Macet Parah Setiap Sore, Lampu Merah Bhayangkara – Meteorologi Raya Minim Pengaturan Lalin

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:39 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Kemacetan panjang kembali terjadi di ruas Jalan Bhayangkara hingga Meteorologi Raya, Kota Medan. Berdasarkan pantauan awak media yang melintas pada hari ini, Jumat 17 Juli 2026 pukul 15.10 WIB, antrean kendaraan sudah mulai mengular dan terus bertambah menjelang sore hari.

Titik kemacetan terparah terpantau di lampu merah Jalan Bhayangkara menuju Meteorologi Raya dan arah Pancing menuju Bhayangkara. Ribuan kendaraan roda dua, roda empat, becak bermotor, hingga truk saling berebut jalan. Arus lalu lintas terlihat merayap dan sering tersendat karena tidak ada petugas yang mengatur.

Yang menjadi sorotan warga, tidak terlihat adanya satu pun personel kepolisian yang turun mengatur lalu lintas di titik-titik rawan macet tersebut, terutama saat lampu merah.

“Sudah dari jam 3 sore gini terus. Pas lampu merah Bhayangkara arah Meteorologi sama dari Pancing mau ke Bhayangkara itu paling parah. Nggak ada yang ngatur, jadi pada nerobos semua,” ujar Rina, salah seorang pengendara motor yang terjebak kemacetan.

Hal senada disampaikan Budi, pengendara mobil. Ia mengaku membutuhkan waktu hampir 45 menit hanya untuk melintas di area tersebut.
“Kalau ada polisi yang ngatur pas lampu merah mungkin bisa lebih cepat urai. Ini dibiarkan aja, yang kuat yang jalan duluan,” katanya.

Kemacetan di ruas jalan ini diduga dipicu oleh volume kendaraan yang tinggi pada jam pulang kerja dan sekolah, ditambah banyaknya aktivitas toko dan pusat usaha di sepanjang jalan.

Warga berharap pihak kepolisian lalu lintas dan Dinas Perhubungan Kota Medan dapat menempatkan personel di lampu merah Jalan Bhayangkara dan titik rawan lainnya pada jam-jam sibuk untuk mengurai kemacetan dan mencegah kecelakaan.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Medan Tembung belum memberikan keterangan terkait minimnya personel kepolisian di lokasi kemacetan tersebut. (red)

Berita Terkait

Ketum Fast Respon Apresiasi Langkah Antisipasi Dini Kapolda Kalteng dalam Pencegahan Karhutla
Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran, Kapolresta Tangerang Minta Warga Jangan Bakar Sampah Sembarangan
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno Resmi Ditahan Kejari Cikarang, Kasus Dugaan Pengeroyokan Segera Disidangkan
TP PKK Kabupaten Tangerang Gelar Bina Wilayah di Kutabumi, Soroti Inovasi “Rumah Dilan”, Kebun Anggur, dan e-DAWIS
Alumni Gontor 2003 Ki barkan Merah Putih di Puncak Gunung Karang
*Kumpulkan Perwira Satlantas, Kapolresta Tangerang Minta Penanganan Laka Cepat dan Profesional*
Menjelang pergantian bulan agustus pelayanan SIM humaris penuh dengan Kepedulian, ramah tamah, dan Profesionalisme di Tegal
Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:27 WIB

Ketum Fast Respon Apresiasi Langkah Antisipasi Dini Kapolda Kalteng dalam Pencegahan Karhutla

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno Resmi Ditahan Kejari Cikarang, Kasus Dugaan Pengeroyokan Segera Disidangkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:35 WIB

TP PKK Kabupaten Tangerang Gelar Bina Wilayah di Kutabumi, Soroti Inovasi “Rumah Dilan”, Kebun Anggur, dan e-DAWIS

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:13 WIB

Alumni Gontor 2003 Ki barkan Merah Putih di Puncak Gunung Karang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:12 WIB

*Kumpulkan Perwira Satlantas, Kapolresta Tangerang Minta Penanganan Laka Cepat dan Profesional*

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:54 WIB

Menjelang pergantian bulan agustus pelayanan SIM humaris penuh dengan Kepedulian, ramah tamah, dan Profesionalisme di Tegal

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:11 WIB

Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

BONGKAR! Proyek Paving Tegal Kunir Lor Diduga Bancakan, Kualitas Sampah Anggaran Gelap Gulita

Berita Terbaru