PCMB 2026 Jawa Barat Dinilai Kacau, Ade Gentong Desak Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dievaluasi

Yusuf Kaperwil Banten

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:59 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BEKASI – Pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) tahun 2026 di Jawa Barat menuai sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat. Sistem yang seharusnya menjadi instrumen pemetaan strategis ini justru memicu keresahan massal bagi jutaan orang tua siswa akibat gangguan teknis, perubahan skor yang mendadak, hingga ketidakjelasan mekanisme pendaftaran.

 

Menanggapi situasi yang kian tidak menentu tersebut, DPP Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia melalui Ade Gentong angkat bicara. Ia menilai instrumen PCMB saat ini telah gagal memberikan kepastian dan justru menciptakan kepanikan di tingkat orang tua.

 

“Jika instrumen yang dibuat pemerintah lebih banyak menimbulkan kepanikan daripada memberikan kepastian, maka ada yang salah dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Jangan jadikan rakyat sebagai kelinci percobaan dari sebuah sistem yang belum matang,” tegas Ade Gentong.

 

Menurutnya, polemik yang terjadi merupakan cerminan lemahnya kesiapan teknis serta buruknya sosialisasi dari Dinas Pendidikan Jawa Barat. Padahal, PCMB diproyeksikan sebagai tahapan krusial untuk memetakan calon murid sebelum proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dimulai.

 

Melihat gaduhnya situasi yang bahkan membuat Gubernur Jawa Barat turun tangan melakukan inspeksi langsung ke kantor Dinas Pendidikan, Ade Gentong mendesak agar dilakukan evaluasi secara serius terhadap jajaran pimpinan di instansi tersebut. Ia menuntut agar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat bertanggung jawab penuh atas kegagalan sistem ini.

 

“Jangan sampai masyarakat dipaksa beradaptasi dengan sistem yang berubah-ubah, sementara pihak pengambil kebijakan berlindung di balik alasan teknis. Jika memang tidak mampu mengelola, lebih baik mundur atau segera dicopot,” tandasnya.

 

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengakui adanya kendala teknis pada aplikasi dan memutuskan untuk memperpanjang waktu pengisian data hingga 11 Juni 2026. Namun, bagi DPP IWO Indonesia, langkah tersebut hanyalah respons reaktif atas masalah yang seharusnya bisa dicegah sejak awal.

 

“Pendidikan adalah hak dasar masyarakat yang tidak boleh dipertaruhkan oleh sistem yang belum siap. Orang tua sudah terbebani memikirkan masa depan anaknya, jangan ditambah dengan kebijakan yang membingungkan. Negara harus hadir memberikan kepastian, bukan justru menciptakan kepanikan massal,” tutupnya.

 

DPP IWO Indonesia menegaskan akan terus mengawal proses ini dan menuntut evaluasi menyeluruh agar tidak ada calon murid yang dirugikan oleh lemahnya koordinasi dan persiapan teknis di lapangan.

Redaksi

Team

Berita Terkait

Perkuat Soliditas, Pengurus Madas Sedarah Pamulang Konsolidasi ke Kediaman Ketua DPD Jabar
Panen Jagung 2 Ton di Pantai Raja, Polsek Turun Langsung Dampingi Petani
Bupati Tangerang Satukan Tekad dan Langkah, Kobarkan Semangat Tangerang Semakin Gemilang, Menuju Juara Umum POPDA Dan PEPAPERDA Banten 2026.
DPRD dan Pemkot Probolinggo Finalkan 3 Raperda Strategis: Kesejahteraan Sosial, PKL, dan Pariwisata
Dugaan Pungli di Dinas Pertanian Bangkalan, BNPM Pertanyakan Dasar Hukum Kebijakan 
Target swasembada pangan, Polri & BUMDes Desa Kita Baru tanam 30 ribu jagung pipil Betras 1 Ha metode tumpang sari. Polsek Tapung Hilir kawal panen Agustus 2026.
Pawai Obor & Santunan Yatim Sambut 1 Muharram 1448 H di Kelurahan Kutabumi
Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel jumpai warganya guna bangun komunikasi yang positif

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:35 WIB

Ratusan warga Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:22 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pasuruan Anjangsana Anggota Sakit dan Warakawuri

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:32 WIB

Ketua PWI LS Jatim Kunjungi Bakesbangpol, Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Masyarakat  

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Validasi Data Penerima Manfaat dan Peninjauan Kewajiban, Tim SPPG Langsung Turun ke Sekolah  

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:15 WIB

SENGKARUT IZIN DAN PRODUK KEDALUWARSA MAJU MART SEMPU, APARAT PEMKAB BANYUWANGI DIDESAK SEGERA SEGEL JIKA TERBUKTI MELANGGAR.

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:05 WIB

Paguyuban Camat Gresik dan Radar CNN Gresik Ucapkan Selamat Ulang Tahun Camat Cerme

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:00 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:53 WIB

DUGAAN PELANGGARAN PERIZINAN USAHA DAN BANGUNAN, MASYARAKAT DESAK PEMERINTAH DAN INSTANSI TERKAIT SEGERA TURUN TANGAN LAKUKAN PEMERIKSAAN MENYELURUH

Berita Terbaru