Garis Depan Bencana: Potret Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Berjibaku Padamkan Api TPA JATIWARINGIN

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:36 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garis Depan Bencana: Potret Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Berjibaku Padamkan Api TPA JATIWARINGIN 

 

_TANGERANG_ – Di tengah kepulan asap hitam yang menutup langit dan panasnya kobaran api di *TPA Jatiwaringin*, ada satu sosok yang tak bergeming. Ia meninggalkan meja kerja, meninggalkan kenyamanan rumah, dan meninggalkan keluarga yang menunggunya di rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memilih berdiri di tempat yang paling tidak layak. Di tengah debu, di tengah bau terbakar, di tengah rasa cemas ratusan warga.

 

Dialah *Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid*.

Sejak api pertama kali melahap tumpukan sampah di Jatiwaringin, nama beliau hampir tak pernah lepas dari lokasi. Pagi menyapanya dengan sirine panjang dan wajah-wajah lelah petugas. Siang menahannya di bawah terik dan asap yang membuat mata perih. Malam memaksanya begadang, memastikan setiap titik api benar-benar padam.

Ia tidak duduk di dalam mobil ber-AC. Ia tidak memberi perintah dari balik tenda.

Ia berjalan. Langkahnya menyusuri gundukan sampah yang masih mengepul. Tangannya menepuk bahu anggota Damkar yang matanya sudah merah dan suaranya serak. Pelukannya menguatkan relawan muda yang sudah 3 hari tidak pulang. Sapanya menghangatkan ibu-ibu yang menggendong anak sambil menutup hidung dengan kerudung basah.

 

“*Pemimpin itu harus hadir saat rakyatnya susah. Saat rakyatnya takut. Saat rakyatnya tidak tahu harus bertanya ke siapa,*” ucapnya pelan, di sela suara mesin air yang terus menyembur.

Bagi Maesyal, ini bukan soal kamera. Bukan soal liputan.

Ini soal tanggung jawab yang tidak bisa diwakilkan. Soal memastikan air tidak telat datang. Soal memastikan obat untuk warga yang sesak napas tersedia. Soal memastikan tidak ada satu pun anak di Jatiwaringin yang tidur dengan dada sesak karena asap malam ini.

 

Ia tahu, di rumah ada keluarga yang merindukan. Ada meja makan yang kosong. Ada telepon yang mungkin tak sempat ia angkat.

Tapi ia juga tahu, di luar sana ada ribuan keluarga lain yang sedang tidak baik-baik saja. Ada warga yang tidak bisa tidur karena takut apinya merambat. Ada orang tua yang khawatir anaknya batuk karena kabut asap.

Maka ia memilih bertahan.

Bertahan di garis paling depan. Bertahan di tempat paling panas. Bertahan di tempat paling berisik.

 

Karena menjadi pemimpin bukan hanya tentang menandatangani kebijakan.

Tapi tentang mau kotor-kotoran. Tentang mau merasakan apa yang dirasakan rakyatnya. Tentang rela tidak pulang, agar rakyatnya bisa pulang dengan tenang.

 

Hari berganti. Api belum sepenuhnya padam.

Tapi satu hal yang sudah pasti: *di Jatiwaringin, rakyatnya tahu… bupatinya tidak tidur.*

 

Dan di tengah bencana, kehadiran itulah yang menjadi obat paling menenangkan.

 

Redaksi

Ysf

Berita Terkait

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:52 WIB

DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:46 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika

Berita Terbaru