Subsidi Jangan Jadi Celah Oknum, Pemerintah Diminta Tegas Kawal Hak Masyarakat

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 13:10 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Subsidi Jangan Jadi Celah Oknum, Pemerintah Diminta Tegas Kawal Hak Masyarakat

BANTEN — Program subsidi yang digulirkan pemerintah pada hakikatnya merupakan bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat. Namun, niat baik tersebut jangan sampai berubah menjadi celah bagi oknum untuk mencari keuntungan pribadi maupun kelompok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Provinsi Banten, Mevi Amirullah, menegaskan bahwa setiap program pemerintah yang berbentuk subsidi harus dikawal secara serius, transparan, dan tepat sasaran.

Menurutnya, subsidi bukanlah ruang untuk dimainkan oleh oknum. Anggaran yang berasal dari negara pada akhirnya merupakan uang rakyat yang harus kembali memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang memang berhak menerima.

«“Kami berharap program yang berbentuk subsidi jangan selalu dimanfaatkan oleh oknum. Pemerintah daerah maupun pemerintah pusat harus tegas. Jangan sampai kebijakan yang seharusnya meringankan beban masyarakat justru menjadi ladang kepentingan segelintir orang,” tegas Mevi.»

Ia menilai, pengawasan tidak boleh berhenti pada tahap penyaluran. Pemerintah perlu memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pendataan penerima, mekanisme distribusi, hingga penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran.

Jika ditemukan indikasi penyimpangan, kata Mevi, aparat dan instansi terkait harus berani melakukan pemeriksaan secara objektif dan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.

“Jangan hanya tegas di atas kertas. Ketegasan harus terlihat dalam pengawasan dan penindakan. Kalau ada yang terbukti menyalahgunakan program subsidi, jangan dibiarkan karena akan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.

Mevi juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak sekadar menjadi pelaksana administratif. Pemda memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan pemerintah pusat benar-benar sampai kepada masyarakat di tingkat bawah tanpa distorsi.

Menurutnya, transparansi menjadi salah satu kunci utama. Informasi mengenai penerima manfaat, mekanisme penyaluran, kriteria penerima, serta pengawasan harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Masyarakat jangan hanya dijadikan objek penerima. Mereka juga berhak mengetahui bagaimana program itu dijalankan dan siapa yang bertanggung jawab. Transparansi dan pengawasan publik harus menjadi bagian dari sistem,” katanya.

Mevi menegaskan, IWO Indonesia Provinsi Banten akan terus mendorong fungsi kontrol sosial secara profesional dengan mengedepankan data, konfirmasi, keberimbangan, dan kepentingan masyarakat.

“Pers mempunyai tanggung jawab moral untuk mengawasi kebijakan publik. Kritik bukan untuk menjatuhkan pemerintah, tetapi untuk memastikan kekuasaan dan anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Ia berharap pemerintah pusat dan daerah membangun sistem pengawasan yang lebih kuat sehingga setiap rupiah anggaran subsidi dapat dipastikan manfaatnya dan tidak mudah diselewengkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebab subsidi adalah hak masyarakat yang membutuhkan, bukan kesempatan bagi oknum untuk mengambil keuntungan.

BANTEN — Program subsidi yang digulirkan pemerintah pada hakikatnya merupakan bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat. Namun, niat baik tersebut jangan sampai berubah menjadi celah bagi oknum untuk mencari keuntungan pribadi maupun kelompok.

 

Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Provinsi Banten, Mevi Amirullah, menegaskan bahwa setiap program pemerintah yang berbentuk subsidi harus dikawal secara serius, transparan, dan tepat sasaran.

 

Menurutnya, subsidi bukanlah ruang untuk dimainkan oleh oknum. Anggaran yang berasal dari negara pada akhirnya merupakan uang rakyat yang harus kembali memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang memang berhak menerima.

 

«“Kami berharap program yang berbentuk subsidi jangan selalu dimanfaatkan oleh oknum. Pemerintah daerah maupun pemerintah pusat harus tegas. Jangan sampai kebijakan yang seharusnya meringankan beban masyarakat justru menjadi ladang kepentingan segelintir orang,” tegas Mevi.»

 

Ia menilai, pengawasan tidak boleh berhenti pada tahap penyaluran. Pemerintah perlu memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pendataan penerima, mekanisme distribusi, hingga penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran.

 

Jika ditemukan indikasi penyimpangan, kata Mevi, aparat dan instansi terkait harus berani melakukan pemeriksaan secara objektif dan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.

 

“Jangan hanya tegas di atas kertas. Ketegasan harus terlihat dalam pengawasan dan penindakan. Kalau ada yang terbukti menyalahgunakan program subsidi, jangan dibiarkan karena akan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.

 

Mevi juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak sekadar menjadi pelaksana administratif. Pemda memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan pemerintah pusat benar-benar sampai kepada masyarakat di tingkat bawah tanpa distorsi.

 

Menurutnya, transparansi menjadi salah satu kunci utama. Informasi mengenai penerima manfaat, mekanisme penyaluran, kriteria penerima, serta pengawasan harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

“Masyarakat jangan hanya dijadikan objek penerima. Mereka juga berhak mengetahui bagaimana program itu dijalankan dan siapa yang bertanggung jawab. Transparansi dan pengawasan publik harus menjadi bagian dari sistem,” katanya.

 

Mevi menegaskan, IWO Indonesia Provinsi Banten akan terus mendorong fungsi kontrol sosial secara profesional dengan mengedepankan data, konfirmasi, keberimbangan, dan kepentingan masyarakat.

 

“Pers mempunyai tanggung jawab moral untuk mengawasi kebijakan publik. Kritik bukan untuk menjatuhkan pemerintah, tetapi untuk memastikan kekuasaan dan anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.

 

Ia berharap pemerintah pusat dan daerah membangun sistem pengawasan yang lebih kuat sehingga setiap rupiah anggaran subsidi dapat dipastikan manfaatnya dan tidak mudah diselewengkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

 

Sebab subsidi adalah hak masyarakat yang membutuhkan, bukan kesempatan bagi oknum untuk mengambil keuntungan.

Redaksi

Team

Berita Terkait

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir
Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika
FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Dari Hortikultura Hingga Peternakan, Rutan Tanjung Pura Cetak WBP Terampil dan Produktif
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Gang Anggrek Mendadak ‘Hilang’ dari Inventaris Pemko: Kuasa Hukum Tuding Ada Permainan Oknum Lurah Hingga BPN

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polres Gresik Gencarkan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Uwi Ungu di Bukit Randuagung

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Abah Edy Macan Soroti Dugaan KDRT yang Dialami Anggota Media Radar CNN, Dorong Aparat Menangani Perkara Secara Serius

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Satgas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 32,2452 KG Sabu dan 4.867 Butir Ekstasi di Perbatasan RI–Malaysia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:35 WIB

DIDUGA Dikeroyok Tiga Pemuda di Buton, Warga Slempit Gresik Tersungkur dan Alami Pemukulan Berulang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Soal Tuduhan Korupsi BUMD Rp30 Miliar, Novi Marzani Somasi Ketua Fortuba 3×24 Jam

Berita Terbaru

Nasional

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Okt 2026 - 13:29 WIB