FPRB Geruduk PT Duta Indah Starhub, Soroti Dugaan Pencemaran hingga Kebisingan

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 21:05 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FPRB Geruduk PT Duta Indah Starhub, Soroti Dugaan Pencemaran hingga Kebisingan

Kota Tangerang – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Persatuan Rakyat Benda (FPRB) menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang PT Duta Indah Starhub, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, pada Senin (25/5/2026) pukul 10.00 WIB.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait sejumlah persoalan yang dinilai berdampak terhadap lingkungan dan kenyamanan warga sekitar. Dalam selebaran aksi, FPRB mengusung tema “Suarakan Keadilan, Selamatkan Lingkungan dan Hak Masyarakat”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator aksi menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan hak masyarakat di Kecamatan Benda yang dianggap perlu mendapat perhatian serius dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah.

Dalam tuntutannya, FPRB menyoroti sedikitnya lima poin utama. Pertama, evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur bangunan di kawasan PT Duta Indah Starhub yang dinilai perlu diuji kembali terkait aspek keselamatan dan kelayakan.

Kedua, massa aksi meminta audit terhadap kualitas air limbah yang diduga mengalir ke aliran Kali Cisadane Timur guna memastikan tidak terjadi pencemaran lingkungan yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan ekosistem.

Ketiga, FPRB mendesak evaluasi terhadap sistem pengelolaan sampah yang dianggap berpotensi mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Keempat, massa mempertanyakan transparansi terkait klaim lahan yang disebut akan dijadikan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos/fasum), termasuk status kepemilikan dan dasar hukum agar tidak memicu konflik di kemudian hari.

Kelima, FPRB menuntut adanya tanggung jawab terhadap dampak kebisingan yang dirasakan warga sekitar akibat aktivitas operasional maupun pembangunan di kawasan tersebut, termasuk kompensasi dan perlindungan kenyamanan masyarakat terdampak.

Dalam selebarannya, FPRB menegaskan bahwa aksi dilakukan secara damai dengan melibatkan unsur masyarakat, aktivis, tokoh pemuda, dan warga Kecamatan Benda.

“Kami datang bukan untuk mencari gaduh, tetapi meminta kejelasan dan tanggung jawab. Jika ada aktivitas usaha yang berdampak terhadap lingkungan, kesehatan warga, hingga kenyamanan masyarakat, maka perusahaan wajib terbuka dan pemerintah harus hadir melakukan pengawasan. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri,” tegas Heri FPRB.

“Kami meminta instansi terkait, mulai dari DLH, pemerintah kecamatan hingga aparat pengawas untuk turun langsung memeriksa fakta di lapangan. Jangan ada pembiaran jika ditemukan persoalan yang merugikan warga,” lanjutnya.

Hingga aksi berlangsung, massa meminta adanya dialog terbuka dengan pihak perusahaan serta pemerintah setempat guna menjawab tuntutan yang disampaikan.

Red

SAFIUDDIN

Berita Terkait

Ketum DPP GARNIZUN H. Ardiansyah Saragih: Pengungkapan 1,1 Ton Sabu Bukti Pentingnya Perang Konsisten terhadap Narkotika
FINAL FOOTBALL CUP 2026 PEMUDA PANCASILA MEDAN, PARTAI PUNCAK DIGELAR SABTU SORE
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Dari Hortikultura Hingga Peternakan, Rutan Tanjung Pura Cetak WBP Terampil dan Produktif
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Gang Anggrek Mendadak ‘Hilang’ dari Inventaris Pemko: Kuasa Hukum Tuding Ada Permainan Oknum Lurah Hingga BPN
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria dengan 4 Paket Sabu Seberat 20,45 Gram di Sawahan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Satreskrim Polres Kotim Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Perangkat Tower Telkomsel, Kerugian Capai Rp258 Juta

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:42 WIB

MINGGU KASIH, KAPOLRES KOTIM SAMPAIKAN PESAN KAMTIBMAS KEPADA JEMAAT GEREJA YHS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Satgas Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 32,2452 KG Sabu dan 4.867 Butir Ekstasi di Perbatasan RI–Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Soal Tuduhan Korupsi BUMD Rp30 Miliar, Novi Marzani Somasi Ketua Fortuba 3×24 Jam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Bangun Sinergi DePA-RI – UNISRI Cetak Advokat Berkarakter, Profesional, dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

JAJARAN PENGURUS PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN & KELUARGA BESAR PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN MENGUCAPKAN SELAMAT & SUKSES ATAS PEMBARETAN LASKAR SABILILLAH DI TROWULAN MOJOKERTO

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:46 WIB

PERTANYAAN WARGA DESA TRAMOK: MENGAPA TAHANAN SENJATA TAJAM CEPAT DILEPAS?

Berita Terbaru