GELAP! PJU Kutabumi-Kutabaru Mati Berhari-hari, Warga: “Jangan Tunggu Ada Korban

Ysf Kaperwil Banten 085921191593

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:06 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GELAP! PJU Kutabumi-Kutabaru Mati Berhari-hari, Warga: “Jangan Tunggu Ada Korban

 

TANGERANG,

Puluhan tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Raya Utama Kelurahan Kutabumi dan Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, mati total sejak beberapa hari terakhir. Kondisi gelap gulita ini memicu keresahan warga karena rawan kecelakaan dan tindak kriminalitas. (22/06/26)

Pantauan di lapangan, sejumlah titik PJU benar-benar padam tanpa penerangan sama sekali. Akibatnya, pengendara motor, pesepeda, hingga pejalan kaki harus bertaruh nyawa setiap malam melintasi jalur tersebut.

“Udah berhari-hari ga idup Bang. Gelap banget, bahaya. Kalo bisa mah diperbaiki sekarang biar ga ada kecelakaan,” tegas salah satu tukang becak yang mangkal di lokasi.

 

Tokoh masyarakat Kutabaru “Ayah” memperingatkan: “Ini tinggal nunggu waktu ada korban. Motor jatuh, tabrakan, itu pasti terjadi kalau lampu terus mati.”

 

PLT Ketua PW-FRN DPC Kab. Tangerang, Alexander Salembun, mengecam lambannya respon: “Minim penerangan = undang kriminalitas. Begal, jambret, tawuran rawan terjadi di titik gelap. Kami minta jangan tunggu ada korban baru bergerak!”

 

*DESAKAN LANGSUNG:*

1. Kelurahan Kutabumi & Kutabaru: Jangan hanya mencatat laporan. Harus aktif komunikasi dan kawal langsung ke Dinas Perhubungan/Dishub Kab. Tangerang atau Dinas Pekerjaan Umum/PU Kab. Tangerang. Warga butuh kepastian, bukan janji.

2. Dinas Perhubungan/Dishub atau Dinas PU Kab. Tangerang: Turunkan petugas dan nyalakan kembali PJU yang padam _hari ini juga_. Jalan utama, pusat aktivitas warga, tidak bisa dibiarkan gelap berhari-hari.

 

Warga Kutabumi-Kutabaru menuntut respon cepat dan tindakan nyata. Jangan sampai berita duka kecelakaan atau kriminalitas yang membuat instansi terkait baru bergerak.

 

*Redaksi*

Ysf

 

Berita Terkait

DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Ajak 191 Desa Sukseskan Pilkades Serentak 2027, Wujudkan Demokrasi Desa yang Bermartabat
Korban Dugaan Pengeroyokan di Limbah Indah Kiat Datangi Polres Serang, Pertanyakan Penanganan Kasus  
Antisipasi Karhutla, Lurah Kutabumi Imbau Warga Tertib Buang Sampah dan Tidak Bakar Lahan
Warga Blok 6 Helvetia Berduka, Bang Iwan Tutup Usia 76 Tahun
BPAN: Kendaraan Dinas Plat Merah DK 8243 B Diduga Jadi “Mobil Hantu” di Tangerang
Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang
Lurah Kutabumi Terpilih Jadi Ketua DPK IARMI Kabupaten Tangerang Periode 2026-2030*
Sekolah Jelaskan Dasar Pemberian Sanksi kepada Siswa dalam Dugaan Intimidasi di SMAN 14 Tangerang

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:53 WIB

DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Ajak 191 Desa Sukseskan Pilkades Serentak 2027, Wujudkan Demokrasi Desa yang Bermartabat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Korban Dugaan Pengeroyokan di Limbah Indah Kiat Datangi Polres Serang, Pertanyakan Penanganan Kasus  

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Antisipasi Karhutla, Lurah Kutabumi Imbau Warga Tertib Buang Sampah dan Tidak Bakar Lahan

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Warga Blok 6 Helvetia Berduka, Bang Iwan Tutup Usia 76 Tahun

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:23 WIB

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Lurah Kutabumi Terpilih Jadi Ketua DPK IARMI Kabupaten Tangerang Periode 2026-2030*

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Jelaskan Dasar Pemberian Sanksi kepada Siswa dalam Dugaan Intimidasi di SMAN 14 Tangerang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:07 WIB

DPW IWO Indonesia Provinsi Banten Soroti Dugaan Galian Pasir Ilegal di Batu Kuda Mancak, Desak Aparat Bertindak Tegas

Berita Terbaru