BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:28 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

 

Kabupaten Tangerang – Sebuah video yang memperlihatkan kobaran api melalap sebuah gubuk di Kampung Ranca Labuh, RT 016/RW 002, Desa Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, beredar luas di tengah masyarakat. Peristiwa yang terjadi pada Senin malam (1/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB itu sontak menjadi perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi di kalangan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, gubuk tersebut diduga kerap dijadikan lokasi transaksi dan penjualan obat-obatan golongan G, seperti Tramadol dan Eximer. Aktivitas yang diduga berlangsung dalam kurun waktu cukup lama itu disebut telah menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar, terutama terkait dampaknya terhadap generasi muda.

 

Sejumlah warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan mengenai dugaan aktivitas tersebut. Namun, mereka berharap setiap penanganan persoalan tetap dilakukan melalui jalur hukum dan mekanisme yang berlaku.

 

Pasca kebakaran, beredar informasi mengenai ditemukannya sejumlah obat-obatan yang diduga Tramadol dan Eximer di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, pihak yang diduga menjalankan aktivitas penjualan disebut telah meninggalkan lokasi sebelum insiden terjadi. Kendati demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat berwenang.

 

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas pengawasan terhadap peredaran obat-obatan tertentu yang kerap disalahgunakan. Apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka kasus ini bukan hanya persoalan pelanggaran hukum semata, melainkan juga ancaman nyata terhadap ketertiban sosial dan masa depan generasi muda.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai penyebab kebakaran, status barang yang ditemukan, serta pihak-pihak yang diduga terlibat. Oleh karena itu, asas praduga tak bersalah harus tetap dikedepankan sampai adanya hasil penyelidikan dan keputusan hukum yang sah.

 

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut secara profesional, transparan, dan objektif. Di sisi lain, warga juga mengimbau agar tidak ada tindakan main hakim sendiri yang dapat memperkeruh situasi dan berpotensi menimbulkan persoalan hukum baru.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pemberantasan peredaran obat-obatan yang diduga disalahgunakan membutuhkan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta partisipasi aktif warga. Penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan dinilai menjadi kunci untuk menjaga keamanan lingkungan dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan.

Red

Team

Berita Terkait

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir
Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika
FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Dari Hortikultura Hingga Peternakan, Rutan Tanjung Pura Cetak WBP Terampil dan Produktif
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Gang Anggrek Mendadak ‘Hilang’ dari Inventaris Pemko: Kuasa Hukum Tuding Ada Permainan Oknum Lurah Hingga BPN

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polres Gresik Gencarkan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Uwi Ungu di Bukit Randuagung

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Abah Edy Macan Soroti Dugaan KDRT yang Dialami Anggota Media Radar CNN, Dorong Aparat Menangani Perkara Secara Serius

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Satgas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 32,2452 KG Sabu dan 4.867 Butir Ekstasi di Perbatasan RI–Malaysia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:35 WIB

DIDUGA Dikeroyok Tiga Pemuda di Buton, Warga Slempit Gresik Tersungkur dan Alami Pemukulan Berulang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Soal Tuduhan Korupsi BUMD Rp30 Miliar, Novi Marzani Somasi Ketua Fortuba 3×24 Jam

Berita Terbaru

Nasional

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Okt 2026 - 13:29 WIB