Dedi Muhdi Minta Stop Rencana Pungutan Liar Ratusan Juta di SMAN 33

Ysf Kaperwil Banten

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:51 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Dedi Muhdi Minta Stop Rencana Pungutan Liar Ratusan Juta di SMAN 33*

Kabupaten Tangerang

Dedi Muhdi dari Komisi V DPRD Banten menerima aduan dan laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) di SMAN 33 Kabupaten Tangerang, menindaklanjuti aduan dan laporan tersebut, Dedi Muhdi langsung sidak dan datang ke sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil sidak ternyata betul ditemukan adanya rencana Pungutan liar yang telah di sepakati oleh pihak sekolah dan yg mengatasnamakan komite orang tua yg nilainya bila di total ratusan juta Rupiah. Dari hasil temuan itu, Dedi Muhdi meminta agar sekolah menghentikan rencana pungutan tersebut, karena melanggar peraturan serta akan memberatkan orang tua.

 

“Saya minta kepada sekolah untuk menghentikan rencana pungutan tersebut, karena hal itu melanggar peraturan dan membebani orang tua dan siswa” Tegas Dedi

 

Selain itu menurut Mantan Ketua HIPMI Banten ini, Sekolah negeri itu semuanya sudah dibiaya oleh negara dan pemerintah daerah, baik infrastruktur dan operasionalnya. “Sekolah Negeri itu sdh dibiayai baik pakai APBN maupun APBD, dari operasional maupun infrastrukturnya” lanjut Dedi

 

Dari temuan Dedi Muhdi, uang Ratusan juta dari hasil pungutan itu rencananya akan digunakan salah satunya untuk Beli kipas dan Speaker serta fasilitas sekolah lainnya.

“Tadi kami tanya uang ratusan juta itu untuk apa, ternyata untuk beli kipas dan speaker, ini sangat tidak rasional dan harus di hentikan pungutannya” Kata Dedi

 

 

Didik Selaku kepala sekolah betul mengakui adanya rencana pungutan tersebut yg akan di kelola oleh komite sekolah sebesar 85 ribu per siswa selama 6 bulan dikali 257 siswa. Atas permintaan dari DPRD Banten, Didik juga siap menghentikan atau membatalkan rencana pungutan tersebut.

“Kami terima kasih atas kontrol dari DPRD Banten dalam hal ini Pak Dedi Muhdi, sudah datanh dan menyampaikan sarannya. Kami siap mengehentikan / menstop rencana pungutan tersebut” ujar didik

Redaksi

Yusuf

Berita Terkait

Gandeng Ulama, Kapolres Simalungun Tegaskan Perang Lawan Narkoba
PLN UID Riau dan Kepri Sosialisasikaan Promo Tambah Daya 50 persen dalam Momentum HLN ke-81
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Bapas Kelas I Medan Ikuti Rakor Usulan Pembentukan Bapas Baru di Wilayah Pematang Siantar dan Rantauprapat
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
Tindak Lanjut Arahan Wapres, Delegasi Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Indonesia
DARURAT NARKOBA! Peredaran Sabu Merajalela di Jalan Pasar Baru Tembung, Aparat Hukum Ditantang Segera Tangkap Bandar “Yns” dan “Ard”!

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Puluhan Kali Banjir, Jembatan Belum Tuntas: Warga Kuning I Menunggu Solusi, Bukan Sekadar Rapat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:08 WIB

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:09 WIB

Bakti TNI Untuk Lingkungan: Merajut Kebersamaan Dalam Aksi Pembersihan Pasar Demi Mewujudkan Pasar Yang Asri dan Nyaman

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:58 WIB

Pengelolaan Dana BOS SDN 2 Biak Muli Dipertanyakan, Anggaran Capai Rp188 Juta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:19 WIB

Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:46 WIB

Rp134 Juta Dana Ketahanan Pangan Diduga Diselewengkan, Warga Tuntut Keadilan

Berita Terbaru