Dinilai Tak Mampu Bangun Sinergi dengan Media, Ketua AJMI dan Pokja Media Online Minta Pangdam I/BB Evaluasi Kasi Media Online

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 09:40 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN |

Ketegangan antara awak media online yang selama ini aktif meliput dan mempublikasikan kegiatan Kodam I/Bukit Barisan dengan jajaran pengelola media online Pendam I/BB mencuat.

Ketua Aliansi Jurnalis Militer Indonesia (AJMI) sekaligus Ketua Pokja Media Online Pendam I/BB, Ryan Noer Sinaga, meminta Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa mengevaluasi Kepala Seksi (Kasi) Media Online Pendam I/BB, Kapten Czi Y.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ryan bahkan meminta agar Kapten Y diganti atau dicopot dari jabatannya apabila dinilai tidak mampu menjalankan fungsi komunikasi dan membangun sinergi dengan media online yang selama ini menjadi mitra publikasi kegiatan Kodam I/BB.

“Dia (Kapten Y) selama menjabat sebagai Kasi tidak bisa bekerja sama dengan awak media online binaan Kodam I/BB, khususnya media yang selama ini aktif membantu membawa nama baik Kodam I/BB di tingkat nasional maupun lokal melalui pemberitaan,” tegas Ryan kepada awak media, Jumat pagi, 18 September 2026.

Menurut Ryan, persoalan bukan semata-mata mengenai undangan peliputan, melainkan menyangkut pola komunikasi dan kemitraan antara institusi TNI dengan media.

Ia menilai, media yang secara konsisten memberitakan kegiatan Kodam I/BB semestinya mendapatkan ruang komunikasi yang proporsional.

Ryan menyoroti pola undangan peliputan kegiatan Pangdam yang menurut pengakuannya kerap menimbulkan pertanyaan di kalangan awak media.

“Setiap ada acara liputan Pangdam, selalu ada pemilahan awak media online yang diundang. Yang kurang aktif justru diundang, sementara media yang selama ini aktif mempublikasikan kegiatan Kodam I/BB dan jajaran malah tidak pernah diundang,” ujarnya.

Ia mengaku telah beberapa kali menerima penghargaan dari institusi TNI dalam bidang jurnalistik. Namun, sejak Oktober 2025, dirinya mengaku tidak lagi memperoleh undangan peliputan kegiatan Pangdam dari Pendam I/BB.

“Kalaupun saya hadir dalam kegiatan Pangdam, itu karena mendapat undangan dari jajaran Kodim yang menjadi pelaksana kegiatan. Bukan karena diundang oleh bagian media online Pendam,” katanya.

Dinilai Ada Perlakuan Berbeda
Ryan juga mempertanyakan komunikasi yang menurutnya semakin renggang antara dirinya dengan Kasi Media Online Pendam I/BB.

Ia mengaku pernah dituding sebagai provokator. Tudingan tersebut dibantah keras oleh Ryan.

“Saya yang selama ini aktif menaikkan berita kegiatan Kodam I/BB dan jajaran malah dituding sebagai provokator. Apa dasarnya? Banyak rekan media yang bergabung dalam grup wartawan Pendam justru saya yang mengajak bergabung,” tegasnya.

Ryan juga mengklaim pernah membantu membentuk sejumlah grup komunikasi media di lingkungan Kodam I/BB. Namun, belakangan dirinya mengaku tidak lagi dipercaya sebagai admin dalam sejumlah grup tersebut.

“Saya dulu ikut membangun komunikasi dengan rekan-rekan media. Sekarang saya justru dikeluarkan dari posisi admin. Ada apa sebenarnya?” ujarnya mempertanyakan.

Ia menegaskan, alasan dirinya tidak selalu dapat hadir pada kegiatan pagi bukan berarti media yang dipimpinnya tidak dapat melakukan peliputan.

“Kalau saya tidak bisa hadir karena mengantar anak sekolah, kan bisa diwakilkan kepada wartawan saya. Kalau memang media saya tidak bisa hadir, bisa juga digantikan rekan media lainnya. Jadi jangan kemudian kehadiran pribadi dijadikan alasan untuk mengabaikan media yang selama ini aktif,” katanya.

Menurut Ryan, fungsi Kasi Media Online seharusnya menjadi jembatan komunikasi, bukan justru menjadi sumber persoalan baru antara institusi dengan awak media.

“Kasi Media Online itu harus mampu bersinergi, membuka komunikasi dan merangkul media. Jangan sampai media yang aktif memberitakan kegiatan Kodam justru merasa tidak dianggap,” tegasnya.

Minta Pangdam Turun Tangan
Ryan mengatakan persoalan tersebut akan disampaikan langsung kepada Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa.

Ia meminta Pangdam mengevaluasi kinerja pejabat yang menangani hubungan dengan media online agar tidak muncul kesan adanya perlakuan berbeda terhadap awak media.

“Kami berharap Bapak Pangdam I/BB turun tangan dan mengevaluasi posisi Kasi Media Online. Kalau memang tidak mampu membangun komunikasi dan sinergi dengan media, lebih baik diganti dengan personel yang mampu menjalankan fungsi tersebut,” tegas Ryan.

Ia juga menyinggung kegiatan silaturahmi maupun agenda komunikasi media yang menurutnya tidak selalu melibatkan awak media yang selama ini aktif mempublikasikan kegiatan Kodam I/BB.

“Bagaimana mau membangun sinergi kalau komunikasi saja tidak berjalan? Kalau ada kegiatan silaturahmi dengan Kapendam, media yang aktif memberitakan kegiatan Kodam seharusnya diberi ruang untuk hadir dan berkomunikasi,” katanya.

Ryan menegaskan, kritik tersebut bukan dimaksudkan untuk menyerang institusi TNI AD. Menurutnya, justru karena media merupakan bagian dari mata rantai komunikasi publik, persoalan hubungan media perlu dibenahi secara serius.

“Jangan sampai persoalan personal atau pola komunikasi seorang pejabat akhirnya berdampak pada hubungan Kodam I/BB dengan media. Kami meminta yang dibenahi adalah sistem dan komunikasinya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kapten Czi Y maupun pihak Pendam I/BB belum memberikan keterangan atau hak jawab terkait tudingan dan permintaan evaluasi yang disampaikan Ryan Noer Sinaga. (Tim)

Berita Terkait

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir
Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika
FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Dari Hortikultura Hingga Peternakan, Rutan Tanjung Pura Cetak WBP Terampil dan Produktif
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Gang Anggrek Mendadak ‘Hilang’ dari Inventaris Pemko: Kuasa Hukum Tuding Ada Permainan Oknum Lurah Hingga BPN

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polres Gresik Gencarkan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Uwi Ungu di Bukit Randuagung

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Abah Edy Macan Soroti Dugaan KDRT yang Dialami Anggota Media Radar CNN, Dorong Aparat Menangani Perkara Secara Serius

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Satgas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 32,2452 KG Sabu dan 4.867 Butir Ekstasi di Perbatasan RI–Malaysia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:35 WIB

DIDUGA Dikeroyok Tiga Pemuda di Buton, Warga Slempit Gresik Tersungkur dan Alami Pemukulan Berulang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Soal Tuduhan Korupsi BUMD Rp30 Miliar, Novi Marzani Somasi Ketua Fortuba 3×24 Jam

Berita Terbaru

Nasional

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Okt 2026 - 13:29 WIB