Dugaan Kecurangan PPDB SMAN 1 Telukjambe : “Keterbukaan Informasi Hanya Kamuflase”, ANKER Desak Audit Investigasi

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:04 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

KARAWANG – Proses Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) di SMAN 1 Telukjambe tengah diguncang skandal dugaan kecurangan sistemik. Publik kini menyoroti dua isu krusial: penggunaan sertifikat jalur prestasi non-akademik yang diduga palsu serta rekayasa jalur domisili dalam sistem zonasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Alih-alih memberikan klarifikasi demi menjaga integritas institusi pendidikan, pihak Kepala Sekolah SMAN 1 Telukjambe justru memilih untuk membungkam diri. Sikap pasif ini memicu amarah dari pegiat antikorupsi.

 

Ketua DPP ANKER (Aliansi Anti Korupsi Bersama Rakyat), Ade Gentong, mengecam keras sikap antikritik yang ditunjukkan pihak sekolah. Baginya, sikap diam tersebut bukan sekadar urusan personal, melainkan bentuk pengabaian terhadap hak publik atas transparansi.

 

“Ketika dugaan kecurangan sudah menyentuh aspek sertifikat jalur prestasi dan manipulasi data domisili, ini sudah mencederai rasa keadilan calon murid lainnya. Jangan sampai Keterbukaan Informasi Publik di SMAN 1 Telukjambe hanya menjadi slogan dan kamuflase semata,” tegas Ade Gentong kepada awak media.

 

Ade menekankan bahwa proses PCMB wajib berlandaskan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dugaan adanya “penumpang gelap” melalui jalur non-akademik dan pemalsuan domisili merupakan pelanggaran serius yang berpotensi merampas hak siswa yang seharusnya diterima secara murni.

 

“Jika memang bersih, sampaikan secara terbuka. Namun jika ditemukan indikasi penyimpangan, maka evaluasi total dan penelusuran hukum harus dilakukan. Jangan biarkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan di Karawang terkikis habis oleh praktik kotor seperti ini,” tambahnya.

 

ANKER secara tegas mendesak pihak instansi pendidikan terkait (Dinas Pendidikan) untuk segera melakukan pemeriksaan objektif. Investigasi mendalam diperlukan guna membedah apakah ada keterlibatan oknum dalam meloloskan dokumen yang diduga tidak sah tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SMAN 1 Telukjambe tetap memilih bungkam meski upaya konfirmasi telah dilakukan berulang kali terkait dugaan maladministrasi tersebut. Publik kini menunggu langkah tegas dari otoritas terkait sebelum proses PCMB benar-benar kehilangan legitimasi di mata masyarakat.

Redaksi

Team

Berita Terkait

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Laskar Generasi Indonesia Berani Dorong Kolaborasi Investasi Indonesia–Jepang, Leonardo Sirait dan Arjun Roy Perkuat Sinergi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Peringati HUT ke 62, Golkar Ziarah di TMP Kalibata, Putri Nabila Damayanti, SH Hadir Bersama DPP AMPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Menuju Kongres, Pengurus DPP Organisasi Maluku Utara Bersatu Matangkan Tata Kelola Lembaga Melalui Pembenahan Administrasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Ruang publik dan konstelasi politik kembali dihentak oleh pernyataan tajam dari Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian

Rabu, 16 September 2026 - 05:55 WIB

Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan

Sabtu, 12 September 2026 - 18:48 WIB

Warga Desak Presiden Turun Tangan, Pemerintahan Aceh Dinilai Perlu Dievaluasi

Berita Terbaru