GERAK CEPAT LURAH KUTABUMI! Jacking di Kutabumi 2 Jebol Akibat Longsor, Air Terkendali Tidak Masuk Perumahan Warga
KUTABUMI, PASAR KEMIS Insiden jebolnya jacking di wilayah Kutabumi 2, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, sempat membuat warga panik pada Sabtu (17/10/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Penyebabnya adalah longsornya tanah di samping kali seberang jalan yang merupakan area pengerjaan proyek. Akibat longsoran tersebut, air meluap dan masuk ke Jalan Musi, kemudian mengalir ke Kali Musi dan kembali ke saluran eksisting menuju saluran air di seberang kali.
Mendapat laporan tersebut, Lurah Kutabumi Ade Sunaryo, S.Pd., M.M bergerak cepat turun langsung ke lokasi kejadian bersama Ketua RW 20, Ketua RW 21, Ketua RT setempat, pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan pelaksana proyek.
Berbagai upaya penanganan darurat segera dilakukan untuk mengendalikan debit air agar tidak meluas ke permukiman warga. Langkah cepat yang diambil yakni dengan menutup pintu air Cisadane dan membuka pintu air Pangadegan untuk mengalihkan aliran air.
Berkat kesigapan tersebut, pada pukul 16.15 WIB kondisi air di kali berangsur surut dan terkendali.
Lurah Kutabumi menegaskan, bahwa air tidak masuk ke area perumahan warga, baik di wilayah RW 20 maupun RW 21.
“Alhamdulillah, berkat koordinasi cepat dengan BBWS dan pelaksana proyek, serta dengan menutup pintu air Cisadane dan membuka pintu air Pangadegan, air sudah surut. Kami pastikan air tidak masuk ke perumahan warga RW 20 dan 21. Warga tidak perlu panik, situasi sudah aman dan terkendali,” ujar Lurah Kutabumi Ade Sunaryo, S.Pd., M.M di lokasi kejadian.
Saat ini, lokasi jebolnya jacking dalam pengawasan petugas. Untuk tindak lanjut perbaikan permanen, akan segera dilaksanakan oleh dinas terkait bersama pihak BBWS.
Lurah Kutabumi juga menghimbau kepada seluruh Ketua RW dan warga Kutabumi untuk tetap tenang, tidak termakan isu yang tidak benar, dan bersama-sama menjaga kebersihan saluran air agar tidak terjadi penyumbatan.
Lebih memastikan kondisi warga, Lurah Kutabumi menambahkan, Alhamdulillah warga tidak terdampak langsung. Penanganan sedang diupayakan oleh Dinas terkait. Situasi di lokasi hingga berita ini diturunkan terpantau aman dan kondusif.
Redaksi

























