Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

DETIK DKI

- Redaksi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:38 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 26-10-2026. | Sangat ironi Kebakaran Hutan selama 4 bulan ini yang telah merugikan kesehatan masyarakat Indonesia dan negara negara tetangga RI masih di anggap belum waktunya menjadi TANGGAP BENCANA NASIONAL.
Jakarta Ibukota NKRI,
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH mengucapkan terimakasih kepada Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subianto dan Kapolri atas perhatian dan kerja kerasnya mengatasi permasalahan bencana alam Karhutlah di seluruh Indonesia yang dimana dalam rapat paripurna di sampaikan sangat banyak terlibat (PMA) perusahaan asing dan perusahaan (PMI) korporasi dan oknum pelaku pembakar hutan.

Menurut Prof DR Sutan Nasomal SH,MH ini sudah mengganggu keamanan nasional. Indonesia di serang oleh perusak (teroris) di balik kepentingan politik negara asing melakukan tindakan membakar hutan yang jelas berdampak sangat fatal seperti :
Penduduk menjadi sakit dampak akibat asap.
Harta benda hancur terbakar seperti rumah,ladang kebun pertanian peternakan dll.

Melihat luasnya hutan di Indonesia yang terbakar sangat luas di beberapa wilayah yang juga berdampak semua jenis satwa ditemukan mati. Menurut Prof DR Sutan Nasomal SH,MH ini sangat serius dan tidak boleh di abaikan oleh Presiden RI. Perlu langkah kongkrit untuk melawan yang merusak keamanan Indonesia dengan cara cara membakar hutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya penyelamatan penduduk di wilayah bencana seharusnya di laksanakan dengan gerak cepat dengan menurunkan team evakuasi dan team kesehatan agar tidak terjadi korban jiwa karena masyarakat tidak paham bahwa situasi saat ini sedang terjadi perusakan hutan dengan dibakar oleh pihak perusak (teroris) yang melibatkan korporasi Asing (PMA).

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta semua kepala daerah tanggap dengan situasi yang sedang terjadi akibat gangguan keamanan nasional dengan cara cara membakar hutan yang dapat berimbas ke wilayah perumahan penduduk. Kapolda harus bertanggung jawab bila lengah dan membiarkan hal buruk ini terjadi dan berdampak Negara Indonesia dan masyarakat dirugikan akibat ulah pihak pihak perusak (teroris) pembakar hutan. Musim kemarau masih ada akibat gangguan el Nino Diseluruh Indonesia maka perlu semua kementrian di siagakan untuk mengatasi dampaknya.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH menghimbau Presiden RI agar lebih peka dengan air mata masyarakat Indonesia yang dirundung duka karena tanah kelahirannya di kepung api dan asap.
Kebutuhan air bersih, pelayanan kesehatan obat obatan dan oxigen terjamin ada, makanan, perlengkapan balita juga sangat dibutuhkan. Aduan masyarakat yang diterima oleh Prof DR Sutan Nasomal SH,MH bahwa situasi tetap terjadi kebakaran yang telah sampai merusak dan menghancurkan rumah penduduk.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Pendidikan, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) Assotion Of Young Indonesian.

Berita Terkait

26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Laskar Generasi Indonesia Berani Dorong Kolaborasi Investasi Indonesia–Jepang, Leonardo Sirait dan Arjun Roy Perkuat Sinergi
Arjun Roy dan Leonardo Sirait Dampingi Audiensi Delegasi Pengusaha Jepang, Dorong Kolaborasi Investasi Indonesia– Jepang
Peringati HUT ke 62, Golkar Ziarah di TMP Kalibata, Putri Nabila Damayanti, SH Hadir Bersama DPP AMPG
Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik
Menuju Kongres, Pengurus DPP Organisasi Maluku Utara Bersatu Matangkan Tata Kelola Lembaga Melalui Pembenahan Administrasi
Ruang publik dan konstelasi politik kembali dihentak oleh pernyataan tajam dari Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Puluhan Kali Banjir, Jembatan Belum Tuntas: Warga Kuning I Menunggu Solusi, Bukan Sekadar Rapat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:08 WIB

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:09 WIB

Bakti TNI Untuk Lingkungan: Merajut Kebersamaan Dalam Aksi Pembersihan Pasar Demi Mewujudkan Pasar Yang Asri dan Nyaman

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:58 WIB

Pengelolaan Dana BOS SDN 2 Biak Muli Dipertanyakan, Anggaran Capai Rp188 Juta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:19 WIB

Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:46 WIB

Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Diduga Diselewengkan, Warga Tuntut Keadilan

Berita Terbaru