PCMB 2026 Jawa Barat Dinilai Kacau, Ade Gentong Desak Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dievaluasi

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:59 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BEKASI – Pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) tahun 2026 di Jawa Barat menuai sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat. Sistem yang seharusnya menjadi instrumen pemetaan strategis ini justru memicu keresahan massal bagi jutaan orang tua siswa akibat gangguan teknis, perubahan skor yang mendadak, hingga ketidakjelasan mekanisme pendaftaran.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi situasi yang kian tidak menentu tersebut, DPP Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia melalui Ade Gentong angkat bicara. Ia menilai instrumen PCMB saat ini telah gagal memberikan kepastian dan justru menciptakan kepanikan di tingkat orang tua.

 

“Jika instrumen yang dibuat pemerintah lebih banyak menimbulkan kepanikan daripada memberikan kepastian, maka ada yang salah dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Jangan jadikan rakyat sebagai kelinci percobaan dari sebuah sistem yang belum matang,” tegas Ade Gentong.

 

Menurutnya, polemik yang terjadi merupakan cerminan lemahnya kesiapan teknis serta buruknya sosialisasi dari Dinas Pendidikan Jawa Barat. Padahal, PCMB diproyeksikan sebagai tahapan krusial untuk memetakan calon murid sebelum proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dimulai.

 

Melihat gaduhnya situasi yang bahkan membuat Gubernur Jawa Barat turun tangan melakukan inspeksi langsung ke kantor Dinas Pendidikan, Ade Gentong mendesak agar dilakukan evaluasi secara serius terhadap jajaran pimpinan di instansi tersebut. Ia menuntut agar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat bertanggung jawab penuh atas kegagalan sistem ini.

 

“Jangan sampai masyarakat dipaksa beradaptasi dengan sistem yang berubah-ubah, sementara pihak pengambil kebijakan berlindung di balik alasan teknis. Jika memang tidak mampu mengelola, lebih baik mundur atau segera dicopot,” tandasnya.

 

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengakui adanya kendala teknis pada aplikasi dan memutuskan untuk memperpanjang waktu pengisian data hingga 11 Juni 2026. Namun, bagi DPP IWO Indonesia, langkah tersebut hanyalah respons reaktif atas masalah yang seharusnya bisa dicegah sejak awal.

 

“Pendidikan adalah hak dasar masyarakat yang tidak boleh dipertaruhkan oleh sistem yang belum siap. Orang tua sudah terbebani memikirkan masa depan anaknya, jangan ditambah dengan kebijakan yang membingungkan. Negara harus hadir memberikan kepastian, bukan justru menciptakan kepanikan massal,” tutupnya.

 

DPP IWO Indonesia menegaskan akan terus mengawal proses ini dan menuntut evaluasi menyeluruh agar tidak ada calon murid yang dirugikan oleh lemahnya koordinasi dan persiapan teknis di lapangan.

Redaksi

Team

Berita Terkait

DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir
Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika
FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Dari Hortikultura Hingga Peternakan, Rutan Tanjung Pura Cetak WBP Terampil dan Produktif

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:52 WIB

DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:53 WIB

FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Dari Hortikultura Hingga Peternakan, Rutan Tanjung Pura Cetak WBP Terampil dan Produktif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:21 WIB

Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga

Berita Terbaru