Warga RW 02 Kutabumi Antusias Ikuti Pelatihan Pembuatan Eco Enzim Bersama BAPEDA Kab. Tangerang

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:58 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga RW 02 Kutabumi Antusias Ikuti Pelatihan Pembuatan Eco Enzim Bersama BAPEDA Kab. Tangerang

 

Tangerang,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Upaya pengurangan sampah organik dan pemberdayaan lingkungan terus digencarkan di tingkat RT/RW. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Pelatihan Pembuatan Eco Enzim di Kp. Sondol RT 003 RW 002, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, 15 Juli 2026.

 

Kegiatan ini merupakan inisiatif warga RW 02 bekerja sama dengan Kelurahan Kutabumi dan BAPEDA Kabupaten Tangerang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

*Ibu Ulfah* selaku Kasie Pemmas Kelurahan Kutabumi, *Bapak Husaini* Ketua RW 02, *Bapak Hendra* Ketua RT 01, *Bapak Tohirin* Ketua RT 03, Kader PKK RW 02, Kader Posyandu Matahari II RW 02, serta Tim Penyuluh dari BAPEDA Kabupaten Tangerang selaku narasumber utama.

 

Edukasi Pengelolaan Sampah Menjadi Produk Bernilai

Eco enzim adalah cairan hasil fermentasi bahan organik seperti kulit buah-buahan, gula merah, dan air selama kurang lebih 3 bulan. Cairan ini memiliki banyak manfaat, mulai dari pupuk cair organik, pestisida alami, pembersih lantai dan kamar mandi, hingga membantu menetralkan polusi udara dan air.

Dalam pemaparannya, penyuluh BAPEDA Kab. Tangerang menjelaskan bahwa 1 rumah tangga di Indonesia rata-rata menghasilkan 0,5 kg sampah organik per hari. Jika tidak dikelola, sampah tersebut akan menumpuk di TPA dan menghasilkan gas metana.

> “Melalui eco enzim, sampah dapur yang biasanya dibuang bisa kita ubah jadi sesuatu yang bermanfaat untuk rumah dan lingkungan. Ini langkah kecil tapi dampaknya besar,” ujar penyuluh BAPEDA.

 

Peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung membuat eco enzim dalam ember fermentasi. Warga terlihat antusias mencatat resep, takaran, dan cara perawatan selama proses fermentasi.

 

Dukungan Penuh dari Kelurahan Kutabumi

Kasie Pemmas Kelurahan Kutabumi, *Ibu Ulfah*, mengapresiasi semangat warga RW 02.

> “Kami dari Kelurahan Kutabumi sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Eco enzim ini sejalan dengan program Pemkab Tangerang tentang Tangerang Bersih dan Tangerang Sehat. Harapan kami, setelah pelatihan ini akan terbentuk bank eco enzim di tiap RT,” katanya.

 

Beliau juga menekankan pentingnya keberlanjutan program. Setelah pelatihan, pengurus RW diharapkan bisa menjadi penggerak agar ilmu ini menular ke RT lain di wilayah Kutabumi.

 

Langkah Awal Gerakan Lingkungan di RW 02

Ketua RW 02, *Bapak Husaini*, menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah langkah awal untuk menjadikan wilayahnya sebagai percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Ke depan, RW 02 berencana membuat titik kumpul pembuatan eco enzim bersama dan sosialisasi ke sekolah serta majelis taklim.

 

Warga yang hadir menyambut baik kegiatan ini. Banyak dari mereka mengaku baru mengetahui bahwa sampah kulit buah bisa diolah menjadi produk yang berguna.

 

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kesadaran warga dalam memilah sampah dari rumah meningkat, serta tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif secara ekonomi.

 

Redaksi

Ysf

Berita Terkait

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:52 WIB

DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:46 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika

Berita Terbaru