*Mutasi Kilat Pengawas GOR Pabuaran Tumpeng: Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Dikubur Hidup-Hidup*

Yusuf Kaperwil Banten

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:13 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TANGERANG_ – Drama mutasi pengawas GOR Pabuaran Tumpeng kembali dipentaskan di Dispora Kota Tangerang. Alih-alih menuntaskan dugaan penyalahgunaan wewenang, pengawas yang diduga terseret masalah hanya dipindahkan. Proses penelusurannya? Mati suri. _(26 Mei 2026)_

 

Pemindahan jabatan yang dilakukan diam-diam itu kini memunculkan kecurigaan publik. Bagi warga, ini bukan sanksi. Ini pelarian. Ketika dugaan penyalahgunaan wewenang muncul, yang terjadi bukan audit terbuka atau pemeriksaan, melainkan rotasi kursi yang membuat semua diam.

 

*Sanksi atau Perlindungan?*

 

Mutasi biasanya dipakai untuk menyegarkan organisasi. Tapi kalau dilakukan saat ada bau busuk anggaran yang diduga terjadi, publik wajar curiga ini adalah tameng. Dugaan penyalahgunaan wewenang tidak bisa selesai dengan stempel “dipindah”. Tanpa kejelasan, pesan yang dikirim ke bawahannya sederhana: lakukan kesalahan, lalu tunggu dipindah ke tempat yang lebih aman.

 

Hingga hari ini, tidak ada rilis resmi dari Dispora Kota Tangerang yang menjelaskan nasib kasus tersebut. Tidak ada hasil audit, tidak ada pernyataan dihentikan. Yang ada hanya hening dan seorang pengawas yang kini duduk di tempat baru.

 

*Kepercayaan Publik Runtuh*

 

Pihak Dispora Kota Tangerang bungkam seribu bahasa. Dikonfirmasi media melalui pesan WhatsApp dan saat didatangi ke kantor, tidak ada jawaban. Padahal aliran dana untuk Gedung Dispora Pabuaran Tumpeng bukan angka mainan. Setiap rupiah seharusnya bisa dipertanggungjawabkan. Ketika proses berhenti tanpa alasan, yang hilang bukan cuma uang. Yang hilang adalah kepercayaan warga pada sistem.

 

Pertanyaannya sederhana: kalau tidak ada yang salah, kenapa takut diusut sampai tuntas? Kalau ada yang salah, kenapa hanya dipindah?

 

Sikap bungkam Dispora terkait hanya memperkuat kesan bahwa penegakan di tingkat kedinasan masih bisa dinegosiasikan. Dan selama pola ini dibiarkan, penyalahgunaan wewenang kecil akan terus tumbuh jadi kebiasaan besar.

 

Publik menunggu satu hal: keberanian pihak berwenang membuka data dan menjelaskan ke publik, bukan sekadar memindahkan masalah ke meja sebelah.

 

Red

 

Ysf

Berita Terkait

Qurban Sebagai Kelas Kehidupan”: Pondok Pesantren Technopreneur As-Shofa Wujudkan Syukur, Kepedulian, dan Kemandirian Santri
FSPMOI Kecam Keras Aksi Premanisme terhadap Konten Kreator, Minta Kepolisian Tindak Tegas Pelaku
MADAS SEDARAH SE-BANTEN GELAR RAPAT KONSOLIDASI AKBAR, SIAP SAMBUT KEDATANGAN KETUA UMUM BUNG TAUFIK
IWOI Pandeglang: Pengangkatan Tersangka Kecelakaan Maut Jadi Staf Ahli Bupati Dinilai Cederai Rasa Keadilan Publik
Asta Cita Presiden Prabowo Jadi Nyata: 50 Kg Jagung Dipanen Petani Kampar Kiri Hilir
Kapolda Banten Pimpin Penyerahan Jabatan Karorena Menjelang Masa Purna Tugas
BANTEN UKIR PRESTASI NASIONAL, BUKTI KERJA NYATA UNTUK INDONESIA
Presiden Berkurban Gunakan APBN Tidak Langgar Aturan, Bentuk Nyata Kepedulian Pemerintah kepada Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:50 WIB

Ketua Umum KJNI: Pancasila Adalah Pemersatu Bangsa dan Fondasi Kemajuan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:28 WIB

API Sampaikan Ucapan Selamat Waisak: Semoga Cahaya Kebijaksanaan Terangi Seluruh Bangsa

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:49 WIB

Hari Jadi Surabaya: Sejarah dan Kemajuan Beriringan Membangun Kota yang Hebat

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:30 WIB

Dongkrak Produktivitas dan Hilirisasi Pertanian di Lamongan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:28 WIB

Haul Akbar Wujud Syukur HJL ke 457  Momentum Hari Jadi Lamongan 

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB

Pergencar Komsos TNI, Satgas Yonif 521/DY Pererat Keharmonisan dan Edukasi Pelayanan Kesehatan Gratis Bersama Masyarakat Distrik Napua

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:06 WIB

Demi Sektor Pariwisata Indonesia, Arief Martha Rahadyan Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Serta Promosi Budaya’ Lokal Berkelanjutan 

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:55 WIB

Road Barrier di Jl Basuki Rahmat Sering Makan Korban, Forkopimda Pemkot Surabaya Dinilai Tidak Peduli Nasib Rakyat

Berita Terbaru

Nasional

Dongkrak Produktivitas dan Hilirisasi Pertanian di Lamongan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:30 WIB