Pembina IWO-I Kabupaten Tangerang Soroti Pengerjaan Infrastruktur U Ditch yang Diduga Asal Jadi

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:13 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembina IWO-I Kabupaten Tangerang Soroti Pengerjaan Infrastruktur U Ditch yang Diduga Asal Jadi

 

TANGERANG — Pembina Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) DPD Kabupaten Tangerang, Ramliana Bangsa, atau yang kerap di sapa shetra,menyoroti pengerjaan infrastruktur yang dilaksanakan di jalan raya kutabumi, RW 09, kelurahan kutabumi, kecamatan pasar Kemis,Kabupaten Tangerang, Banten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sorotan tersebut muncul setelah adanya dugaan bahwa pekerjaan infrastruktur tersebut dikerjakan secara kurang maksimal atau terkesan asal jadi. Kondisi itu dinilai perlu menjadi perhatian pihak terkait, terutama dalam memastikan kualitas pembangunan yang nantinya akan digunakan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ramliana Bangsa,(shetra) mengatakan, setiap pekerjaan infrastruktur yang berada di lingkungan masyarakat harus mengutamakan kualitas, ketahanan, serta kesesuaian dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

 

«“Kami meminta pihak terkait untuk melakukan pengecekan terhadap pekerjaan tersebut. Jangan sampai pembangunan yang menggunakan anggaran untuk kepentingan masyarakat justru dikerjakan tidak sesuai dengan ketentuan,” ujar Ramliana.»

 

Menurutnya, pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur merupakan bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran berjalan transparan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

 

Ia juga menegaskan bahwa IWO-I Kabupaten Tangerang akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional. Setiap temuan di lapangan, kata dia, sebaiknya diklarifikasi terlebih dahulu kepada pihak pelaksana maupun instansi terkait agar pemberitaan tetap berimbang dan berdasarkan fakta.

 

“Kami bukan mencari kesalahan, tetapi ingin memastikan pembangunan benar-benar berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Jika ada dugaan kekurangan dalam pekerjaan, kami berharap segera dilakukan evaluasi dan perbaikan,” tegasnya.

 

Ramliana berharap pemerintah daerah dan instansi yang berwenang dapat turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan tersebut. Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan spesifikasi atau ketentuan yang berlaku, pihak terkait diminta segera mengambil langkah sesuai aturan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana belum memberikan keterangan resmi terkait adanya dugaan pekerjaan yang dinilai kurang maksimal tersebut.

Redaksi

Ysf

Berita Terkait

Gandeng Ulama, Kapolres Simalungun Tegaskan Perang Lawan Narkoba
PLN UID Riau dan Kepri Sosialisasikaan Promo Tambah Daya 50 persen dalam Momentum HLN ke-81
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Gus Lilur Bidik Kontrak Batu Bara 20 Juta Ton di Vietnam, Tetap Kawal Dugaan Risywah Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:55 WIB

PERKUAT SOLIDARITAS, DPAC RANDUAGUNG GELAR MUSYAWARAH DENGAN TEMA “RANDUAGUNG BERSATU”

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Stop Jual Beli Barang Ilegal, Beri Keadilan pada Pengusaha Taat Aturan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Proyek pendalaman waduk di Desa Lebakadi, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan yang dibiayai dari anggaran pemerintah mendapat sorotan tajam dari masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Aduan Warga Ditindaklanjuti, Polisi Imbau Masyarakat Berani Laporkan Praktik Perjudian

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Korban Penganiayaan di Valhalla Lapor Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polres Gresik Gencarkan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Uwi Ungu di Bukit Randuagung

Berita Terbaru