Camat Pasar Kemis Jelaskan Soal Anggaran Konsumsi Rapat : “Itu Hitungan Setahun Buat 4 Kelurahan

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:50 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Camat Pasar Kemis Jelaskan Soal Anggaran Konsumsi Rapat : “Itu Hitungan Setahun Buat 4 Kelurahan”*

 

TANGERANG — Lagi rame nih soal anggaran Belanja Makanan dan Minuman Rapat di APBD . Biar nggak salah paham, Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin langsung kasih klarifikasi dengan beberapa perwakilan awak media , Jumat 26/6/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Pak Nurhanudin ngerasa gak enak sama publik yang berasa nuduh seolah dia yang ngabisin anggaran makan minum seolah saya yang salah pake anggaran padahal tinggal konfirmasi dulu juga bisa ,saya terbuka kalau mau nanya , angka segede itu bukan buat satu acara doang.

 

“Jadi gini, angkanya keliatan besar karena digabung jadi satu. Pasar Kemis kan ada 4 kelurahan. Nah dana itu buat konsumsi rapat di kecamatan sama di 4 kelurahan selama setahun,” ungkapnya di ruang kerja.

 

Singkatnya, itu total akumulatif, bukan sekali pakai habis. “Biar nggak rame, yang muncul di sistem memang angka setahun buat semua wilayah kerja kami anggaran yang paling besar itu dihari kemerdekaan RI dan juga MTQ karena MTQ semua ada di tiap kelurahan,” katanya.

 

Terus soal ada 4 paket di yang dianggap kelewat batas pengadaan langsung? Camat bilang udah dihitung sesuai kebutuhan beneran di lapangan.

 

“Tujuannya biar pelayanan ke warga nggak mandek setahun ini. Nggak ada tuh niat pecah paket atau ngakalin tender,” tegasnya.

 

Terakhir, beliau buka pintu lebar-lebar kalau ada yang mau nanya detail soal anggarannya.

 

“Prinsip kami transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.jika ada media dan lembaga yang mau klarifikasi lebih dalam, silakan. Biar semua paham uangnya dipake buat apa,” pungkasnya.

 

Redaksi

Team

Investigasi

Berita Terkait

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Laskar Generasi Indonesia Berani Dorong Kolaborasi Investasi Indonesia–Jepang, Leonardo Sirait dan Arjun Roy Perkuat Sinergi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Peringati HUT ke 62, Golkar Ziarah di TMP Kalibata, Putri Nabila Damayanti, SH Hadir Bersama DPP AMPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Menuju Kongres, Pengurus DPP Organisasi Maluku Utara Bersatu Matangkan Tata Kelola Lembaga Melalui Pembenahan Administrasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Ruang publik dan konstelasi politik kembali dihentak oleh pernyataan tajam dari Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian

Rabu, 16 September 2026 - 05:55 WIB

Munjirin Grebek Lumpur PHB Cacing, Kapasitas Saluran Didorong Kembali Optimal Jelang Musim Hujan

Sabtu, 12 September 2026 - 18:48 WIB

Warga Desak Presiden Turun Tangan, Pemerintahan Aceh Dinilai Perlu Dievaluasi

Berita Terbaru