Warga RW 02 Kutabumi Antusias Ikuti Pelatihan Pembuatan Eco Enzim Bersama BAPEDA Kab. Tangerang
Tangerang,
Upaya pengurangan sampah organik dan pemberdayaan lingkungan terus digencarkan di tingkat RT/RW. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Pelatihan Pembuatan Eco Enzim di Kp. Sondol RT 003 RW 002, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, 15 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan inisiatif warga RW 02 bekerja sama dengan Kelurahan Kutabumi dan BAPEDA Kabupaten Tangerang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
*Ibu Ulfah* selaku Kasie Pemmas Kelurahan Kutabumi, *Bapak Husaini* Ketua RW 02, *Bapak Hendra* Ketua RT 01, *Bapak Tohirin* Ketua RT 03, Kader PKK RW 02, Kader Posyandu Matahari II RW 02, serta Tim Penyuluh dari BAPEDA Kabupaten Tangerang selaku narasumber utama.
Edukasi Pengelolaan Sampah Menjadi Produk Bernilai
Eco enzim adalah cairan hasil fermentasi bahan organik seperti kulit buah-buahan, gula merah, dan air selama kurang lebih 3 bulan. Cairan ini memiliki banyak manfaat, mulai dari pupuk cair organik, pestisida alami, pembersih lantai dan kamar mandi, hingga membantu menetralkan polusi udara dan air.

Dalam pemaparannya, penyuluh BAPEDA Kab. Tangerang menjelaskan bahwa 1 rumah tangga di Indonesia rata-rata menghasilkan 0,5 kg sampah organik per hari. Jika tidak dikelola, sampah tersebut akan menumpuk di TPA dan menghasilkan gas metana.
> “Melalui eco enzim, sampah dapur yang biasanya dibuang bisa kita ubah jadi sesuatu yang bermanfaat untuk rumah dan lingkungan. Ini langkah kecil tapi dampaknya besar,” ujar penyuluh BAPEDA.
Peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung membuat eco enzim dalam ember fermentasi. Warga terlihat antusias mencatat resep, takaran, dan cara perawatan selama proses fermentasi.
Dukungan Penuh dari Kelurahan Kutabumi
Kasie Pemmas Kelurahan Kutabumi, *Ibu Ulfah*, mengapresiasi semangat warga RW 02.
> “Kami dari Kelurahan Kutabumi sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Eco enzim ini sejalan dengan program Pemkab Tangerang tentang Tangerang Bersih dan Tangerang Sehat. Harapan kami, setelah pelatihan ini akan terbentuk bank eco enzim di tiap RT,” katanya.
Beliau juga menekankan pentingnya keberlanjutan program. Setelah pelatihan, pengurus RW diharapkan bisa menjadi penggerak agar ilmu ini menular ke RT lain di wilayah Kutabumi.
Langkah Awal Gerakan Lingkungan di RW 02

Ketua RW 02, *Bapak Husaini*, menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah langkah awal untuk menjadikan wilayahnya sebagai percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Ke depan, RW 02 berencana membuat titik kumpul pembuatan eco enzim bersama dan sosialisasi ke sekolah serta majelis taklim.
Warga yang hadir menyambut baik kegiatan ini. Banyak dari mereka mengaku baru mengetahui bahwa sampah kulit buah bisa diolah menjadi produk yang berguna.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kesadaran warga dalam memilah sampah dari rumah meningkat, serta tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif secara ekonomi.
Redaksi
Ysf





















