Misteri Kematian Karyawan Pabrik Cokelat di Cibodas, Manajemen Bungkam, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian.
KOTA TANGERANG – Polemik meninggalnya seorang karyawan di salah satu pabrik produksi cokelat di wilayah Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, terus menjadi sorotan. Peristiwa yang diduga berkaitan dengan kecelakaan kerja tersebut menyisakan sejumlah pertanyaan, terutama terkait kronologi kejadian dan dugaan adanya kelalaian dalam lingkungan kerja. Senin,(12/10/26).
Upaya tim media untuk memperoleh informasi langsung dari pihak manajemen perusahaan belum membuahkan hasil. Saat wartawan mendatangi lokasi perusahaan untuk melakukan konfirmasi, salah seorang petugas keamanan menyampaikan bahwa jajaran manajemen sedang tidak berada di kantor.
“Semua manajemen perusahaan tidak ada di kantor, Pak, karena sedang mengantar jenazah ke Serang untuk dimakamkan. Untuk nama korban saya tidak tahu, karena saat kejadian saya belum tukar sif. Korban dibawa ke Rumah Sakit Annisa,” ujar petugas keamanan tersebut kepada wartawan.
Untuk memastikan informasi tersebut, tim media kemudian mendatangi Rumah Sakit Annisa. Salah seorang petugas medis membenarkan bahwa rumah sakit sempat menerima korban yang diduga mengalami kecelakaan kerja dari sebuah pabrik cokelat.
“Sekitar pukul 07.15 WIB Sabtu 10/10/2026 ada korban kecelakaan kerja dari pabrik cokelat yang dibawa ke sini, namun sudah dalam keadaan tidak bernyawa atau meninggal dunia,” ujar salah seorang petugas medis.
Redaksi kemudian kembali berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan melalui pesan WhatsApp. Nanang, yang disebut sebagai CIP perusahaan, tidak memberikan penjelasan mengenai kronologi maupun kondisi korban. Ia justru mengarahkan persoalan tersebut kepada pihak kepolisian.
“Untuk persoalan berita ini silakan datang dan tanyakan ke Polsek Jati Uwung, Pak,” ujar Nanang melalui pesan WhatsApp.
Sikap tersebut menimbulkan pertanyaan dan tanda tanya besar,di tengah masyarakat mengenai transparansi pihak perusahaan dalam memberikan informasi terkait peristiwa yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang pekerja.
Polisi Masih Dalami Dugaan Kelalaian
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Jati Uwung menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut. Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan berencana memanggil pihak manajemen perusahaan untuk dimintai keterangan.
“Berkaitan dengan persoalan ini sedang kami dalami. Kami sudah memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan dan kami juga masih akan melakukan pemanggilan kepada pihak manajemen perusahaan guna dimintai keterangan,” ujar Kanit Reskrim.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat menentukan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Untuk saat ini kami belum bisa memutuskan siapa yang bersalah, dan siapa yang bertanggung jawab, karena masih dalam proses” jelasnya.
Namun, apabila dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan ditemukan bukti yang cukup mengenai adanya kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kalau dari hasil pemeriksaan kami sudah cukup bukti, kemungkinan ada yang harus bertanggung jawab dan ditetapkan sebagai tersangka karena kelalaiannya sehingga mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain,” tegas Kanit Reskrim.
Kanit Reskrim juga mengapresiasi informasi yang disampaikan oleh rekan-rekan media terkait peristiwa tersebut.
“Kami dari kepolisian Polsek Jati Uwung mengucapkan terima kasih kepada rekan media. Kalau bukan informasi dari rekan media, mungkin kami tidak akan tahu persoalan ini. Kami berharap rekan media bersabar terlebih dahulu karena persoalan ini masih dalam proses penyelidikan,” tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan secara terbuka mengenai identitas korban maupun kronologi lengkap kecelakaan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak manajemen perusahaan maupun
Redaksi
Team investigasi

























