Kapolda Kalteng, Sukses Menangani Kebakaran Hutan, AF Minta Bijak Menggunakan Medsos, Jangan Hoax 

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:11 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kalteng, Sukses Menangani Kebakaran Hutan, AF Minta Bijak Menggunakan Medsos, Jangan Hoax 

 

KALTENG – Penanganan kondisi hutan di Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius Ketua Umum Fast Respon, R.Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo atau yang akrab disapa Agus Flores. Sejak sebelum kejadian hingga pascakebakaran hutan, Agus Flores mengaku terus melakukan pemantauan terhadap situasi di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Agus Flores menegaskan, istilah “pembakaran” yang digunakannya merujuk pada dugaan adanya pihak yang melakukan pembakaran atau sabotase terhadap kawasan hutan, terlebih kondisi cuaca panas dan fenomena El Nino dinilai dapat mempercepat meluasnya api.

 

“Dari awal pra kejadian sampai pascapembakaran hutan kemarin di Kalteng, saya selalu monitor. Kenapa saya katakan pembakaran? Karena ada yang melakukan pembakaran dalam situasi cuaca panas dan El Nino,” ujar Agus Flores.

 

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., beserta seluruh jajaran yang dinilai telah bekerja keras dalam menangani situasi tersebut.

 

Menurut Agus Flores, hasil pemantauan yang dilakukannya menunjukkan kondisi di sejumlah wilayah yang terdampak mulai mengalami perkembangan positif. Bahkan, ia menyebut sekitar 70 persen kondisi hutan mulai stabil.

 

“Syukur Alhamdulillah, Bapak Kapolda Kalteng beserta jajarannya mampu mengatasinya. Bahkan 70 persen kondisi hutan sudah mulai stabil,” tegasnya. Minggu, (23/8/26).

 

Agus Flores juga mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta mempercayai informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, informasi yang beredar di dunia maya belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

 

“Saya tidak terlalu percaya di medsos. Banyak hoaks yang ditambah-tambahkan. Ternyata ketika dilihat di lapangan, kondisinya berbeda,” ungkapnya.

 

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama ketika menyikapi informasi terkait bencana, kebakaran hutan, maupun persoalan lingkungan yang berpotensi menimbulkan keresahan.

 

“Mari kita bijak menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya.”

 

Agus Flores menutup pernyataannya dengan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penanganan kondisi hutan di Kalimantan Tengah.

 

Redaksi

Ysf

Berita Terkait

Gandeng Ulama, Kapolres Simalungun Tegaskan Perang Lawan Narkoba
PLN UID Riau dan Kepri Sosialisasikaan Promo Tambah Daya 50 persen dalam Momentum HLN ke-81
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Gus Lilur Bidik Kontrak Batu Bara 20 Juta Ton di Vietnam, Tetap Kawal Dugaan Risywah Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:55 WIB

PERKUAT SOLIDARITAS, DPAC RANDUAGUNG GELAR MUSYAWARAH DENGAN TEMA “RANDUAGUNG BERSATU”

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Stop Jual Beli Barang Ilegal, Beri Keadilan pada Pengusaha Taat Aturan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Proyek pendalaman waduk di Desa Lebakadi, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan yang dibiayai dari anggaran pemerintah mendapat sorotan tajam dari masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Aduan Warga Ditindaklanjuti, Polisi Imbau Masyarakat Berani Laporkan Praktik Perjudian

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polres Gresik Gencarkan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Uwi Ungu di Bukit Randuagung

Berita Terbaru