masih ada kasih sayang dan kepedulian yang tulus.

 

Redaksi

Berita Terkait

Rayakan Ulang Tahun Pertama, Lingkungan St. Theresia Rajeg Kedepankan Semangat Pelayanan
Kapolresta Tangerang Pimpin Pendistribusian Bantuan Ribuan Liter Air Bersih ke Sindang Jaya
Sangkal Cemari Saluran Air, PT Silent Cicada Tech Berikan Klarifikasi 
AKSI JILID III FABEM BOGOR RAYA: DESAK PERTANGGUNGJAWABAN BUPATI, WAKIL BUPATI, DAN APH ATAS BERBAGAI KASUS HUKUM DI BOGOR
Penelusuran Gudang di Dadap Ungkap Sejumlah Pertanyaan, Dugaan Oli Palsu Menunggu Pemeriksaan
DUGAAN PUNGLI & PNBP TAK DIBAYAR DI PASAR BABAKAN TANGERANG, PT DUA DUNIA MOLALA KEBAL HUKUM – DIDUGA DIBEKINGI OKNUM DEWAN MG & WWN
Agus Flores: 80 Persen Fokus Bantu Kapolri Berantas Narkoba, FRN Tetap Dapat Dukungan Bang Suyudi
KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Satreskrim Polres Kotim Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Perangkat Tower Telkomsel, Kerugian Capai Rp258 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:35 WIB

DIDUGA Dikeroyok Tiga Pemuda di Buton, Warga Slempit Gresik Tersungkur dan Alami Pemukulan Berulang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Soal Tuduhan Korupsi BUMD Rp30 Miliar, Novi Marzani Somasi Ketua Fortuba 3×24 Jam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Bangun Sinergi DePA-RI – UNISRI Cetak Advokat Berkarakter, Profesional, dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

JAJARAN PENGURUS PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN & KELUARGA BESAR PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN MENGUCAPKAN SELAMAT & SUKSES ATAS PEMBARETAN LASKAR SABILILLAH DI TROWULAN MOJOKERTO

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:46 WIB

PERTANYAAN WARGA DESA TRAMOK: MENGAPA TAHANAN SENJATA TAJAM CEPAT DILEPAS?

Berita Terbaru