Ekonomi RI Dikabarkan Lemah, Ketum AKPERSI: Kita Punya Fondasi Kuat

DETIK DKI

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:07 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Ketua Umum DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia Rino Triyono S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.IKJ., menegaskan ekonomi Indonesia tidak lemah. Pernyataan itu menanggapi gencarnya pemberitaan media Singapura yang menyebut RI hadapi gelombang jual aset dan rupiah terpuruk.

JAKARTA, – Pemberitaan media internasional berbasis Singapura soal ekonomi Indonesia yang dinilai pesimistis dibantah Ketua Umum DPP AKPERSI Rino Triyono. Ia meminta rakyat tidak termakan narasi yang bisa melemahkan optimisme bangsa, Rabu (10/6/2026).

Sorotan datang dari _The Straits Times_ lewat laporan “Sell Indonesia Sweeps Trading Desks as Prabowo Tightens Grip” yang menyebut investor global khawatir kebijakan fiskal RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rupiah disebut salah satu mata uang terlemah di Asia. _The Business Times_ sorot kebijakan intervensif. _Reuters_ dari Singapura dan London bahkan sebut risiko “doom loop” di pasar keuangan Indonesia.

“Indonesia bukan negara kecil yang mudah digoyang oleh opini. Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah, pasar domestik yang besar, posisi strategis dalam rantai pasok global, serta kekuatan sumber daya manusia yang terus berkembang,” tegas Rino, Rabu (10/6/2026).

Fondasi Ekonomi RI Tidak Rapuh

Rino mengingatkan Bank Indonesia sudah ambil langkah luar biasa dengan menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal reguler untuk stabilkan rupiah. Artinya, pemerintah tidak diam hadapi tekanan global.

“Kami menghormati kebebasan pers internasional. Akan tetapi ketika Indonesia terus-menerus ditempatkan sebagai objek pemberitaan negatif, masyarakat berhak bertanya apakah narasi tersebut semata-mata analisis ekonomi atau telah berkembang menjadi pembentukan persepsi global terhadap Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan Singapura punya kedekatan strategis dengan pusat ekonomi Barat. Karena itu publik harus kritis.

“Secara pribadi saya memandang Singapura memiliki kedekatan strategis yang kuat dengan kepentingan ekonomi global Barat. Oleh sebab itu, bangsa Indonesia harus mampu memilah antara kritik yang konstruktif dan narasi yang berpotensi membentuk persepsi negatif terhadap Indonesia.”

Ajakan Jaga Optimisme & Persatuan

DPP AKPERSI mengajak rakyat perkuat ketahanan nasional, jaga stabilitas, perkuat ekonomi produktif, dan tingkatkan literasi informasi.

“Jangan sampai rakyat Indonesia kehilangan optimisme hanya karena tekanan pemberitaan internasional. Bangsa ini telah berkali-kali menghadapi krisis dan selalu mampu bangkit lebih kuat. Yang dibutuhkan saat ini adalah persatuan nasional, ketahanan ekonomi, dan kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri,” kata Rino.

Ia juga desak media nasional tetap profesional dan berpihak pada kepentingan bangsa.

“Indonesia harus tetap berdiri tegak sebagai negara berdaulat. Kita menghormati seluruh negara dan seluruh media internasional, tetapi kepentingan nasional, kedaulatan ekonomi, dan keutuhan NKRI harus tetap menjadi prioritas utama. Jangan biarkan bangsa ini dilemahkan oleh perang persepsi maupun narasi yang dapat mengikis kepercayaan rakyat terhadap negaranya sendiri,” pungkasnya.

Sumber: DPP AKPERSI
Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Laskar Generasi Indonesia Berani Dorong Kolaborasi Investasi Indonesia–Jepang, Leonardo Sirait dan Arjun Roy Perkuat Sinergi
Arjun Roy dan Leonardo Sirait Dampingi Audiensi Delegasi Pengusaha Jepang, Dorong Kolaborasi Investasi Indonesia– Jepang
Peringati HUT ke 62, Golkar Ziarah di TMP Kalibata, Putri Nabila Damayanti, SH Hadir Bersama DPP AMPG
Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik
Menuju Kongres, Pengurus DPP Organisasi Maluku Utara Bersatu Matangkan Tata Kelola Lembaga Melalui Pembenahan Administrasi
Ruang publik dan konstelasi politik kembali dihentak oleh pernyataan tajam dari Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:52 WIB

DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:46 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika

Berita Terbaru